AS Sebut ISIS Kembangkan Senjata Kimia

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Jumat, 11 September 2015
AS Sebut ISIS Kembangkan Senjata Kimia

Seorang anak terkena senjata gas klorin. (Screenshot BBC)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Internasional - Seorang pejabat Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa kelompok militan ISIS saat ini tengah mengembangkan senjata kimia di Irak dan Suriah.

Pejabat tersebut mengungkapkan bahwa setidaknya ada empat peristiwa yang terjadi di wilayah perbatasan kedua negara tersebut, di mana ISIS menggunakan senjata kimia bernama mustard. Senjata kimia ini berbentuk bubuk.

"Mereka menggunakan mustard. Kami tahu mereka menggunakannya," katanya seperti dilansir BBC (11/9).

Dampak dari senjata ini adalah korban akan mengalami luka bakar ketika terkena serangan.

Dalam pengamatan para intelejen, ada tiga teori yang diduga sebagai cara ISIS mendapatkan senjata tersebut.

"Kami menduga mereka memiliki pasukan yang meneliti senjata aktif," ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa dugaan kedua adalah tentara ISIS menemukan senjata kimia di tempat persembunyian kedua negara. Terakhir, kelompok ekstremis tersebut tampaknya menyita senjata dari rezim di Suriah.

 

BACA JUGA:

Amerika Serikat Gandeng Korea Utara Terkait Kerjasama Nuklir

Diduga Teroris, Anak Polisi Amerika Serikat Ditangkap

Pertama Kali, Irak Gunakan Jet Tempur F-16 untuk Gempur ISIS

Inggris Tak Ragu Luncurkan Serangan Drone Lagi ke ISIS

#Irak #ISIS
Bagikan
Ditulis Oleh

Adinda Nurrizki

Berita Terkait

Olahraga
Spanyol vs Irak 1-1: La Furia Roja Loyo Sebelum Piala Dunia 2026, Singa Mesopotamia Sukses Jinakkan Keangkuhan Matador
Skema serangan balik cepat rancangan Dani Olmo sukses memanjakan Ferran Torres untuk menaklukkan kiper Ahmed Basil
Angga Yudha Pratama - Jumat, 05 Juni 2026
Spanyol vs Irak 1-1: La Furia Roja Loyo Sebelum Piala Dunia 2026, Singa Mesopotamia Sukses Jinakkan Keangkuhan Matador
Dunia
Israel Dikabarkan Bangun 2 Lokasi Fasilitas Militer di Irak, Buat Agresi Militer ke Iran
Sumber laporan itu mengatakan fasilitas tersebut digunakan Israel untuk dukungan udara, pengisian bahan bakar, dan layanan medis, serta digunakan selama perang 12 hari melawan Iran pada Juni 2025 lalu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Israel Dikabarkan Bangun 2 Lokasi Fasilitas Militer di Irak, Buat Agresi Militer ke Iran
Indonesia
Kapolres Luruskan Suami Siri Pembunuh Warga Bambu Apus Ternyata WNA Irak, Bukan Iran
Pelaku pembunuhan dipastikan suami siri korban yang tercatat dalam data resmi sebagai warga negara Irak, bukan Iran seperti yang dinformasikan polisi sebelumnya.
Wisnu Cipto - Minggu, 22 Maret 2026
Kapolres Luruskan Suami Siri Pembunuh Warga Bambu Apus Ternyata WNA Irak, Bukan Iran
Indonesia
Pelaku Pembunuhan Perempuan di Bambu Apus Ternyata Suaminya Sendiri Warga Negara Irak
Polisi mengungkap kasus pembunuhan seorang ibu rumah tangga berinisial DA (36) yang ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah kontrakan di kawasan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur.
Frengky Aruan - Minggu, 22 Maret 2026
Pelaku Pembunuhan Perempuan di Bambu Apus Ternyata Suaminya Sendiri Warga Negara Irak
Indonesia
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
WNI anak berinisial KL ditahan di Yordania sejak 19 Mei 2025 atas dugaan mendukung aktivitas ISIS.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
Indonesia
WNI Anak di Yordania Diduga Dukung ISIS, Kemenlu Pantau Proses Hukum
Penangkapan KL ini dengan dugaan keterlibatan dalam aktivitas daring yang terindikasi mendukung ISIS.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
WNI Anak di Yordania Diduga Dukung ISIS, Kemenlu Pantau Proses Hukum
Olahraga
Daftar Lengkap Pemenang FIFA The Best Award 2025, Ada Klub Irak Zakho SC
Ada satu wakil Asia yang sukses meraih penghargaan. Zakho SC, klub Liga Primer Irak berhasil terpilih meraih piala Fan Award dalam ajang FIFA Award kali ini.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Desember 2025
Daftar Lengkap Pemenang FIFA The Best Award 2025, Ada Klub Irak Zakho SC
Indonesia
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
Para tersangka itu merekrut anak dan pelajar dengan memanfaatkan ruang digital, mulai dari media sosial, gim online, aplikasi pesan hingga situs tertutup.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Wasit Disuap, Presiden FIFA Cabut Kemenangan Irak, Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026
Polemik soal kegagalan Timnas Indonesia di kualifikas Piala Dunia 2026 masih terus dibahas di media sosial.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Oktober 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Wasit Disuap, Presiden FIFA Cabut Kemenangan Irak, Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026
Indonesia
4 Teroris Ditangkap di Sumut dan Sumbar, Diduga Sebarkan Paham Radikal hingga Dukung ISIS
Mereka diketahui aktif menyebarkan propaganda serta ajakan melakukan aksi teror melalui media sosial, baik dalam bentuk unggahan tulisan, gambar, maupun video yang mengarah pada dukungan terhadap Daulah ISIS.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Oktober 2025
4 Teroris Ditangkap di Sumut dan Sumbar, Diduga Sebarkan Paham Radikal hingga Dukung ISIS
Bagikan