Otomotif

10 Tahun Lagi Subaru Hanya Akan Menjual Mobil Listrik?

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Selasa, 21 Januari 2020
10 Tahun Lagi Subaru Hanya Akan Menjual Mobil Listrik?

Beberapa tahun kedepan, Subaru akan fokus dengan mobil listrik (Foto: pixabay/tommy79)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENEPIS rumor di awal tahun, Subaru mengkonfirmasi jika Outback, Forester, BRZ, WRX STI dan setiap mobil yang dibuatnya akan menjadi mobil listrik, atau menghilang pada pertengahan 2030-an.

Produsen mobil Jepang itu mengumumkan rencananya untuk menyingkirkan mobil bertenaga bensin keluar dari portofolio global dalam waktu sekitar 15 tahun.

Baca Juga:

Tips Ampuh Membeli Mobil Bekas agar Kamu Untung Besar

Rencana Subaru produksi mobil listrik kabarnya karena peraturan emisi yang semakin ketat (Foto: pixabay/ahlo1988)

Pengumuman ini dikeluarkan setelah peraturan emisi semakin ketat di seluruh dunia, khususnya di Tiongkok dan Uni Eropa.

Dilansir dari laman engadget, pihak perusahaan tak akan mematikan keran dalam semalam. Toyota sendiri memiliki 8,7 persen saham di Subaru, dan kedua mitra itu bersama-sama mengembangkan sepasang mobil listrik yang akan keluar selama tahun 2020-an.

Orang lain pasti akan mengikuti, dimana pada tahun 2030, model hibrida dan listrik akan mewakili setidaknya 40 persen dari output global tahunan Subaru.

Baca Juga:

Neo Blits, Mobil Listrik Off-Road Karya Anak Bangsa Tampil di IIMS 2019

Subaru menyalurkan sejumlah uang untuk mengadaptasi teknologi hibrida Toyota (Foto: pixabay/anonymoustraveller)

Sementara itu, Subaru menyalurkan sejumlah besar uang untuk mengadaptasi teknologi hibrida Toyota ke kendaraanya. Seperti halnya varian hybrid dari Crosstrek, yang diperkenalkan pada tahun 2018 lalu.

Para eksekutif menguraikan rencana untuk merilis 'hibrida yang kuat' lagi yang dibangun dengan bagian-bagian Toyota, namun sayangnya tak ada rincian lebih lanjut tentang hal itu. Mereka pun menakankan bahwa tujuan mereka bukan untuk mencapai rekayasa-lencana belaka.

"Meski kami menggunakan teknologi Toyota, kami ingin membuat hibrida yang jelas merupakan Subaru. Ini bukan hanya tentang mengurangi emisi CO2, kami perlu meningkatkan keamanan kendaraan dan kinerja all-wheel drive kami" jelas Tetsuo Onuki, Chief Technology Officer Subaru.

Komentar dari tetsuo tersebut menunjukan bahwa all-wheel drive akan terus menentukan anggota jajaran Subaru di era yang hanya menggunakan listrik. Konfigurasi itu sendiri telah menjadi salah satu nilai jual terkuat Subaru selama beberapa dekade, hingga membantu Subaru menjadi salah satu produsen mobil arus utama di Amerika Serikat. (Ryn)

Baca Juga:

Ferrari Classiche Academy, Menjajal Gaharnya Mobil Klasik Ferrari di Lintasan Balap

#Otomotif #Ramah Lingkungan #Mobil #Mobil Listrik #Subaru
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Ford Mustang Mach-E 2023-2025 Kena Recall, Apa Penyebabnya?
Ford Motor Company melakukan penarikan kembali atau recall terhadap sejumlah Ford Mustang Mach-E.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Ford Mustang Mach-E 2023-2025 Kena Recall, Apa Penyebabnya?
Fun
Pedal Rem Bermasalah, BYD Recall Lebih dari 180 Ribu Mobil di China
BYD melakukan penarikan kembali atau recall terhadap 183.211 unit mobil di China.
Yusuf Abdillah - Jumat, 18 September 2026
Pedal Rem Bermasalah, BYD Recall Lebih dari 180 Ribu Mobil di China
Fun
Opel Vivaro Flatbed Resmi Meluncur, Tawarkan Fleksibilitas untuk Pelaku Usaha
Opel resmi memperkenalkan Vivaro Flatbed, pikap bak terbuka yang dirancang untuk mendukung kebutuhan kendaraan niaga ringan.
Yusuf Abdillah - Jumat, 18 September 2026
Opel Vivaro Flatbed Resmi Meluncur, Tawarkan Fleksibilitas untuk Pelaku Usaha
Fun
Xiaomi Berencana Boyong Produk Mobil Listrik ke Pasar Indonesia
Xiaomi meyakini karena posisi Indonesia strategis maka produk kendaraan listriknya pasti akan masuk dan ikut meramaikan industri.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Xiaomi Berencana Boyong Produk Mobil Listrik ke Pasar Indonesia
Tekno
Sedan BYD Denza Z9S Mulai Dijual, Sekali Cas 1.100 KM, Ini Spek dan Harganya!
Denza Z9S yang masuk kategori sedan listrik kelas menengah-besar itu kini pemegang rekor dunia baru daya jelajah mobil listrik terjauh di bumi.
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Sedan BYD Denza Z9S Mulai Dijual, Sekali Cas 1.100 KM, Ini Spek dan Harganya!
Fun
Toyota Glanza Terbaru Siap Meluncur, Usung Mesin Irit BBM, Harga Rp120 Jutaan
Toyota Glanza terbaru juga digadang-gadang menawarkan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Toyota Glanza Terbaru Siap Meluncur, Usung Mesin Irit BBM, Harga Rp120 Jutaan
Fun
SUV 7 Penumpang BYD Sealion 8 Tes di Indonesia, Tenaganya Bikin Kaget
BYD Sealion 8 mulai menunjukkan tanda-tanda bakal meramaikan pasar otomotif Indonesia.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
SUV 7 Penumpang BYD Sealion 8 Tes di Indonesia, Tenaganya Bikin Kaget
Fun
Harga Rp300 Jutaan, Geely Galaxy TT Tawarkan Sedan Listrik 570 DK
Geely Galaxy TT hadir sebagai sedan listrik kelas menengah-besar.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
Harga Rp300 Jutaan, Geely Galaxy TT Tawarkan Sedan Listrik 570 DK
Indonesia
Penjualan Motor Agustus 2026 Turun 6,2 Persen, Tapi Pasar Masih Tumbuh
Penjualan sepeda motor di Indonesia mengalami koreksi pada Agustus 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 10 September 2026
Penjualan Motor Agustus 2026 Turun 6,2 Persen, Tapi Pasar Masih Tumbuh
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Susun Peta Jalan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional
Pembangunan industri kendaraan listrik tidak boleh hanya berorientasi pada peningkatan produksi dan penjualan kendaraan.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
DPR Minta Pemerintah Susun Peta Jalan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional
Bagikan