Asah Kecerdasan Anak dengan Permainan Ini

 Irene Gianov Irene Gianov - Selasa, 02 Mei 2017
Asah Kecerdasan Anak dengan Permainan Ini

Latih anak sejak dini dengan permainan kecerdasan. (Foto: reedyforkela.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Pendidikan bagi anak tidak melulu di dalam kelas. Keluarga justru menjadi wadah yang penting bagi tumbuh kembang anak. Selain memberikan kasih sayang dan didikan yang benar, anak perlu diasah kreativitasnya. Salah satu medianya dapat berupa permainan. Lalu, permainan apakah yang cocok untuk anak usia dini (0-6 tahun)?

1. Sambung kata

Bermain sambung kata dengan buah hati bisa menjadi permainan sekaligus pembelajaran (Foto: CHAC)

Permainan ini tidak memerlukan alat bantu apa pun, sehingga lebih mudah dipraktikkan. Cara bermainnya juga mudah, misalnya orang tua memulai dengan kata pertama "saya", lalu anak akan melanjutkan dengan sambung kata "saya pergi", dilanjutkan menjadi "saya pergi belanja", dan seterusnya. Permainan akan selesai jika ada yang lupa dan tidak bisa melanjutkan kalimatnya.

Permainan sambung kata ini akan bermanfaat untuk tumbuh kembang otak anak, merangsang daya ingat, juga melatih konsentrasinya agar tidak lupa susunan kata yang harus ia lanjutkan. Permainan ini pun bisa digunakan untuk melatih bahasa dan wawasan anak melalui kata-kata baru yang diperkenalkan dengan cara deskriptif.

2. Tebak benda

Menebak benda termasuk makanan bisa jadi permainan yang baik untuk anak (Foto: New Baby Shower)

Cara memainkan permainan ini sangat mudah. Cukup mencari kantong yang tidak tembus pandang dan masukkan benda atau pun makanan untuk anak Anda tebak. Anak diperbolehkan menggunakan indranya untuk meraba dan mencium, tentunya dengan mata tertutup. Setelahnya, ia harus menebak, benda apakah itu.

Selain melatih mempertajam indranya, permainan tebak benda juga melatih kemampuan motorik halus anak. Karena, ia harus memegang dengan kelima jarinya, meraba, dan mengambil benda tersebut.

3. Puzzle

Puzzle (Foto: vaniamaria.wordpress.com)

Tidak perlu yang terlalu rumit, cukup puzzle sederhana dengan gambar lucu yang digemari anak. Anda bisa membeli puzzle di pusat perbelanjaan atau membuatnya sendiri. Cari gambar dari internet, cetak, dan tempelkan di karton yang tebal. Kemudian, gunting menjadi beberapa bagian besar, lalu minta anak Anda menyusunnya.

Puzzle bisa melatih konsentrasi dan daya pikir anak, membuatnya berpikir kreatif secara mandiri sejak dini. Permainan ini juga bisa mengenalkan bentuk dengan mencoba menemukan kecocokan antarpotongan.

4. Bola

Bola pantai bisa menjadi permainan untuk anak usia dini (Foto: id.aliexpress.com)

Menggunakan sebuah bola, misalnya bola pantai berukuran sedang, orang tua bisa mengajarkan anak usia dini untuk bergerak. Misalnya, dengan melempar bola tersebut ke anak dan meminta anak melempar kembali kepada Anda. Atau, dengan menendang bola tersebut perlahan dan meminta anak menendangnya kembali. Bisa juga dengan memasang titik tertentu untuk menjadi target sang anak.

Permainan ini akan melatih daya konsentrasi dan kemampuan penglihatan anak untuk fokus, dalam hal ini pada bola. Juga, mengasah motorik kasarnya karena melakukan gerakan mengangkat dan melempar benda.

Nah, mana pun yang Anda pilih, pastikan Anda memberikan waktu berkualitas untuk anak Anda. Curahkan perhatian sepenuhnya saat bermain bersama anak, demi tumbuh kembang anak yang optimal. Simak pula artikel lainnya tentang mengasuh anak sebagai berikut: Tips Asuh Anak Down Syndrome yang Perlu Diketahui.

#Tips #Tips Keluarga #Anak Pintar #Anak Kecil #Anak #Mainan Anak-Anak #Permainan Tradisional
Bagikan
Ditulis Oleh

Irene Gianov

Love Indonesia

Berita Terkait

Fun
Bosan Main HP Selama Libur Panjang? Coba 9 Aktivitas Seru Ini di Rumah!
Digital detox saat liburan bisa dilakukan dengan membaca, memasak, berkebun, olahraga ringan, hingga melukis.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Bosan Main HP Selama Libur Panjang? Coba 9 Aktivitas Seru Ini di Rumah!
Indonesia
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Pentingnya teknologi Age Assurance bagi PSE sesuai PP Tunas. Teknologi ini menutup celah verifikasi usia manual dan didukung program literasi digital untuk orang tua.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Fun
5 Ide Kegiatan Seru di Rumah saat Long Weekend, Hemat tapi Tetap Menyenangkan!
Ide kegiatan seru di rumah saat long weekend ini bisa kamu lakukan. Dompet pun tetap aman dan liburan menyenangkan.
Soffi Amira - Kamis, 14 Mei 2026
5 Ide Kegiatan Seru di Rumah saat Long Weekend, Hemat tapi Tetap Menyenangkan!
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Program Cek Kesehatan Gratis di sekolah menemukan berbagai masalah kesehatan siswa, mulai dari gangguan kebugaran, gigi berlubang, anemia hingga tekanan darah meningkat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Indonesia
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Beberapa anak terlaporkan mengidap penyakit seperti pneumonia, bronkitis, infeksi saluran kemih (ISK), hingga mengalami stunting akibat kekurangan gizi dan dehidrasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Indonesia
Panduan Lengkap Refund Tiket Kereta Api: Syarat, Cara, dan Ketentuannya
Cara refund tiket kereta api bisa dilakukan dengan mudah melalui aplikasi dan loket. Berikut adalah panduan lengkapnya.
Soffi Amira - Selasa, 28 April 2026
Panduan Lengkap Refund Tiket Kereta Api: Syarat, Cara, dan Ketentuannya
Indonesia
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Pemerintah daerah kini memikul tanggung jawab besar untuk menyisir kembali legalitas setiap satuan pendidikan anak usia dini (PAUD) dan taman penitipan anak
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Indonesia
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Pengelola tempat penitipan anak yang baik seharusnya terbuka dan kooperatif dalam menanggapi kekhawatiran yang disampaikan oleh orang tua.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 April 2026
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Lainnya
4 Tips dalam Memilih Day Care
Puluhan anak menjadi korban kekerasan di tempat penitipan anak Little Aresha di Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta.
Frengky Aruan - Minggu, 26 April 2026
4 Tips dalam Memilih Day Care
Indonesia
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Popok tidak hanya berfungsi sebagai perlindungan dasar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan untuk menjaga kenyamanan dan mendukung tumbuh kembang si Kecil dalam penggunaan sehari-hari.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Bagikan