Antisipasi Lonjakan Penumpang, AirAsia Tambah 12.600 Kursi

Misdam -Misdam - - Senin, 14 Juli 2014
Antisipasi Lonjakan Penumpang, AirAsia Tambah 12.600 Kursi

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Bisnis Ekonomi MP, Jakarta - Sejumlah maskapai penerbangan sibuk melakukan penambahan kursi untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur Lebaran, termasuk AirAsia. Maskapai berbiaya murah ini menambah 12.600 kursi pada saat libur Idul Fitri.

Head of Corporate Secretary and Communication Indonesia, AirAsia, Audrey Progastama Petriny menjelaskan, penambahan kursi penerbangan tersebut untuk empat rute yang banyak diserbu penumpang. 

"Ada rute Jakarta-Bali, Jakarta-Yogyakarta, Jakarta-Surabaya, Jakarta-Singapura," ungkapnya saat berbincang dengan Liputan6.com, Jakarta, Senin (14/7/2014).

Menurut dia, karena tingginya animo masyarakat terhadap rute tersebut, AirAsia juga menambah jumlah frekuensi penerbangan. 

Ia mencontohkan, penerbangan Jakarta-Yogyakarta, Jakarta-Surabaya dan Jakarta-Singapura ditambah satu kali. Sehingga frekuensi untuk rute ini dari normalnya empat kali sehari menjadi lima kali dalam sehari.

Sementara rute Jakarta-Bali menjadi delapan kali frekuensi penerbangan dari sebelumnya enam kali dalam satu hari. 

"Itu mulai berlaku dari 23 Juli-5 Agustus 2014. Jadi selama dua minggu atau musim lebaran saja penambahan frekuensinya," tambah Audrey.

Dengan demikian, dia mengaku, pihaknya menambah kursi penerbangan untuk lebaran sebanyak 12.600 kursi. 

"Itu cuma untuk empat destinasi tadi. Karena memang bukan hanya ditujukan bagi penumpang yang akan mudik lebaran, tapi juga liburan," paparnya.

Audrey mengatakan, jumlah kursi ini mengalami kenaikan sebesar 15 persen dibandingkan hari-hari biasanya. Sedangkan tahun lalu, pihaknya tak menambah frekuensi penerbangan maupun jumlah kursi.

Sayangnya, dia enggan menyebutkan secara pasti terkait penjualan tiket lebaran. "Saya belum tahu persisnya, tapi untuk rute-rute tertentu seperti Jakarta-Singapura sudah 90-100 persen ludes terjual," tukasnya.

Sampai dengan akhir tahun ini, dia bilang, AirAsia mematok target 8 juta penumpang. Komposisinya 70 persen penumpang internasional dan 20 persen penumpang domestik.

(Arthur Gideon)

#Ekonomi #Bisnis
Bagikan
Ditulis Oleh

Misdam -

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Prabowo Bakal Pidato Khusus di World Economic Forum
World Economic Forum merupakan pertemuan tingkat dunia yang rutin digelar tiap tahun sejak 1971 di Davos, Swiss.
Alwan Ridha Ramdani - 52 menit lalu
Presiden Prabowo Bakal Pidato Khusus di World Economic Forum
Berita
Diversifikasi Investasi Global Jadi Pilihan Investor Indonesia di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Ketidakpastian ekonomi global mendorong investor Indonesia memilih diversifikasi investasi lintas negara untuk mengelola risiko portofolio.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Januari 2026
Diversifikasi Investasi Global Jadi Pilihan Investor Indonesia di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Indonesia
Penurunan Daya Beli Warga Akibat Pekerja Sektor Formal Minim
Untuk mengatasi tekanan terhadap daya beli dan konsumsi masyarakat tersebut, pemerintah perlu merevisi kebijakan perpajakan yang amat berpengaruh terhadap masyarakat kelas menengah
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Penurunan Daya Beli Warga Akibat Pekerja Sektor Formal Minim
Fun
Brosur hingga Billboard: Alasan Promosi Offline Masih Efektif Menjangkau Konsumen
Promosi offline tetap relevan di era digital. Kenali jenis media promosi offline, manfaat, dan strategi efektif untuk bisnis dan event.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Brosur hingga Billboard: Alasan Promosi Offline Masih Efektif Menjangkau Konsumen
Indonesia
Anggota Komisi IX DPR Nilai Ekonomi RI Tetap Resilien meski Tekanan Global Tinggi
Capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 menunjukkan fondasi ekonomi domestik yang kuat.
Frengky Aruan - Minggu, 28 Desember 2025
Anggota Komisi IX DPR Nilai Ekonomi RI Tetap Resilien meski Tekanan Global Tinggi
Indonesia
Fraud BI-FAST Rp 200 Miliar Terungkap, DPR Minta Pengamanan Dana dan Data Nasabah Diperkuat
Modus kejahatan diawali penipuan digital, kemudian dana dipindahkan dengan cepat ke sejumlah rekening penampung melalui BI-FAST lalu dikonversi ke aset kripto.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Desember 2025
Fraud BI-FAST Rp 200 Miliar Terungkap, DPR Minta Pengamanan Dana dan Data Nasabah Diperkuat
Indonesia
Prabowo Subianto Yakin Ekonomi Indonesia Tetap Tenang dan Mampu Bertahan dari Gempuran Perang Dagang
Prabowo juga memanfaatkan momentum tersebut untuk merefleksikan satu tahun kepemimpinannya
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 29 November 2025
Prabowo Subianto Yakin Ekonomi Indonesia Tetap Tenang dan Mampu Bertahan dari Gempuran Perang Dagang
Lifestyle
'Summarecon Discovery', Pengalaman Visual Perjalanan 50 Tahun Bisnis Properti
Summarecon Discovery menampilkan perjalanan lima dekade perusahaan properti Indonesia ini.
Dwi Astarini - Jumat, 28 November 2025
'Summarecon Discovery', Pengalaman Visual Perjalanan 50 Tahun Bisnis Properti
Indonesia
Dorong Ekonomi Nasional Jelang Nataru, Pemerintah Siapkan 3 Program Salah Satunya Diskon Belanja
Agar dapat meningkatkan daya beli masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Dwi Astarini - Kamis, 27 November 2025
Dorong Ekonomi Nasional Jelang Nataru, Pemerintah Siapkan 3 Program Salah Satunya Diskon Belanja
Indonesia
Pengusaha Diminta Jadi Kakak Asuh Koperasi Merah Putih, Pertumbuhan Tidak Dinikmati Segelintir Orang
Dari situ akan tercipta perputaran uang sehingga dapat menggerakkan perekonomian hingga ke masyarakat sampai ke level terendah.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 November 2025
Pengusaha Diminta Jadi Kakak Asuh Koperasi Merah Putih, Pertumbuhan Tidak Dinikmati Segelintir Orang
Bagikan