Kesehatan

Asyik Nonton Netflix dan Tetap Fit, ini Kuncinya

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 28 Desember 2020
Asyik Nonton Netflix dan Tetap Fit, ini Kuncinya

Jangan kelamaan duduk nonton Netflix. (foto: pixabay/mohammed hassan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DALAM masa pandemi ini, tak sedikit yang justru makin lengket dengan aktivitas nonton. Entah nonton lewat layar TV ataupun gawai. Layanan streaming seperti Netflix bikin aktivitas nonton jadi makin nagih, ya kan?

Akibatnya, waktu untuk bergerak dan menjaga kebugaran jadi berkurang. Duduk berjam-jam terbukti tidak baik bagi kesehatan. Penelitian menemukan duduk terlalu lama meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2.

Penelitian lainnya oleh American Heart Association Circulation menyebutkan duduk kelamaan berisiko menyebabkan emboli paru, yang bisa berujung pada kematian. Biar tetap bisa menikmati nonton Netflix tanpa memahayakan kesehatan, siasatilah dengan melakukan olahraga sambil nonton. Tidak perlu yang berat dan merepotkan, cukup beberapa gerakan berikut ini.

BACA JUGA:

Masak tanpa Minyak, Bikin Kentang Goreng Air Fryer Aja


1. Plank

Plank. (foto: energyfitness.com)

Di sela-sela acara favorit, kamu bisa melakukan plank. Gerakan itu akan menguatkan otot-otot lengan, perut, hingga kaki. Bahkan gerakan sederhana itu dapat membantumu memperbaiki postur tubuh dan meratakan perut.

Saat mencoba plank untuk pertama kali, mulailah lakukan gerakan ketika jeda. Dengan begitu, kamu tidak perlu kehilangan fokus dan tetap bisa menonton. Pastikan setiap jeda kamu melakukan gerakan ini.


2. Squat

Squat. (Foto: popsugar)

Bila biasanya kamu melakukan gerakan squat ketika sedang berada di kelas khusus olahraga, kali ini kamu bisa kok mencoba olahraga sambil nonton TV.

Gerakan squat tidak sulit dan cukup bisa bikin otot paha, betis, bokong, dan perut lebih kencang serta kuat. Squat juga dianggap mampu membuat pencernaan lebih lancar.

Untuk mencobanya, kamu bisa melakukan squat selama 2-3 menit. Gerakan itu enggak bikin matamu berpaling dari layar kaca kok.


3. Wall sit

Wall sit. (Foto: trainer.ae)

Gerakan mudah lainnya ialah wall sit. Gerakan itu mengharuskan kamu bersandar di dinding. Pertama-tama berdirilah sekitar setengah meter dari dinding dengan punggung membelakangi tembok. Selanjutnya, buat gerakan setengah jongkok dengan posisi kaki menekuk membentuk 90 derajat dan tempelkan punggung pada tembok.

Jaga bahu, punggung atas, dan belakang kepala agar tetap lurus. Tahan gerakan ini hingga 30 detik. Bila sudah terbiasa dengan gerakan ini, kamu bisa menambah durasinya sesuai dengan kemampuan.


4. Yoga

Pose kobra. (Foto: youtube)

Ada banyak gerakan yoga yang sederhana yang bisa dilakukan sambil menonton TV. Misalnya, gerakan kobra. Kamu bisa memulainya dengan berbaring telungkup di atas lantai dan jari tangan berada di bawah bahu. Kemudian, regangkan kaki hingga ujung jari kaki menyentuh lantai. Buat panggul lebih kencang dan kunci perutmu.

Tekan bahu ke atas dengan mendorong ibu jari dan telunjuk. Selanjutnya, arahkan dada ke depan dan jaga agar posisi tangan lurus sejajar dengan lantai dan tahan agar bahu tidak membungkuk. Lakukan gerakan ini setidaknya 30-60 detik. Dengan begitu, kamu tetap bisa menonton TV, tapi tubuh juga lebih banyak bergerak.

Bagaimana? Mudah bukan?(*)

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan