Awas Tumbuh Mikroba, Segera Olah Daging Kurban

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Kamis, 09 Mei 2024
Awas Tumbuh Mikroba, Segera Olah Daging Kurban

Daging kurban harus segera diolah. (Foto: Unsplash/Nandhu Kumar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Jangan terlalu lama membiarkan daging kurban tanpa diolah. Sebaiknya segera masak atau simpan daging kambing atau sapi yang kamu dapat agar tidak tumbuh mikroba.

Wakil Ketua Halal Center Universitas Gadjah Mada (UGM) Nanung Danar Dono mengatakan mikroba berpotensi tumbuh di daging kurban yang masih mentah.

"Jangan sampai mikroba tumbuh dalam daging sehingga segera dimasak atau disimpan," kata Nanung dalam keterangannya di Yogyakarta, Kamis (9/5) seperti dilansir Antara.

Ia juga mengimbau agar masyarakat memastikan kebersihan daging kurban dengan cara mencucinya apabila kotor.

Baca juga:

Chef Stefu Bagikan Tips Olah Daging Kurban

"Ketika menyimpan daging kurban kualitasnya harus tetap dijaga dengan cara segera cuci dengan air bersih apabila kotor dan segera dimasak," katanya.

Menyimpan daging kurban, lanjut Nanung, juga ada caranya untuk mempertahankan kualitasnya. Sebaiknya potong daging kurban dalam ukuran kecil, kemudian bungkus dengan plastik bening ukuran 1 kilogram, barulah simpan di kulkas.

"Jangan langsung memasukan daging dalam freezer. Biarkan transit dulu dalam kulkas 12-24 jam terlebih dulu," ujar dosen Fakultas Peternakan UGM ini.

Selain itu, ia juga memberikan tip bagi masyarakat yang ingin melakukan teknik thawing pada daging kurban. Thawing ialah proses mencairkan makanan beku.

Baca juga:

Nikmati Daging Kurban, Kolesterol Terjaga

Menurutnya, apabila daging masih beku, jangan langsung memasaknya dan dibiarkan lumer di atas wajan. Cukup biarkan daging beku di dalam plastik nan sudah dibuka, kemudian taruh di bawah kran dengan air mengalir.

"Biarkan daging tetap utuh di dalam plastik pembungkusnya. Letakkan daging di bawah air kran (pada suhu normal)," ujar dia. (ikh)

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fun
Gigi Sudah Berlubang Parah Belum Tentu Harus Dicabut, Dokter Ungkap Alasannya
Gigi berlubang hingga mencapai saraf belum tentu harus dicabut. drg. Yulita Bong, menjelaskan pilihan perawatan dan kondisi yang menentukan pencabutan gigi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 November 2026
Gigi Sudah Berlubang Parah Belum Tentu Harus Dicabut, Dokter Ungkap Alasannya
Fun
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Kenali Nutri-Level, sistem label gizi dengan empat kategori warna untuk membantu masyarakat memahami kandungan gula, garam, dan lemak pada produk.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Bagikan