Apa Saja Gejala Awal Penyebab Skizofrenia Pada Anak-Anak dan Remaja
Ketahuilah gejala awal Skizofrenia pada anak-anak dan remaja. (Foto: dok/Wellesta)
MerahPutih.com - Dr. dr. Khamelia Malik, SpKJ(K), seorang spesialis kejiwaan dari FKUI-RSCM, menyampaikan bahwa skizofrenia pada orang dewasa dapat menurunkan kualitas hidup secara signifikan.
"GB ditandai dengan perubahan mood, energi, dan aktivitas yang ekstrem, yang biasanya berfluktuasi antara fase mania (atau hipomania), depresi, atau gabungan keduanya. Gejolak emosi ini dapat mengganggu kehidupan sehari-hari, pekerjaan, serta hubungan sosial," jelasnya.
Baca juga:
Suka Menyendiri dan Tidak Tertarik Hubungan Sosial, Mungkin Skizoid
Sementara itu, gejala skizofrenia pada remaja cenderung serupa dengan gejala pada orang dewasa, namun lebih sulit dikenali. Hal ini karena tanda-tanda awalnya, seperti:
- Menarik diri dari lingkungan sosial
- Penurunan prestasi akademik
- Gangguan tidur
- Mudah tersinggung atau merasa tertekan
Baca juga:
Ahli Ungkap Gejala Awal dari Gangguan Bipolar I pada Anak-Anak dan Remaja
Kehilangan motivasi bisa disalahartikan sebagai perilaku remaja pada umumnya. Selain itu, dibandingkan dengan orang dewasa, remaja dengan skizofrenia cenderung lebih jarang mengalami delusi, namun lebih sering mengalami halusinasi. (Far)
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!