AS Tolak Semua Permohonan Visa Imigran, Harga Visa Kerja Diusulkan Jadi Rp 1,8 Miliar

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
AS Tolak Semua Permohonan Visa Imigran, Harga Visa Kerja Diusulkan Jadi Rp 1,8 Miliar

Ilustrasi Presiden AS Donald Trump (Foto: Generative AI Midjourney)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Departemen Luar Negeri (Deplu) Amerika Serikat (AS) menangguhkan pemrosesan permohonan visa imigran dari seluruh dunia dengan alas an karena menyelenggarakan pelatihan tambahan bagi para petugas konsuler.

Menurut laporan Financial Times, inisiatif pelatihan staf konsuler itu untuk mengajarkan para petugas dalam mengevaluasi setiap pemohon visa secara menyeluruh dan konsisten.

Deplu AS belum menyampaikan kapan tahap wawancara bagi para pemohon visa akan kembali dilanjutkan. Penangguhan pemrosesan visa imigran tersebut dilakukan setelah seorang hakim federal pada pekan lalu membatalkan kebijakan Presiden AS Donald Trump yang melarang penerimaan permohonan dari imigran asal 75 negara.

Di sisi lain, Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat telah mengusulkan suatu kenaikan biaya pengajuan visa kerja H-1B menjadi lebih dari USD 103.000 dolar AS menjadi Rp 1,82 miliar.

Baca juga:

12 Juta Permohonan Visa Tertunda, AS Disebut Sengaja Perlambat Layanan

Dalam dokumen yang didapatkan RIA Novosti, tercantum pula dalam dokumen yang belum rilis itu bahwa biaya ratusan ribu dolar AS itu "akan dikenakan sebagai tambahan dari semua biaya atau pembayaran lain yang berlaku". Dokumen itu menyatakan biaya tersebut adalah untuk menanggung sebagian dari biaya terkait pemrosesan visa.

Diketahui, H-1B adalah jenis visa yang memungkinkan pemberi kerja di AS untuk merekrut warga negara asing yang hendak bekerja pada profesi dengan keahlian khusus yang disyaratkan memiliki "kecakapan dan kemampuan luar biasa" oleh Dinas Kewarganegaraan dan Imigrasi AS (USCIS).

Sementara pada Juni lalu, seorang hakim federal AS menetapkan bahwa keputusan Presiden Donald Trump menetapkan biaya 100.000 dolar AS merupakan bentuk pemungutan pajak yang tidak sah.

Kemudian pada Juli, Wakil Presiden JD Vance menyebut Departemen Perburuhan AS tengah menyelidiki puluhan kasus dugaan penipuan dengan memanfaatkan program visa kerja H-1B serta telah menerbitkan sejumlah surat pemanggilan paksa (subpoena). penyalahgunaan visa kerja H-1B menekan upah pekerja asli AS dan pelaku penyalahgunaan visa tersebut akan dilarang masuk AS.

#Visa #Bebas Visa #Visa Online
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
AS Tolak Semua Permohonan Visa Imigran, Harga Visa Kerja Diusulkan Jadi Rp 1,8 Miliar
Departemen Perburuhan AS tengah menyelidiki puluhan kasus dugaan penipuan dengan memanfaatkan program visa kerja H-1B
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
AS Tolak Semua Permohonan Visa Imigran, Harga Visa Kerja Diusulkan Jadi Rp 1,8 Miliar
Dunia
12 Juta Permohonan Visa Tertunda, AS Disebut Sengaja Perlambat Layanan
Laporan tersebut menambahkan bahwa pejabat AS mengaitkan lambatnya proses imigrasi tersebut disebabkan oleh prosedur peninjauan permohonan yang lebih ketat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
12 Juta Permohonan Visa Tertunda, AS Disebut Sengaja Perlambat Layanan
Indonesia
Transaksi QRIS Meningkat Pesat, Pembayaran Kartu Tetap Bertumbuh Mewujudkan Cashless Society
Meski QRIS semakin mendominasi transaksi digital di berbagai sektor, Visa menilai kondisi tersebut bukan ancaman bagi pembayaran menggunakan kartu.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Transaksi QRIS Meningkat Pesat, Pembayaran Kartu Tetap Bertumbuh Mewujudkan Cashless Society
Indonesia
Perketat Aturan Imigrasi, AS Persingkat Visa Pelajar dan Jurnalis
DHS menyatakan peraturan baru itu akan memberikan perlindungan dan pengawasan tambahan terhadap non-imigran kategori tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Juli 2026
 Perketat Aturan Imigrasi, AS Persingkat Visa Pelajar dan Jurnalis
Travel
Jalan-Jalan ke Arab Saudi Lebih Mudah dengan Package Visa, Bisa Fokus ke Pengalaman Wisata
Package Visa merupakan inisiatif digital yang mengintegrasikan penerbitan visa wisata secara langsung ke dalam pemesanan paket perjalanan yang telah dikurasi.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Jalan-Jalan ke Arab Saudi Lebih Mudah dengan Package Visa, Bisa Fokus ke Pengalaman Wisata
Indonesia
Aturan Baru, Berkunjung ke Vietnam 2 Pekan Lebih Harus Pakai Visa
Kebijakan itu sekaligus mengakhiri aturan sebelumnya yang memberikan fasilitas bebas visa hingga 30 hari bagi WNI.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Aturan Baru, Berkunjung ke Vietnam 2 Pekan Lebih Harus Pakai Visa
Olahraga
Timnas Iran Kritik FIFA usai Tiba di Meksiko, Visa Piala Dunia 2026 Dinilai Bermasalah
Timnas Iran sudah tiba di Meksiko jelang Piala Dunia 2026. Namun, mereka mengkritik FIFA atas visa yang dinilai bermasalah.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Timnas Iran Kritik FIFA usai Tiba di Meksiko, Visa Piala Dunia 2026 Dinilai Bermasalah
Olahraga
Drama Dimulai, Iran Tuduh AS Balas Dendam usai Visa Delegasi Piala Dunia 2026 Ditolak
Iran menuduh AS balas dendam usai visa delegasi Piala Dunia 2026 ditolak. Partisipasi mereka kini dipersulit oleh AS.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
Drama Dimulai, Iran Tuduh AS Balas Dendam usai Visa Delegasi Piala Dunia 2026 Ditolak
Indonesia
Imigrasi Bantah 300 Juta e-Visa Bocor, Pastikan Cuma Hoaks
Informasi perentasan sistem visa elektronik atau e-Visa Indonesia yang menyebabkan 3 juta data Imigrasi bocor di media sosial.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 April 2026
Imigrasi Bantah 300 Juta e-Visa Bocor, Pastikan Cuma Hoaks
Indonesia
Kartu Debit Visa Bank Jakarta Resmi Meluncur, Pramono Optimistis Layanan Makin Global
Bank Jakarta baru saja meluncurkan kartu debit Visa. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung berharap, layanan ini bisa makin kuat secara global.
Soffi Amira - Selasa, 06 Januari 2026
Kartu Debit Visa Bank Jakarta Resmi Meluncur, Pramono Optimistis Layanan Makin Global
Bagikan