Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

AXEAN Festival 2024 Sukses Digelar Luring Perdana di Indonesia

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 09 Oktober 2024
AXEAN Festival 2024 Sukses Digelar Luring Perdana di Indonesia

AXEAN Festival jadi ajang promosi bagi para pelaku industri musik. (Foto: dok/AXEAN Festival)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM – MEMASUKI tahun kelima, perhetalatan AXEAN Festival 2024 sukses digelar pertama kali di Indonesia. Ini kali perdana AXEAN Festival digelar di Indonesia, setelah dihelat secara daring dan kemudian secara luring di Singapura pada tahun-tahun sebelumnya.

Ajang ini menyajikan beberapa program seperti music showcase dari musisi lintas negara, kemudian konferensi musik, panel diskusi serta pitching session dengan berbagai delegasi pelaku industri musik global yang yang dihadirkan untuk berintegerasi. Kurang lebih sebanyak 48 penampil dan 106 delegasi turut meramaikan AXEAN Fesitval 2024.

“AXEAN merupakan kesempatan besar saya untuk menemukan talenta dan musik yang segar dan tanpa batasan; hal itu yang membuat saya tetap mencintai apa yang saya lakukan,” ucap perwakilan Fuji Rock Festival John Moylett dalam keterangan resminya.

Dalam sebuah showcase festival, mayoritas pengunjung menyadari bahwa acara ini merupakan ajang untuk mereka mencari musik-musik baru yang belum mereka pernah dengar sebelumnya. Dalam dua hari penyelenggaraannya, setiap talenta yang tampil mempunyai kesempatan yang sama untuk ditemukan pendengar baru mereka. Interaksi serta apresiasi antara penampil dan penonton tetap bisa terjadi meskipun baru saling menemukan satu sama lain.

Baca juga:

AXEAN Festival 2024 Bakal Digelar, Ada The Jansen hingga The Panturas


Menariknya, AXEAN adalah sebuah ajang tempat setiap penampil tidak hanya berkesempatan menemui para pendengar baru mereka, tapi juga untuk menambah jejaring dan mengesankan para delegasi musik internasional yang hadir untuk mendapatkan kesempatan melebarkan sayap karier bermusik mereka.

“Festival ini mewadahi para musisi maupun delegasi dari berbagai negara sehingga kami bisa terekspos dengan hal hal yang dapat membantu karir kami dalam bermusik,” jelas salah satu penampil Milledenials.(far)

Baca juga:

Pertama Kalinya AXEAN Festival Tambah Program 'Camp Penulisan Lagu'

#Musik #Festival Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan