Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Bachtiar Nasir: Ada Kekuatan Besar Dibalik Saktinya Gubernur Ahok

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 10 Agustus 2016
 Bachtiar Nasir: Ada Kekuatan Besar Dibalik Saktinya Gubernur Ahok

Bachtiar Nasir berbicara dalam diskusi "Tolak Ahok, Tolak Pemimpin Kafir?", di Gedung Joang, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (10/8). (Foto: MP/Yohanes Abi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Bachtiar Nasir mensinyalir lolosnya Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dari sejumlah kasus besar seperti kasus RS Sumber Waras, kasus lahan Cengkareng dan kasus mega korupsi Reklamasi Teluk Jakarta ditengarai adanya dukungan orang kuat dibelakang Ahok.

"Ahok sepertinya tak tersentuh oleh hukum, saya curiga ada dukungan dari kekuatan besar dibelakang Ahok. Dukungan itu bisa datang dari pemodal besar dan penguasa tertinggi, "ujar Bachtiar Nasir yang juga Sekjen Majelis Intelektul Ulama Muda Indonesia(MIUMI).

Dalam beberapa kasus korupsi yang terjadi di lingkungan pemprov DKI Jakarta, Gubernur Ahok selalu luput dari jeratan hukum. Padahal sejumlah oknum bawahannya maupun anggota DPRD DKI sudah kena operasi tangkap tangan KPK. Menurut Bachtiar Nasir hal ini tidak lepas dari dugaan adanya pihak-pihak tertentu yang mem-back up Gubernur Ahok.

"Saya melihat Gubernur Ahok dari segi hukum, kelihatannya mendapat dukungan begitu kuat dari kekuasaan dan pengusaha. Sehingga beberapa kasus Gubernur Ahok seperti kasus lahan RS Sumber Waras, Cengkareng, Reklamasi Teluk Jakarta, seperti tidak jadi perhatian," papar Bachtiar Nasir dalam sebuah diskusi Tolak Ahok, Tolak Pemimpin Kafir?, di Gedung Joang, Jalan Menteng Raya 32, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (10/8).

Lebih lanjut, Bachtiar Nasir menjelaskan tindakan Gubernur Ahok saat mengeksekusi rumah warga di Jakarta Utara, sebagai indikator bahwa mantan bupati Belitung Timur itu tidak pro rakyat melainkan lebih pro kepada pengembang. Alih-alih membangun fasilitas untuk warga, Gubernur Ahok justru merampas tanah milik rakyat.

"Ia berdalih infrastruktur untuk kepentingan aseng (pengusaha, red). Sedangkan rakyat semakin sengsara," tuturnya.

Bachtiar Nasir yang juga seorang ustaz muda itu menganggap langkah Gubernur Ahok yang tetap ngotot menjalankan proyek reklamasi adalah sebuah hal yang aneh. Menurutnya ada sesuatu dibalik kengototan Ahok dalam proyek reklamasi‎ Teluk Jakarta.

"Memang aneh, negara kepulauan kok bikin pulau," pungkasnya.(Abi)

BACA JUGA:

  1. Ramdan Alamsyah Nilai Gubernur Ahok Pemimpin Arogan
  2. Pengamat LIPI Siti Zuhro: Menangnya Gubernur Ahok Tergantung PDIP
  3. Politisi Gerindra Syarif: Saya Tidak Kaget Gubernur Ahok Pilih Jalur Partai
  4. Gubernur Ahok Maju Lewat Jalur Partai, Syarif: Banyak yang Tertipu
  5. Sandiaga Uno Resmi Jadi Penantang Gubernur Ahok dari Partai Gerindra
#Reklamasi Teluk Jakarta #Gubernur Ahok #Bachtiar Nasir
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pembangunan Pulau Sampah Jakarta Masih Butuh Kroscek Regulasi Reklamasi
Proyek pembangunan pulau sampah masih membutuhkan jalan panjang untuk direalisasikan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 Februari 2025
Pembangunan Pulau Sampah Jakarta Masih Butuh Kroscek Regulasi Reklamasi
Indonesia
Diduga tak Berizin, Pagar Laut yang Ganggu Nelayan di Tangerang akan Dibongkar
Selain penyegelan, Menteri Kelautan dan Perikanan menegaskan akan terus mendalami pelaku serta motif di balik kegiatan ilegal tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 11 Januari 2025
Diduga tak Berizin, Pagar Laut yang Ganggu Nelayan di Tangerang akan Dibongkar
Indonesia
Ridwan Kamil Bakal Audit Aturan Reklamasi Utara Jakarta Jika Jadi Gubernur
Jakarta diyakini masih bisa dikembangkan secara keilmuan
Angga Yudha Pratama - Senin, 30 September 2024
Ridwan Kamil Bakal Audit Aturan Reklamasi Utara Jakarta Jika Jadi Gubernur
Indonesia
Ketua DPD Golkar Sumut Ambil Formulir Cagub Dari PDIP
PDI Perjuangan berencana mengusung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai bakal calon gubernur(cagub) di Pilkada Sumatera Utara 2024.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Mei 2024
Ketua DPD Golkar Sumut Ambil Formulir Cagub Dari PDIP
Bagikan