Drama Dimulai, Iran Tuduh AS Balas Dendam usai Visa Delegasi Piala Dunia 2026 Ditolak

Soffi AmiraSoffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
Drama Dimulai, Iran Tuduh AS Balas Dendam usai Visa Delegasi Piala Dunia 2026 Ditolak

Timnas Iran ngamuk usai visa delegasi Piala Dunia 2026 ditolak. Foto: Dok. FIFA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Federasi sepak bola Iran menuduh Amerika Serikat melakukan balas dendam, setelah visa anggota manajerial dan administratif kunci untuk Piala Dunia 2026, ditolak.

Sekretaris jenderal Federasi Sepak Bola Iran, Hedayat Mombeini beserta wakil presidennya, Mehdi Mohammad Nabi, termasuk di antara 14 staf dan pejabat pendukung yang tidak memiliki visa AS, sebelum pertandingan di Los Angeles dan Seattle.

Namun, tidak jelas apakah presiden federasi tersebut, Mehdi Taj, telah diberikan visa. Iran berangkat dari Turkiye menuju pusat pelatihan mereka di Meksiko pada Sabtu (6/6), sebelum melakoni tiga pertandingan grup akhir bulan ini.

Para pejabat yang visanya ditolak dijadwalkan berangkat ke Meksiko, sementara upaya untuk mendapatkan visa terus dilakukan, lapor kantor berita Iran, Tasnim.

Baca juga:

8 Aturan Baru Piala Dunia 2026: VAR Makin Berkuasa, Protes Bisa Kena Kartu Merah

Iran Ngamuk usai Visa Delegasi Piala Dunia 2026 Ditolak AS

Partisipasi Iran di Piala Dunia 2026 dipersulit AS
Partisipasi Iran di Piala Dunia 2026 dipersulit AS. Foto: Dok. FIFA

Partisipasi Iran di Piala Dunia 2026 telah dipersulit diperumit oleh perang dengan AS. Masalah pemrosesan visa menyebabkan Iran memindahkan pusat pelatihan mereka dari Tucson, Arizona, ke Tijuana, Meksiko, yang berbatasan dengan California.

Keputusan untuk menolak visa kepada beberapa anggota rombongan Iran secara efektif menolak kesempatan bagi timnas Iran untuk mendapatkan kesempatan yang sama dan bebas dari diskriminasi. Menurut laporan, federasi sepak bola Iran akan menindaklanjuti masalah ini melalui FIFA.

Sementara itu, Kedutaan Besar Iran di Ankara menanggapi unggahan media sosial dari Duta Besar AS, Tom Barrack. Ia mengucapkan selamat kepada staf kedutaan atas pemrosesan visa timnas Iran.

Anda tidak bisa menutupi perilaku yang melanggar peraturan FIFA dan melanggar kewajiban AS sebagai tuan rumah hanya dengan memuji diri sendiri.

ujar pernyataan Iran.

Seorang pejabat AS juga mengonfirmasi kepada ABC News pada Jumat (5/6), bahwa semua pemain Iran telah disetujui untuk mendapatkan visa.

Associated Press melaporkan, seorang pejabat AS mengatakan visa telah dikeluarkan untuk para pemain, pelatih, instruktur, hingga beberapa staf pendukung.

Baca juga:

Jelang Piala Dunia 2026, Pesawat Timnas Brasil 'Dibaptis' di Bandara Rio de Janeiro

Para pejabat tersebut berbicara dengan syarat anonim, karena mereka tidak berwenang untuk membahas visa secara terbuka.

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio mengatakan, bahwa delegasi Iran akan dipantau secara ketat untuk siapa pun yang memiliki hubungan dengan Korps Garda Revolusi Islam.

"Kami tidak memiliki masalah dengan para atlet, seperti yang telah kami nyatakan sebelumnya, atau staf pendukung mereka," kata Rubio.

"Tetapi yang tidak akan kami izinkan adalah mereka memasukkan sejumlah orang dalam delegasi mereka yang kami ketahui tidak ada hubungannya dengan atletik dan memiliki hubungan dengan IRGC atau hal-hal semacam itu."

Iran dan AS Bisa Bertemu di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Iran dan AS berpotensi bertemu di babak 32 besar Piala Dunia 2026
Iran dan AS berpotensi bertemu di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Foto: Dok. FIFA

Iran akan memainkan dua pertandingan pertamanya di Inglewood, California, melawan Selandia Baru dan Belgia. Kemudian, mereka akan menghadapi Mesir di Seattle.

Iran dan AS dapat bertemu di babak 32 besar pada 3 Juli 2026 di Arlington, Texas. Dengan catatan, kedua tim berada di posisi kedua di grup masing-masing.

Pada Maret 2026 lalu, Presiden AS, Donald Trump, telah mencegah Iran untuk berpartisipasi dalam turnamen tersebut.

Baca juga:

FIFA Resmi Terapkan Aturan 'Anti-Arsenal' di Piala Dunia 2026, Taktik Bola Mati Terancam Hilang?

Trump mengatakan bahwa ia tidak menganggapnya "pantas" dan menimbulkan kekhawatiran tentang "nyawa dan keselamatan" para pemain.

Sehari kemudian, timnas Iran membantah dengan mengatakan, "tidak ada yang dapat mengecualikan" mereka dari bermain di Piala Dunia 2026. (sof)

#Timnas Iran #Piala Dunia 2026 #Perang AS-Iran #Sepak Bola #Visa
Bagikan
Ditulis Oleh

Soffi Amira

Berita Terkait

Olahraga
Drama Dimulai, Iran Tuduh AS Balas Dendam usai Visa Delegasi Piala Dunia 2026 Ditolak
Iran menuduh AS balas dendam usai visa delegasi Piala Dunia 2026 ditolak. Partisipasi mereka kini dipersulit oleh AS.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
Drama Dimulai, Iran Tuduh AS Balas Dendam usai Visa Delegasi Piala Dunia 2026 Ditolak
Olahraga
Bikin Ulah! Rafael Leao Diusir Wasit usai Pukul Wajah Pemain di Laga Portugal vs Chile
Rafael Leao membuat ulah jelang Piala Dunia 2026. Ia meninju wajah pemain Chile di laga persahabatan. Sikapnya pun kini menjadi sorotan.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
Bikin Ulah! Rafael Leao Diusir Wasit usai Pukul Wajah Pemain di Laga Portugal vs Chile
Olahraga
Florentino Perez Janji Pecahkan Rekor Transfer Real Madrid jika Kembali Jadi Presiden
Florentino Perez janji akan memecahkan rekor transfer Real Madrid, jika kembali terpilih menjadi presiden.
Soffi Amira - Sabtu, 06 Juni 2026
Florentino Perez Janji Pecahkan Rekor Transfer Real Madrid jika Kembali Jadi Presiden
Olahraga
Rafael Leao Blak-blakan Mau Tinggalkan AC Milan, Incar Main di Premier League atau LaLiga
Rafael Leao akhirnya mengakui ingin meninggalkan AC Milan. Ia mengincar bermain di Premier League atau LaLiga.
Soffi Amira - Jumat, 05 Juni 2026
Rafael Leao Blak-blakan Mau Tinggalkan AC Milan, Incar Main di Premier League atau LaLiga
Olahraga
Timnas Afsel Kehilangan Dukungan Terompet Ikonik, FIFA Larang Vuvuzela di Piala Dunia 2026
Padahal, Timnas Afsel kembali berlaga di Piala Dunia kali ini. Mereka tergabung di Grup A pada Piala Dunia FIFA 2026 bersama tuan rumah Meksiko, Korea Selatan, dan Republik Ceko.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Timnas Afsel Kehilangan Dukungan Terompet Ikonik, FIFA Larang Vuvuzela di Piala Dunia 2026
ShowBiz
Shakira Siap Guncang Opening Ceremony Piala Dunia 2026, Bakal Nyanyikan Lagu 'Dai Dai'
Shakira resmi tampil di opening ceremony Piala Dunia 2026. Ia akan membawakan lagu Dai Dai di upacara pembukaan tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 05 Juni 2026
Shakira Siap Guncang Opening Ceremony Piala Dunia 2026, Bakal Nyanyikan Lagu 'Dai Dai'
Olahraga
Keluarga Glazer Pertimbangkan Jual Manchester United, Saham Langsung Melonjak Tajam!
Keluarga Glazer dilaporkan ingin menjual Manchester United. Kabar itu membuat saham MU naik sebesar 7 persen.
Soffi Amira - Jumat, 05 Juni 2026
Keluarga Glazer Pertimbangkan Jual Manchester United, Saham Langsung Melonjak Tajam!
Olahraga
Rekor-Rekor yang Diperkirakan Bakal Pecah di Piala Dunia 2026
Sejumlah singa tua lapangan hijau serta deretan talenta muda kini berdiri di garis depan, siap menulis ulang buku sejarah sepak bola dari dataran Amerka
Angga Yudha Pratama - Jumat, 05 Juni 2026
Rekor-Rekor yang Diperkirakan Bakal Pecah di Piala Dunia 2026
Olahraga
Juventus Menolak Panik usai Ditinggal Dusan Vlahovic, Langsung Siapkan 6 Calon Pengganti
Juventus telah menyiapkan enam calon pengganti Dusan Vlahovic. Ia memutuskan untuk pergi secara gratis akhir musim ini.
Soffi Amira - Jumat, 05 Juni 2026
Juventus Menolak Panik usai Ditinggal Dusan Vlahovic, Langsung Siapkan 6 Calon Pengganti
Olahraga
Prancis vs Pantai Gading 1-2: Guela Doue Acak-Acak Pertahanan Les Bleus yang Keropos
Tuan rumah sebenarnya menguasai jalannya pertandingan sejak menit awal babak pertama
Angga Yudha Pratama - Jumat, 05 Juni 2026
Prancis vs Pantai Gading 1-2: Guela Doue Acak-Acak Pertahanan Les Bleus yang Keropos
Bagikan