Australia Rencanakan Pelarangan Penggunaan Medsos bagi Anak
Australia siapkan aturan pembatasan media sosial pada anak-anak. (Foto: Pexels/Karolina Grabowska)
MERAHPUTIH.COM - DEMI memastikan anak-anak terlindung dari bahaya media sosial, Pemerintah Australia tengah mempertimbangkan pelarangan penggunaan media sosial bagi anak-anak. Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengumumkan hal itu, Selasa (10/9).
Albanese, seperti dilaporkan ANTARA, mengatakan pemerintahan Partai Buruh akan memperkenalkan undang-undang pada tahun ini untuk memberlakukan usia minimum dalam mengakses media sosial dan platform digital terkait lainnya. “Kami tahu media sosial menyebabkan kerugian sosial. Hal itu menjauhkan anak-anak dari teman-teman dan pengalaman nyata,” kata Albanese dalam satu pernyataan.
Meski begitu, ia tidak merinci lebih jauh mengenai batasan usia anak yang tidak boleh menggunakan media sosial. Albanese menjelaskan pendekatan yang dipimpin Persemakmuran terhadap masalah sosial nan penting tersebut akan memastikan anak-anak Australia lebih terlindungi dari bahaya daring dan orang tua serta walinya mendapat dukungan.
Baca juga:
Mark Zuckerberg Minta Maaf pada Keluarga Korban Pelecehan di Media Sosial
Sebelumnya, pada Minggu (8/9), media lokal melaporkan Australia Selatan telah menyiapkan undang-undang baru yang akan memaksa raksasa media sosial untuk melarang anak-anak di bawah usia 14 tahun menggunakan platform mereka atau mereka akan dikenai hukuman.
Aturan tersebut direncanakan akan direplikasi di daerah lainnya di benua tersebut.
“Pemerintah sekarang akan mengambil tindakan. Kami akan melarang anak-anak mengakses akun-akun ini,” kata Kepala Pemerintahan Negara Bagian Australia Selatan Peter Malinauskas.(*)
Baca juga:
Komnas PA Miris Anak Anak Sudah Dicekoki Konten kekerasan Melalui Gawai
Bagikan
Berita Terkait
Akun X Bruno Fernandes Kena Hack, Manchester United Langsung Angkat Bicara
Kebakaran Besar Landa Australia, Warga Diminta Bersiap Hadapi Kehilangan Properti
Grok AI Belum Punya Filter Pornografi, DPR Tuntut Langkah Proaktif Kemkomdigi
[HOAKS atau FAKTA]: Pemerintah Australia Bagi-bagi Uang untuk Modal Usaha, Dititip Lewat Kementerian Agama
Polisi Sebut Terduga Penembak di Bondi Bertindak Sendiri, tanpa Pelatihan di Filipina
Kumpulan Ucapan Natal Cocok untuk WhatsApp dan Media Sosial
Naveed Akram, Pelaku Penembakan di Pantai Bondi, Australia, Didakwa atas 15 Pembunuhan
Penembakan Massal Sydney, PM Australia Anthony Albanese Usulkan UU Senjata Nasional yang Lebih Ketat
Insiden Penembakan di Pantai Bondi, KJRI Sydney Rilis Nomor Darurat untuk WNI
Ayah dan Anak Diduga Jadi Pelaku Penembakan di Pantai Bondi Sydney