Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Awal Agustus, 805.570 Sapi telah Divaksin PMK

Mula AkmalMula Akmal - Selasa, 02 Agustus 2022
Awal Agustus, 805.570 Sapi telah Divaksin PMK

Petugas Satuan Tugas Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (Satgas PMK) melakukan penyuntikan vaksin. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Satuan Tugas Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (Satgas PMK) melaporkan bahwa 805.570 ekor sapi telah menjalani vaksinasi PMK hingga Senin, 1 Agustus 2022.

Berdasarkan data Satgas PMK yang dikutip di Jakarta, Senin, diketahui bahwa penyakit mulut dan kuku telah menyerang hewan ternak di 278 kabupaten/kota dari 23 provinsi di Indonesia dengan mayoritas menyerang sapi.

Baca Juga:

Kebo Bule Kyai Slamet Keraton Surakarta Mati Positif PMK Jelang Kirab 1 Suro

Hingga hari ini, terdapat total 452.251 hewan ternak yang telah terjangkit penyakit tersebut yang terdiri dari 262.495 ekor telah sembuh, 178.029 ekor belum sembuh, 4.574 ekor mati dan 7.153 ekor dipotong dengan syarat tertentu.

Rincian hewan ternak yang sakit adalah 432.766 sapi, 14.417 kerbau, 1.612 domba, 3.392 kambing dan 64 babi. Sementara, hewan ternak yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 251.306 sapi, 8.046 kerbau, 1.068 domba, 2.059 kambing dan 16 babi.

Hewan yang masih belum sembuh tercatat ada 169.986 sapi, 6.222 kerbau, 518 domba, 1.255 kambing dan 48 babi. Hewan ternak yang dinyatakan mati akibat PMK di seluruh Indonesia terdiri dari 4.439 sapi, 96 kerbau, 18 domba dan 21 kambing.

Baca Juga:

600.572 Ekor Sapi Sudah Divaksin PMK

Ketua Satuan Tugas Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (Satgas PMK), Letnan Jenderal TNI Suharyanto mengingatkan, dampak wabah PMK tidak bisa dianggap sepele sebab penurunan ekonomi yang signifikan dapat mengakibatkan kerugian mencapai triliun rupiah.

"Ditargetkan dalam enam bulan ke depan kasus PMK sudah bisa berkurang. Menyatakan bebas vaksinasi memang membutuhkan waktu, tetapi diharapkan kasus PMK di Jawa Barat pada 2023 sudah habis," ujar Suharyanto.

Di Jawa Barat, diketahui penularan PMK banyak dialami sapi dan kerbau. Pemberian vaksin diharapkan berfokus kepada dua hewan ternak tersebut dan untuk hewan ternak lainnya seperti domba atau kambing, vaksin bisa diberikan setelah jumlahnya mencukupi. PMK muncul pertama kali di Jawa Timur yang dikonfirmasi pada tanggal 5 Mei 2022. (*)

Baca Juga:

Produksi Vaksin PMK Diupayakan Dibuat di Dalam Negeri

#Ternak Sapi #Hewan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Mula Akmal

Jurnalis dan profesional komunikasi dengan pengalaman memimpin redaksi, menggarap strategi konten, dan menjembatani informasi publik lintas sektor. Bagi saya, setiap berita adalah peluang untuk menghadirkan akurasi, relevansi, dan dampak nyata bagi pembaca.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Pemda Jakarta Latih Anggota DKM Jadi Juleha
Peran Juleha dalam pelaksanaan kurban sangat penting untuk memastikan penyembelihan hewan kurban sesuai dengan syariat Islam dan menerapkan kaidah kesejahteraan hewan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Pemda Jakarta Latih Anggota DKM  Jadi Juleha
Indonesia
Jelang Idul Adha 2026, DPR Minta Pengawasan Ketat Hewan Kurban untuk Cegah PMK
DPR meminta pengawasan ketat terhadap hewan kurban menjelang Idul Adha 2026. Sebab, penyakit PMK mulai mengintai.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Jelang Idul Adha 2026, DPR Minta Pengawasan Ketat Hewan Kurban untuk Cegah PMK
Lifestyle
Mudik Bawa Anabul, Wajib Perhatikan 8 Hal Ini
Unggahan di Tiktok hingga Instagram memperlihatkan burung, kucing, anjing, bahkan gecko, diajak pergi bersama alih-alih dititipkan ke pet hotel.
Dwi Astarini - Senin, 16 Maret 2026
Mudik Bawa Anabul, Wajib Perhatikan 8 Hal Ini
Fun
Mudik Lebaran Nyaman Bersama Anabul, ini Tipsnya
Pergi bersama hewan peliharaanmembutuhkan persiapan khusus agar tetap aman dan nyaman, baik bagi pemilik maupun hewan tersebut.
Dwi Astarini - Minggu, 15 Maret 2026
Mudik Lebaran Nyaman Bersama Anabul, ini Tipsnya
Indonesia
Jelang Idul Adha 2026, Dharma Jaya Siapkan Hewan Kurban untuk Warga Jakarta
Dharma Jaya menyiapkan pasokan sapi untuk kebutuhan Idul Adha 2026. Persiapan dilakukan dengan membeli sapi dari peternak lokal.
Soffi Amira - Sabtu, 07 Maret 2026
Jelang Idul Adha 2026, Dharma Jaya Siapkan Hewan Kurban untuk Warga Jakarta
Indonesia
Ada Manipulasi Overfaktur Penjualan Sapi Hidup, Kementan Perketat Pengawasan Jelang Ramadan
Harga penjualan sapi di tingkat rumah potong hewan harus dipastikan mengacu pada batas Rp 56.000 per kilogram bobot hidup
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 11 Februari 2026
Ada Manipulasi Overfaktur Penjualan Sapi Hidup, Kementan Perketat Pengawasan Jelang Ramadan
Indonesia
Puluhan Sapi Terinfeksi LSD, Bali Lockdown Lalu Lintas Ternak di Jembrana
Provinsi Bali resmi memberlakukan lockdown atau pelarangan lalu lintas ternak sapi dan kerbau keluar masuk Kabupaten Jembrana
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Puluhan Sapi Terinfeksi LSD, Bali Lockdown Lalu Lintas Ternak di Jembrana
Indonesia
Perburuan Rusa di Taman Nasional Komodo Berujung Baku Tembak, 3 Pemburu Liar Ditangkap
Tim gabungan Kemenhut dan Polisi sempat terlibat baku tembak saat menghadang kelompok pemburu liar di Taman Nasional Komodo.
Soffi Amira - Rabu, 17 Desember 2025
Perburuan Rusa di Taman Nasional Komodo Berujung Baku Tembak, 3 Pemburu Liar Ditangkap
Indonesia
Bantah Pakan Harimau Ragunan Dibawa Pulang, Pramono: Ada Petugas yang Bertanggung Jawab
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, membantah soal pakan harimau Ragunan dibawa pulang. Ia mengatakan, ada petugas khusus yang bertanggung jawab.
Soffi Amira - Kamis, 20 November 2025
Bantah Pakan Harimau Ragunan Dibawa Pulang, Pramono: Ada Petugas yang Bertanggung Jawab
Indonesia
Gratis Sewa 6 Bulan di Tempat Baru, Pramono Tegaskan Sudah Bersikap Humanis ke Eks Pedagang Barito
Gubernur juga menjanjikan sewa gratis dan layanan klinik hewan untuk para pedagang yang bersedia direlokasi ke Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Oktober 2025
Gratis Sewa 6 Bulan di Tempat Baru, Pramono Tegaskan Sudah Bersikap Humanis ke Eks Pedagang Barito
Bagikan