MerahPutih.com - Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur akhirnya kembali dibuka pada Kamis (9/4) setelah ditutup selama 40 hari oleh otoritas Israel.
Laporan koresponden kantor berita Anadolu di lokasi, pembukaan kembali Masjid Al-Aqsa dilakukan saat fajar jelang salat subuh.
Lantunan azan subuh yang mengiringi masuknya ratusan jamaah muslim Palestina ke kompleks Al-Haram al-Sharif kembali menggema.
Baca juga:
Indonesia Nyatakan Pawai Bendera Israel di Al Aqsa sebagai Pelanggaran Nyata
Banyak jamaah terlihat meneteskan air mata dan melakukan sujud syukur di halaman masjid. Salat subuh berjamaah pun menjadi ibadah pertama di lokasi tersebut sejak penutupan.
Al-Aqsa Ditutup Sejak Serangan ke Iran
Israel menutup akses ke Masjid Al-Aqsa sejak 28 Februari, bertepatan dengan serangan gabungan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran.
Selama periode itu dilansir Antara, hanya staf masjid dan pejabat Wakaf Islam Yerusalem yang diizinkan beribadah di lokasi, sementara warga Palestina dipaksa beribadah di masjid-masjid kecil di seluruh kota.
Baca juga:
Israel Larang Salat Idul Fitri di Al-Aqsa, Jamaah Palestina Dihajar Granat Kejut
Bahkan, Otoritas Israel juga melarang pelaksanaan salat Idul Fitri 2026 di Al-Aqsa. Meski kini Al-Aqsa sudah boleh diakses umum, Otoritas Israel tidak memberikan kepastian apakah masjid akan kembali ditutup setelah dibuka.
Baca juga:
Tiongkok Serukan Dunia Satu Suara Sikapi Serangan Israel di Al Aqsa
Ibadah Umat Katolik Ikut Terdampak
Penutupan kawasan Masjid Al-Aqsa itu juga berdampak pada umat Kristen Katolik, karena Gereja Makam Kudus turut ditutup selama periode yang sama. Umat Kristiani juga tidak bisa menggelar perayaan pekan suci Paskah pada awal Maret lalu di sana. (*)