Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Authenticity X .Feast Tampilkan Konsep Panggung Berbeda

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 22 Maret 2024
Authenticity X .Feast Tampilkan Konsep Panggung Berbeda

Authenticity X .Feast tampilkan konsep panggung berbeda.(foto: Dok Authenticity)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - DI awal 2024, Authenticity mewujudkan kolaborasi dengan salah satu band indie rock dari Indonesia, Feast. Kolaborasi ini digelar di beberapa kota di Indonesia, yakni Yogyakarta, Solo, Bekasi, dan Tangerang pada 23 Februari-10 Maret.

Penampilan tur kolaborasi .Feast dalam panggung Authenticity kali ini tidak seperti biasanya. Pertunjukan digelar intim bersama para penggemar dengan konsep panggung yang berbeda.

Konsep set karaoke mewarnai gelaran perdana konser .Feast di Yogyakarta dan Solo. Dalam gelar keakraban dengan penggemar yang dijuluki Kelelawar ini, Feast membawakan deretan lagu favorit Kelelawar.

Baca juga:

Authenticity Singgah di Kota Hujan Bogor

Dengan mengusung genre indie rock, .Feast melantunkan deretan lagu dengan aransemen stripped-down dengan turut menggandeng musisi lainnya, yakni Tristan Juliano, Zakari Danubrata, dan Madukina. Penampilan dengan konsep stripped-down Feast yang dikemas kreatif dan berbeda kali ini disambut antusias oleh Kelelawar di Bekasi dan Tangerang.

“Tur kolaborasi Authenticity dengan .Feast kali ini memiliki konsep panggung berbeda mendapat respons positif, ditunjukkan melalui tiket yang cepat terjual habis sebelum gelaran acara,” kata perwakilan Authenticity Herard Drachman dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com.

Ia mengatakan, sejak hadir di tengah anak muda Indonesia pada 2017, Authenticity kerap mewadahi berbagai kolaborasi karya kreatif generasi muda di Indonesia. Authenticity juga menyuguhkan panggung bagi musik-musik indie dan lokal untuk terus tumbuh dan berkembang.

“Dengan melihat hausnya generasi muda akan wadah menyalurkan kreativitas kreasinya, Authenticity akan tetap pada komitmen menjadi wadah kreasi anak muda dalam berkarya,” tutupnya.(*)

Baca juga:

PESTAPORA x Authenticity Soundroom Dukung Potensi Generasi Muda di Industri Musik

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan