Makassar – Kebakaran hebat melanda Asrama TNI Kodam Matoangin di Jalan Padjonga Daeng Ngalle – Jalan Opu Dg Siraju (eks Cenderawasih), Kecamatan Mamajang, Makassar, Sulawesi Selatan
Sebanyak 35 unit rumah barak TNI ludes terbakar, memaksa penghuni panik menyelamatkan diri di tengah kobaran api dalam kebakaran yang terjadi Selasa (1/9) siang tadi.
Baca juga:
Heli Terlanjur Dikirim ke Kalimantan Cuma Andalkan Jalur Darat, Kebakaran Semeru Meluas 600 Hektar
Api Cepat Membesar
Saat dikonfirmasi media, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Makassar, Fadli Wellang, menyebut kebakaran terjadi pukul 13.00 WITA dan laporan diterima pukul 13.40 WITA.
Fadli mengungkapkan sebanyak 26 armada mobil pemadam dengan 78 personel, termasuk tim rescue, langsung dikerahkan ke lokasi kebakaran.
Data yang masuk ada 35 unit rumah terdampak api,
Kepala Damkarmat Makassar, Fadli Wellang
Api baru bisa dikuasai sekitar pukul 15.00 WITA setelah satu jam 20 menit pemadaman. Dilansir Antara, kendala utama pemadaman adalah akses jalan sempit dan angin kencang yang membuat api cepat membesar.
Baca juga:
Warga Penghuni Asrama TNI Panik
Penyebab kebakaran hingga kini masih diselidiki. Namun, dugaan sementara adalah korsleting listrik saat lampu menyala kembali setelah pemadaman bergilir akibat kemarau.
Komandan Koramil (Danramil) 1408-06/Mamajang, Mayor Arh Jamaluddin, menuturkan penghuni berlarian menyelamatkan diri karena api cepat membesar. Korban sementara direlokasi ke lapangan tengah dan masjid sekitar asrama.
Danramil menegaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, lanjut dia, satu orang mengalami sesak napas akibat asap tebal dan dilarikan ke RS Bhayangkara, serta satu korban lainnya mengalami luka robek di dahi dan dirawat di RSUD Labuang Baji. (*)