Arab Saudi Tuntut YouTube, Ada Apa?

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Selasa, 26 Juli 2022
Arab Saudi Tuntut YouTube, Ada Apa?

Arab Saudi layangkan tuntutan pada YouTube. (Foto: pixabay/konkarampelas)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

OTORITAS pemerintah Arab Saudi baru-baru ini dikabarkan menuntut manajemen YouTube untuk menghapus konten yang bertentangan dengan nilai dan prinsip.

Adapun tutuntan tersebut muncul dalam pernyataan bersama yang dikeluarkan Otoritas Umum Media Audio-Visual dan Komisi Komunikasi dan Teknologi Informasi.

Kedua otoritas tersebut menegaskan kenginan mereka pada komitmen sejumlah platform konten digital tentang aturan dan peraturan yang berlaku di Arab Saudi.

Baca juga:

Menelusur Dalang di Balik Peretasan Channel YouTube Justin Bieber

Otoritas Arab Saudi menuntut YouTube untuk menghapus iklan yang bertentangan dengan nilai dan prinsip di negaranya. (Foto: pixabay/stocksnap)

Selain itu, otoritas tersebut juga menyatakan bahwa berdasarkan tindak lanjut, diketahui bahwa platform YouTube menampilkan iklan yang ditujukan penggunanya, tentang konten penyiaran yang bertentangan dengan nilai dan prinsip Islam dan masyarakat, serta melanggar kontrol konten media di Arab Saudi, dan kebijakan platform YouTube.

Kedua badan resmi tersebut meminta YouTube untuk menghapus iklan yang bertentangan, serta mematuhi peraturan yang berlaku.

Pernyataan itu menunjukan bahwa akan dilakukan tindakan lebih lanjut, khususnya dalam memperingatkan apabila konten yang melanggar terus muncul, maka diperlukan tindakan hukum yang sesuai dengan sistem komunikasi serta media audio visual.

Seperti yang dikutip dari laman Gizchina, aktivis Saudi telah meminta pihak berwenang yang berkompeten untuk menghapus iklan yang mereka gambarkan sebagai 'bencana' di YouTube.

Fahad Al-Baqami yang mendefinisikan dirinya sebagai akademisi yang tertarik dengan teknologi dan e-commerce serta memiliki lebih dari satu juta pengikut di Twitter, menuliskan pihak YouTube untuk menghapus iklan 'pornografi'.

Baca juga:

Waspada Malware Berkedok Cheat Gim Valorant di Youtube

Iklan yang bersifat pornografi di YouTube menuai kecaman. (Foto: pixabay/tymonozymblewski)

Al-Baqami mengatakan dalam sebuah unggahan Twitter, "Jumlah pengguna YouTube Saudi adalah salah satu yang terbesar di dunia, dan mudah untuk menekan mereka untuk menyaring iklan yang dipromosikan dan menghormati kami."

Selain itu Al-Baqami juga menambahkan, YouTube sudah mencapai titik di mana iklan mereka bersifat pornografi serta membawa bencana dan seseorang malu untuk melihatnya.

"Jika iklan semacam itu ada di saluran satelit, mereka akan dikenakan hukuman. Saya berharap perusahaan akan menangani masalah ini dengan serius," tutupnya. (Ryn)

Baca juga:

YouTube akan Hilangkan Fitur Berbagi Video Negatif

#Arab Saudi #YouTube
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Terganjal Isu Asuransi Jamaah, DP Haji 2027 Indonesia Diblokir Arab Saudi
Dana uang muka (down payment/DP) haji Indonesia untuk tahun 2027 senilai 14 juta riyal mendadak diblokir Pemerintah Arab Saudi
Wisnu Cipto - Senin, 24 Agustus 2026
Terganjal Isu Asuransi Jamaah, DP Haji 2027 Indonesia Diblokir Arab Saudi
Tekno
Skema Baru Cara Hitung View YouTube Mulai 24 Agustus, Kreator Bisa Panen Tayangan Instan
YouTube resmi ubah cara hitung view video mulai 24 Agustus 2026. Tayangan kini tercatat sejak video diputar, kreator bisa panen tayangan instan.
Wisnu Cipto - Rabu, 19 Agustus 2026
Skema Baru Cara Hitung View YouTube Mulai 24 Agustus, Kreator Bisa Panen Tayangan Instan
Olahraga
Inter Milan Masih Kejar Moussa Diaby, Siapkan Tawaran Rp 414 Miliar dan Kristjan Asllani
Inter Milan masih mengejar Moussa Diaby. Nerazzurri siap mengajukan tawaran Rp 414 miliar plus Kristjan Asllani.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
Inter Milan Masih Kejar Moussa Diaby, Siapkan Tawaran Rp 414 Miliar dan Kristjan Asllani
Indonesia
Polisi Mulai Selidiki Promosi Vape Libatkan Anak-Anak di Kanal Youtube MJ
Petugas juga terus mendalami materi digital yang telah diperoleh, yakni rekaman siaran langsung media sosial (live streaming), cuplikan video, rekaman yang diduga berkaitan dengan promosi produk
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
Polisi Mulai Selidiki Promosi Vape Libatkan Anak-Anak  di Kanal Youtube MJ
Indonesia
Komdigi Kasih Tenggat 3 Hari YouTube Tindak Bigmo Buntut Anak Promosi Vape
Komdigi beri tenggat 3 hari kepada YouTube untuk menindak konten promosi vape kreator Bigmo yang melibatkan anak. Jika tidak, sanksi administratif menanti.
Wisnu Cipto - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Kasih Tenggat 3 Hari YouTube Tindak Bigmo Buntut Anak Promosi Vape
Indonesia
Kemkomdigi Layangkan Teguran ke YouTube usai Temukan Konten Vape yang Libatkan Anak
Kemkomdigi melayangkan teguran ke YouTube, setelah menemukan konten vape yang melibatkan anak-anak.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Kemkomdigi Layangkan Teguran ke YouTube usai Temukan Konten Vape yang Libatkan Anak
Indonesia
Pemerintah Bawa Pulang Anak Pekerja Migran Terlantar di Arab Saudi
Saat ini keberadaan kedua orang tua anak tersebut belum diketahui dan belum kembali ke Indonesia, meskipun telah dibebaskan Pemerintah Arab Saudi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
Pemerintah Bawa Pulang Anak Pekerja Migran Terlantar di Arab Saudi
Dunia
Blokade Selat Bab al-Mandsb Oleh Houthi Bikin Pelayaran Kapal Turun 56 Persen
Pemerintah Yaman menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan koalisi pimpinan Arab Saudi dan mitra internasional demi meredam ancaman serta melindungi jalur perairan vital
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
Blokade Selat Bab al-Mandsb Oleh Houthi Bikin Pelayaran Kapal Turun 56 Persen
Dunia
Arab Saudi Tembak Jatuh Drone Iran Yang Sasar Kilang Minyak
Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengecam serangan tersebut, dan menegaskan tekad kerajaan “untuk menjaga keamanan dan kedaulatannya
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
Arab Saudi Tembak Jatuh Drone Iran Yang Sasar Kilang Minyak
Dunia
Houthi Serang 3 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi, CENTCOM Usulkan Hentikan Serangan di Hormuz
Gerakan yang memerintah Yaman utara, menyerang tiga kapal tanker minyak Saudi dalam dua hari terakhir,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
Houthi Serang 3 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi, CENTCOM Usulkan Hentikan Serangan di Hormuz
Bagikan