Aston Martin Tunda Perilisan Mobil Listrik Terbarunya? Ada Apa?

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Minggu, 02 Februari 2020
Aston Martin Tunda Perilisan Mobil Listrik Terbarunya? Ada Apa?

Aston Martin tunda produksi mobil listrik mewahnya (Foto: Aston Martin)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEPERTI yang diketahui, saat ini sejumlah produsen mobil besar di dunia mulai menghadirkan mobil berbahan bakar listrik. Seperti BWM, Honda, Toyota, Nissan dan sebagainya.

Salah satu brand mewah yang akan merilis mobil listrik yakni Aston Martin. Namun baru-baru ini Aston Martin dikabarkan resmi menunda peluncuran semua kendaraan listriknya. Usut punya usut, perusahaan asal Britania Raya ini tengah berusaha mencari pijakan keuangan yang kuat.

Baca juga:

GMC Hadirkan Mobil Listrik Hummer Bertenaga 1000 HP

Mobil Listrik Aston Martin ditunda produksinya karena suatu hal (Foto: aston martin)

Seperti yang dilansir dari laman engadget, baru-baru ini, Aston Martin mengatakan rencananya untuk mengambil dana darurat sekitar USD$659 juta atau sekitar Rp9,5 triliun dari sekelompok investor yang dipimpin oleh milarder Kanada, Lawrence Stroll.

Sebagai bagian dari rencana keuangan baru, Aston Martin akan fokus pada mobil bensin sebelum memproduksi mobil listrik.

Baca Juga:

Tips Ampuh Membeli Mobil Bekas agar Kamu Untung Besar

Karena itu Rapide E yang seharusnya jadi mobil listrik Aston Martin pertama, ditunda sampai waktu yang belum ditentukan. Namun kabarnya Aston Martin akan menghadirkan mobil listrik baru hingga sekitar tahun 2025.

Sejak Aston Martin pertama kali mengumumkan Rapide E pada tahun 2015, produsen mobil tersebut mengalami banyak kemunduran.

Usai krisis keuangan yang dialami perusahaan Tiongkok pada tahun 2017, Aston Martin mengatakan akan memproduksi 155 Rapide E pada tahun 2019. Namun awal bulan ini, Automaker menerbitkan laporan yang mengatakan Aston Martin memutuskan untuk mengubah mobil tersebut menjadi proyek penelitian.

Seandainya mobil Rapide E mulai diproduksi, Aston Martin mengklaim motor listrik 800V twin Rapide E akan menghasilkan setara dengan 604 tenaga kuda, dengan kecepatan tertinggi 155 mil per jam.

Sementara itu, Mobil listrik Rapide E Aston Martin tersebut dikabarkan memiliki baterai mobil dengan kapasitas 65 kWh, yang memungkinkan untuk digunakan sejauh lebih dari 200 mil. (ryn)

Baca Juga:

10 Tahun Lagi Subaru Hanya Akan Menjual Mobil Listrik?

#Aston Martin #Supercar #Mobil Listrik
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Lifestyle
INDOMOBIL Expo Resmi Dibuka, saatnya Coba Langsung Mobil Listrik Berteknologi Terbaru
Ajang ini menjadi kesempatan untuk mengenal sekaligus mencoba langsung kendaraan listrik dengan teknologi terbaru.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
INDOMOBIL Expo Resmi Dibuka, saatnya Coba Langsung Mobil Listrik Berteknologi Terbaru
Indonesia
Menperin Bujuk Menteri Purbaya Soal Insentif dan Stimulus Kendaran Listrik
Kementerian Perindustrian tidak memiliki kewenangan dalam menentukan bentuk maupun skema insentif kendaraan listrik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Menperin Bujuk Menteri Purbaya Soal Insentif dan Stimulus Kendaran Listrik
Indonesia
Menkeu Purbaya Bocorkan Skema Insentif Kendaraan Listrik, Meluncur Awal Juni Untuk Dorong Ekonomi Nasional
Purbaya menyatakan bahwa percepatan adopsi kendaraan listrik akan memperkuat daya tahan ekonomi nasional secara jangka panjang
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Menkeu Purbaya Bocorkan Skema Insentif Kendaraan Listrik, Meluncur Awal Juni Untuk Dorong Ekonomi Nasional
Olahraga
Aston Martin Terpuruk, Fernando Alonso Pertimbangkan Pensiun dari F1
Pembalap F1, Fernando Alonso, mempertimbangkan pensiun. Diketahui, performa Aston Martin musim ini cukup mengecewakan.
Soffi Amira - Minggu, 26 April 2026
Aston Martin Terpuruk, Fernando Alonso Pertimbangkan Pensiun dari F1
Indonesia
Kendaraan Listrik Mulai Kena Pajak, Wamenperin: Kita Harus Pertimbangkan Fiskal
Kebijakan pajak kendaraan listrik ke depan tidak lagi seragam dan bisa berbeda antarwilayah karena angkanya ditentukan Pemerintah Daerah.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Kendaraan Listrik Mulai Kena Pajak, Wamenperin: Kita Harus Pertimbangkan Fiskal
Indonesia
Mobil Merek China Mulai Menggeser mobil Jepang, Segmen EV Mendominasi
Harga BBM yang mahal membuat biaya operasional EV entry level terlihat semakin jauh lebih hemat. Tren ini akan semakin menguat di kota besar
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Mobil Merek China Mulai Menggeser mobil Jepang, Segmen EV Mendominasi
Indonesia
Prabowo Genjot Elektrifikasi 100 GW, Siap Kurangi Impor BBM
Prabowo genjot program listrik 100 gigawatt dan tutup 13 PLTD. Targetnya, Indonesia bisa hemat energi dan stop impor BBM dalam 2-3 tahun.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Prabowo Genjot Elektrifikasi 100 GW, Siap Kurangi Impor BBM
Indonesia
Prabowo Ingin Indonesia Punya 'National Champion' Otomotif seperti Jepang dan Korea
Presiden Prabowo ingin Indonesia memiliki merek otomotif global seperti Jepang dan Korea. Ia optimistis VKTR bisa menjadi 'national champion'.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Prabowo Ingin Indonesia Punya 'National Champion' Otomotif seperti Jepang dan Korea
Indonesia
Prabowo: Indonesia Siap Produksi Besar-besaran Sedan Listrik pada 2028
Presiden Prabowo menargetkan Indonesia memproduksi sedan listrik secara massal pada 2028. Pemerintah juga akan bentuk perusahaan khusus dan kurangi impor BBM.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Prabowo: Indonesia Siap Produksi Besar-besaran Sedan Listrik pada 2028
Indonesia
Prabowo Resmikan Pabrik Bus Listrik Berkapasitas 10.000 Unit di Magelang
Energi dinilai sebagai salah satu bidang yang sangat menentukan bagi keberlangsungan sebuah negara.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 April 2026
Prabowo Resmikan Pabrik Bus Listrik Berkapasitas 10.000 Unit di Magelang
Bagikan