Badan SAR Nasional Perlu Dievaluasi karena Dianggap Lambat Evakuasi Korban Banjir

Andika PratamaAndika Pratama - Sabtu, 04 Januari 2020
Badan SAR Nasional Perlu Dievaluasi karena Dianggap Lambat Evakuasi Korban Banjir

Sejumlah petugas bersiap untuk membantu penanganan banjir di Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung di Jalan Raya Bandung-Garut, Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (2/1/2020). (ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) meminta pemerintah dan DPR RI melakukan evaluasi total terhadap Badan SAR Nasional (Basarnas) yang dinilai sangat lemah atas kelambatan evakuasi korban banjir yang sedang melanda wilayah Jabodetabek dan Banten.

"Jika evakuasi masyarakat terdampak banjir lebih cepat, kemungkinan korban masih bisa terselamatkan. Namun, dalam hal ini kami melihat Basarnas sangat lemah. Sehingga berdasarkan data daei BNPN, korban jiwa mencapai 52 orang dan 1 orang dinyatakan hilang," sesal Ketua Umum PB SEMMI, Bintang Wahyu Saputra kepada Merahputih.com, di Jakarta, Sabtu (4/1).

Baca Juga

Anies Tak Larang Warga Korban Banjir Kembali ke Rumah

Bintang mengatakan banyak kejadian korban terjebak dalam banjir selama 24 jam. Seperti yang terjadi di Pondok Gede, Bekasi, ditengarai akibat ketidakmampuan dan keprofesionalan Basarnas dalam melakukan upaya penyelamatan.

"Padahal medan banjir tidak terlalu ekstrim seperti saat terjadi tsunami, atau daerah pegunungan. Tapi kenapa lama sekali evakuasinya?," tanya Bintang.

Dia menambahkan jika Kepala Basarnas tidak mampu dalam melakukan tugas dan meningkatkan kinerjanya sebaiknya mundur, daripada nyawa masyarakat menjadi taruhannya.

Enam personel Badan SAR Nasional Banjarmasin, Kalimantan Selatan (tiga kiri dan tiga di kanan depan) yang dikirimkan untuk membantu korban banjir di Jakarta dan ditugaskan hingga pertengahan Januari 2020. (Antaranews Kalsel/Istimewa)
Enam personel Badan SAR Nasional Banjarmasin, Kalimantan Selatan (tiga kiri dan tiga di kanan depan) yang dikirimkan untuk membantu korban banjir di Jakarta dan ditugaskan hingga pertengahan Januari 2020. (Antaranews Kalsel/Istimewa)

"Kami akan menyuarakan aspirasi didepan Basarnas untuk mendesak kepala Basarnas mundur karena tidak mampu dalam melakukan tugas dan fungsinya secara benar dan profesional," tutupnya

Seperti diketahui, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat penambahan jumlah korban meninggal dunia dan hilang akibat banjir di wilayah Jabodetabek.

Kepala Pusat Data Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB Agus Wibowo mengatakan, per Jumat (3/1) korban meninggal dunia mencapai 47 orang.

Berdasarkan data sebelumnya, Jumat (3/1) pagi pukul 09.00 WIB, jumlah korban meninggal terbanyak terdata di Kabupaten Bogor sebanyak 16 orang. Lalu tujuh orang meninggal di Jakarta Timur, dan masing-masing 3 korban meninggal di Kota Depok dan Kota Bekasi.

Baca Juga

FAKTA Keluhkan Lambannya Pemprov DKI Tangani Banjir

Kemudian, terdapat masing-masing 1 korban meninggal di Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Kota Bogor, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Bekasi.

Sedangkan, di Lebak terdata delapan korban jiwa akibat banjir bandang. Adapun kematian disebabkan terseret arus banjir, tertimbun tanah longsor, tersengat listrik dan hipotermia.

Sementara itu, jumlah pengungsi bertambah menjadi 173.064 orang atau 39.627 KK. (Knu)

#Basarnas
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Basarnas Hentikan Penyelaman KM Virgo Transport 8, Operasi Pencarian Korban Tetap Berlanjut
Basarnas tetap melakukan pencarian di permukaan laut, terutama di wilayah yang berpotensi menjadi lokasi korban hanyut terbawa arus.
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
Basarnas Hentikan Penyelaman KM Virgo Transport 8, Operasi Pencarian Korban Tetap Berlanjut
Indonesia
2 Kapal Tambahan Dikerahkan Cari Korban Hilang KMP Virgo Transport 8 Tenggelam
Selain unsur laut, Tim SAR Gabungan juga memaksimalkan dukungan unsur udara dengan mengerahkan helikopter milik Basarnas dan TNI Angkatan Laut.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
2 Kapal Tambahan Dikerahkan Cari Korban Hilang KMP Virgo Transport 8 Tenggelam
Indonesia
WNA Rusia Hilang di Tebing Tanjung Mebulu Bali, Basarnas Turunkan Personel
WNA Rusia dikabarkan hilang di Tanjung Mebulu, Bali. Basarnas pun langsung menurunkan personel dan melakukan pencarian.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
WNA Rusia Hilang di Tebing Tanjung Mebulu Bali, Basarnas Turunkan Personel
Indonesia
10 Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan pada Hari ke-13 Pencarian
Sebanyak 10 korban KM Virgo Transport 8 kembali ditemukan pada hari ke-13 pencarian. Total 160 korban telah dievakuasi, sementara 83 masih dicari.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
10 Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan pada Hari ke-13 Pencarian
Indonesia
93 Orang Masih Didalam KM Virgo Transport 8 Tenggelam
Keberlanjutan pencarian di bawah air sangat bergantung pada kondisi alam, khususnya situasi di bawah permukaan laut
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
93 Orang Masih Didalam KM Virgo Transport 8 Tenggelam
Indonesia
Setelah Pulau Enggano, Basarnas Temukan Jasad Pria Tanpa Identitas Baru di Pantai Mukomuko
Basarnas Bengkulu kembali menemukan mayat pria tanpa identitas di pesisir pantai Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.
Wisnu Cipto - Kamis, 24 September 2026
Setelah Pulau Enggano, Basarnas Temukan Jasad Pria Tanpa Identitas Baru di Pantai Mukomuko
Indonesia
2 Kapal Dikerahkan Sisir Pesisir Kalimatan Tengah Cari Korban KM Virgo Transport 8
107 Korban masih proses pencarian dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
2 Kapal Dikerahkan Sisir Pesisir Kalimatan Tengah Cari Korban KM Virgo Transport 8
Indonesia
Insiden Tenggelamnya KMP Virgo Transport 8, DPR Kritik Lemahnya Pengawasan Keselamatan
Kecelakaan yang menimpa kapal dengan ratusan penumpang tersebut harus menjadi momentum untuk membenahi tata kelola keselamatan pelayaran.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Insiden Tenggelamnya KMP Virgo Transport 8, DPR Kritik Lemahnya Pengawasan Keselamatan
Indonesia
Jasad ABK Arupadhatu I Ditemukan, PFI Desak Basarnas Buka kembali Operasi SAR Pencarian Jurnalis di Selat Sunda
Hasil uji DNA memastikan jasad tersebut merupakan Surakman, 60, salah seorang awak kapal Arupadhatu I yang mengangkut lima jurnalis foto dan tiga kru kapal.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Jasad ABK Arupadhatu I Ditemukan, PFI Desak Basarnas Buka kembali Operasi SAR Pencarian Jurnalis di Selat Sunda
Indonesia
Penyelam Pencari Penumpang KM Virgo Transport 8 Punya Waktu Terbatas, Hanya Saat Arus Mulai Teduh
Waktu penyelaman yang terbatas membuat tim harus memaksimalkan setiap kesempatan ketika kondisi laut memungkinkan saat kecepatan arus berada di bawah 2,5 knot
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Penyelam Pencari Penumpang KM Virgo Transport 8 Punya Waktu Terbatas, Hanya Saat Arus Mulai Teduh
Bagikan