Atasi Keluhan Kesehatan saat Puasa dengan Cara-cara Ini

P Suryo RP Suryo R - Minggu, 10 April 2022
Atasi Keluhan Kesehatan saat Puasa dengan Cara-cara Ini

Keluhan kesehatan yang muncul saat puasa yang meskipun tidak terlalu berisiko, tapi tetap mengganggu. (Foto: rawpixel.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

RAMADAN merupakan bulan penuh berkah hal yang paling ditunggu-tunggu oleh umat muslim di seluruh dunia. Puasa sebagai bagian dari ibadah di bulan suci tersebut, merupakan tantangan menuju kemenangan yang tidak selalu mudah.

Tidak minum dan menyantap apapun mulai subuh hingga magrib dapat mendatangkan keluhan kesehatan yang meskipun tidak terlalu berisiko, tapi tetap mengganggu. Berikut beberapa keluhan kesehatan ketika berpuasa dan cara mengatasinya.

Baca Juga:

Stok Makanan Berikut Ini Wajib Ada Saat Bulan Puasa

Dehidrasi

puasa
Saat puasa, kamu akan lebih rentan mengalami gejala dehidrasi ringan hingga berat. (Foto: freepik)


Melewatkan waktu makan sahur dapat meningkatnya risiko tubuh mengalami dehidrasi. Demikian dinyatakan ahli gizi, dr. Tirta Prawota Sari, MSc., SpGK,. Dirinya mengungkapkan jika kebiasaan puasa tanpa sahur terbukti bisa mencelakakan kamu, sebab tubuh dapat kehilangan cairan selama menjalani ibadah puasa seharian

Apabila tubuh tak dipersiapkan sebelumnya dengan banyak minum air disaat sahur, kamu akan lebih rentan mengalami gejala dehidrasi ringan hingga berat. Beberapa gejalanya antara lain mulut kering, pusing, kelelahan dan bingung, jantung berdegup kencang, kesadaran menurun, tak buang air kecil lebih dari delapan jam, dan kejang-kejang.

Suasana hati

puasa
Kurang asupan makanan mengakibatkan mood kamu menjadi lebih sensitif ketimbang biasanya. (Foto: rawpixel.com)


Selain itu, jika kamu tak sahur juga bisa berimbas pada kesehatan psikologis kamu. Seperti perubahan suasana hati, akibat kekurangan asupan makanan, kadar gula darah akan menurun.

Hal itulah yang mengakibatkan mood kamu menjadi lebih sensitif ketimbang biasanya. Selain itu kamu juga akan mengalami penurunan fungsi kognitif, yang mengakibatkan kamu sulit berkonsentrasi dan fokus pada kegiatan yang tengah dilakukan.

Baca Juga:

Pentingnya Membeli Produk Lokal Selama Ramadan

Asam lambung

puasa
Kalau ada gangguan di lambung, mungkin harus diobati dahulu supaya berpuasa lebih nyaman. (Foto: freepik/jcomp)


Berpuasa bisa meningkatkan asam lambung, tapi sekaligus menurunkan gejala asam lambung akut. Hal ini dikatakan oleh Pakar Gizi Klinik dari Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Indonesia Dr dr Fiastuti Witjaksono MSc, MS, Sp.GK.

"Kadang-kadang orang sering timbul asam lambung meningkat, dengan puasa gejala lebih sedikit karena makan jadi teratur, tidak terus menerus diisi dengan makanan," ujarnya.

Pada saat tidak puasa seseorang bisa makan besar sebanyak tiga kali, ditambah camilan beberapa kali, bahkan mungkin tanpa berhenti. Akibatnya saluran cerna tidak pernah beristirahat. Namun, karena berpuasa, maka ini memberikan kesempatan pada saluran cerna sedikit beristirahat dan ini bermanfaat memperbaiki proses regenerasi saliran cerna dengan mengurangi beban kerjanya.

Fiastuti yang juga menjadi pengajar di Departemen Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan berpraktik di Rumah Sakit Ciptomangunkusumo mengatakan, "Kalau gangguan fungsional, mungkin asam lambung naik bisa membaik. Tetapi kalau ada gangguan di lambung, mungkin harus diobati dahulu supaya berpuasa lebih nyaman pada saluran cerna, bisa berkonsultasi dengan dokter."

Sembelit

puasa
Kurangnya air minum yang dikonsumsi ketika puasa dapat mengakibatkan kamu sembelit. (Foto: freepik/jcomp)


Agar lancar ke 'belakang' kamu harus banyak minum air putih dan mengonsumsi banyak serat. Namun, saat berpuasa tentu pola makan kamu berubah. Air minum yang dikonsumsi pun berkurang dari hari biasanya. Itulah yang mengakibatkan kamu bisa sembelit.

Hal paling mudah yang bisa kamu lakukan ialah mencukupi kebutuhan cairan. Caranya dengan minum delapan gelas sehari atau setara dengan dua liter air. Misalnya tiga gelas saat sahur, tiga gelas saat buka puasa, dan dua gelas setelah selesai salat tarawih atau sebelum tidur.

Kemudian, perbanyaklah asupan serat saat sahur maupun berbuka. Asupan serat ini juga bermanfaat banget untuk menahan rasa lapar kamu lebih lama. Lantaran makanan berserat dicerna lebih lambat sehingga menimbulkan rasa kenyang. Anjuran mengonsumsi serat ialah 18 gram per hari.

Terakhir, usahakan untuk melakukan aktivitas fisik ringan walaupun berpuasa. Enggak perlu yang berat-berat. Sebab dengan melakukan aktivitas fisik. Usus kamu dapat bergerak lebih aktif. Sehingga dapat memudahkan proses BAB. (aru)

Baca Juga:

Sahur Lebih Baik Dilakukan saat Mendekati Imsak

#Lipsus April Puasa #Puasa #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Olahraga
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Atlet HYROX asal Australia Joanna Wietrzyk mengalami inkontinensia feses saat lomba di Beijing, tetapi tetap bertanding hingga keluar sebagai juara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Indonesia
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Untuk memenuhi itu, katanya, pihaknya pun berupaya membangun kepercayaan dari para mitra global dan filantropis.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Indonesia
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Program ini difokuskan untuk memperkuat deteksi dini penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Berita Foto
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Pengunjung memukul bola golf lewat teknologi AI Human Motion Analytics dalam ajang Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 11 September 2026
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Lifestyle
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Abu vulkanis dapat menempel pada kulit, rambut, pakaian, dan sepatu. Simak alasan pentingnya mandi dan mengganti pakaian setelah terpapar abu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
ShowBiz
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Dalam live tersebut, sang ‘Golden Maknae’ dengan santai memperlihatkan kepada penggemar berbagai produk yang biasa ia konsumsi.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Lifestyle
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Abu vulkanis itu bukan debu biasa. Ada campuran silica di dalamnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Bagikan