MerahPutih Nasional - Kerajaan Arab Saudi melakukan perombakan kabinet untuk mewujukan Saudi Vision 2030 atau Visi Arab Saudi 2030 sebagai capaiaan kerajaan beberapa tahun ke depan.
Beberapa menteri dilakukan pergantian. Ada yang menarik dalam pergantian ini, salah satu menterinya disebut sebagai warga Arab Saudi keturunan Indonesia, tepatnya dari Banten. Ialah Mohammad Saleh bin Taher Benten yang memangku jabatan Menteri Haji dan Umrah.
Mengutip arabnews.com, 9 Mei 2016, Raja Salman mengambil sumpah Mohammad Saleh bin Taher Banten bersama beberapa menteri lain, Menteri Kesehatan Tawfiq bin Fawzan Al Rabiah, Menteri Perdagangan dan Investasi Majed bin Abdullah Al Qasabi, Menteri Energi, Industri dan Sumber Daya Mineral Khalid bin Abdulaziz Al Falih, Menteri Transportasi Suleiman bin Abdullah Al Hamdan, dan Pangeran Mohammed bin Saud bin Khalid sebagai anggota Dewan Syura.
Raja Salman mengatakan, perubahan bersar dalam kabinet sebagai reformasi untuk meningkatkan perekonomian terutama seiring dengan menurunaan harga minyak.
Mohammad Saleh bin Taher Banten yang merupakan kelahiran Arab Saudi sebelumnya menjabat sebagai CEO Saudi Post. "Saya mengucapkan terima kasih dan rasa syukur telah dipercaya sebagai penjaga Dua Masjid Suci. Saya memohon pertolongan kepada Allah untuk melayani peziarah dan para kekasih-Nya," demikian Saleh bin Taher Banten dalam akun Twitter-nya.
Mohammad Saleh bin Taher Banten telah memangku jabatan-jabatan penting di Arab Saudi. Ia dikenal pula sebagai peneliti dan menulis banyak jurnal ilmiah global dengan catatan 100 lebih penelitian ilmilah yang telah terpublikasi.
Selain menjadi CEO Saudi Post, Mohammad Saleh menjabat sebagai Deputi Menteri Haji dan Dekan Fakultas Ilmu Komputer dan Teknik Universitas Raja Fahd.
Saleh bin Taher Banten menyelesaikan pendidikan sarjana Teknik Elektro di Universitas Raja Fahd. Kemudian ia melanjutkan pendidikan di universitas yang sama. Setelah itu melanjutkan pendidikan doktoral Teknik Komputer di Universitas Colorado Boulder, Amerika Serikat.
BACA JUGA:
- Jokowi Rayu Menlu Arab Saudi Minta Tambahan Kuota Haji
- Jemaah Haji Pamerkan Batu Akik Bacan di Bandara
- Sebanyak 8 Jemaah Haji WNI Masih Hilang
- Musaid, Sopir Baik Hati yang Kembalikan Dompet Jemaah Haji WNI
- 60 Ribu Jemaah Haji Tinggalkan Mekkah

