Antisipasi Erupsi Gunung Merapi, BPBD Boyolali Pasang CCTV

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 26 Desember 2018
Antisipasi Erupsi Gunung Merapi, BPBD Boyolali Pasang CCTV

Gunung Merapi. (ANTARA FOTO)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali bersama Provinsi Jateng memasang lima unit Closed Circuit Television (CCTV) di permukiman penduduk kawasan rawan bencana (KRB), untuk antisipasi bencana erupsi Gunung Merapi.

Kepala BPBD Boyolali Bambang Sinungharjo mengatakan, lima unit CCTV tersebut dipasang di daerah pemukiman penduduk, masuk kawasan rawan bencana (KRB), seperti di Desa Tlogolele Kecamatan Selo, Boyolali.

"Desa Tlogolele permukiman penduduk yang paling dekat dengan puncak Merapi, atau masuk KRB III. Alat CCTV itu, untuk mengetahui lebih cepat jika terjadi erupsi Merapi yang datang secara tiba-tiba," kata Bambang di Boyolali, Rabu (26/12).

Warga mengamati puncak Gunung Merapi di pos pemantauan kawasan Bukit Klangon, Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah)
Warga mengamati puncak Gunung Merapi di pos pemantauan kawasan Bukit Klangon, Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta. (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah)

Menurut Bambang Sinungharjo, Gunung Merapi sejak akhir November 2018 sudah mengeluarkan lava pijar.

Meski gugurannya tidak mengarah ke Desa Tlogolele atau wilayah Boyolali lainnya. Namun, warga di KRB harus tetap meningkatkan kewaspadaan.

Bambang mengatakan guguran lava pijar Merapi selama ini, memang mengarah ke hulu Kali Gendol ke wilayah Sleman Yogyakarta.

Meski demikian, katanya, pihaknya memasang alat CCTV sebanyak lima unit di Desa Tlogolele Selo tersebut, sejak Kamis (20/12) hingga sekarang. Dipilihnya Tlogolele, karena masuk KRB III yang memiliki jarak radius sekitar tiga kilometer dari puncak.

"Dengan alat CCTV ini kami dapat mengakses secara langsung melalui smartphone," katanya.

Dia mengatakan, lima titik yang dipasang CCTV, dapat memantau kondisi dan situasi di wilayah yang perlu pengawasan secara intens, seperti di jalur evakuasi, di Dukuh Stabelan Tlogolele yang menjadi permukiman yang paling dekat dengan puncak Merapi.

"Alat itu sebagai deteksi dini kalau terjadi apa-apa, termasuk kemungkinan luncuran awan panas dan sebagainya, sehingga langkah penanganan dapat efektif," katanya.

Menurut dia, kondisi Merapi hingga sekarang statusnya Waspada.

Pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, terutama di wilayah KRB II untuk tetap mengikuti perkembangan rekomendasi yang dikeluarkan dari instansi terkait.

Kendati demikian, pihaknya meminta masyarakat tetap tenang dan jangan termakan isu atau berita tidak benar, serta tetap menjaga kewaspadaan.

#Gunung Merapi #Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Hati-Hati! Gunung Marapi di Sumbar Masih Berpotensi Keluarkan 4 Jenis Gas Vulkanik Beracun
Rekomendasi yang dikeluarkan Badan Geologi tersebut juga sekaitan dengan status Gunung Marapi yang hingga kini masih berada pada Level II atau Waspada.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Hati-Hati! Gunung Marapi di Sumbar Masih Berpotensi Keluarkan 4 Jenis Gas Vulkanik Beracun
Indonesia
SD di Magetan Roboh Setelah Hujan Melanda Magetan Jawa Timur
Kerja bakti pembersihan material bangunan yang roboh dilaksanakan pada Senin (13/4) pagi mulai pukul 08.00 WIB dengan melibatkan personel BPBD, pihak sekolah, dan warga setempat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 April 2026
SD di Magetan Roboh Setelah Hujan Melanda Magetan Jawa Timur
Indonesia
Gempa M 7,6 Guncang Sulut-Malut, BNPB Gerak Cepat Kirim Tim dan Siapkan Evakuasi
Gempa magnitudo 7,6 mengguncang Sulawesi Utara dan Maluku Utara. BNPB bergerak cepat kirim tim, siapkan evakuasi dan bantuan bagi warga terdampak.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 April 2026
Gempa M 7,6 Guncang Sulut-Malut, BNPB Gerak Cepat Kirim Tim dan Siapkan Evakuasi
Indonesia
Pendaki Gunung Lawu Ditemukan Tewas di Atas Aliran Sungai Bukit Mitis
Korban ditemukan di aliran sungai daerah Mitis. Jenazah masih dalam keadaan utuh. Di mana, kostum yang dikenakan korban saat mendaki masih melekat.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 10 Februari 2026
 Pendaki Gunung Lawu Ditemukan Tewas di Atas Aliran Sungai Bukit Mitis
Indonesia
Luas Area Karhutla Tertangani di Aceh Barat 41,4 Hektare, Tersisa 16,3
Secara total, luas area karhutla di Aceh Barat mencapai 57,7 hektare.
Frengky Aruan - Selasa, 03 Februari 2026
Luas Area Karhutla Tertangani di Aceh Barat 41,4 Hektare, Tersisa 16,3
Indonesia
Strategi Kolaboratif BPBD DKI Berhasil Atasi Banjir Jakarta Dalam Waktu Singkat
Cuaca ekstrem yang masih berpotensi melanda wilayah Jabodetabek sewaktu-waktu dapat memicu kenaikan tinggi muka air di sejumlah pos pantau
Angga Yudha Pratama - Minggu, 01 Februari 2026
Strategi Kolaboratif BPBD DKI Berhasil Atasi Banjir Jakarta Dalam Waktu Singkat
Indonesia
Karhutla Terjadi di 10 Kabupaten/Kota di Riau dengan Luas Total Mencapai 59,38 Hektare
Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di 10 kabupaten/kota di Provinsi Riau.
Frengky Aruan - Kamis, 29 Januari 2026
Karhutla Terjadi di 10 Kabupaten/Kota di Riau dengan Luas Total Mencapai 59,38 Hektare
Indonesia
BPBD Laporkan Kebakaran Lahan di Kabupaten Aceh Barat Meluas hingga 50,2 Ha, Simak Rinciannya
BPBD masih terus melakukan upaya pemadaman.
Frengky Aruan - Rabu, 28 Januari 2026
BPBD Laporkan Kebakaran Lahan di Kabupaten Aceh Barat Meluas hingga 50,2 Ha, Simak Rinciannya
Indonesia
Banjir Bandang Landa Probolinggo Jawa Timur
Banjir tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga fasilitas umum dan lembaga pendidikan keagamaan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Januari 2026
Banjir Bandang Landa Probolinggo Jawa Timur
Indonesia
Pendaki Asal Karanganyar Dilaporkan Hilang di Gunung Lawu, Jalur Ditutup Sementara
Pendaki asal Karanganyar dilaporkan hilang di Gunung Lawu, Minggu (18/1). Jalur Bukit Mongkrang pun ditutup sementara.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Pendaki Asal Karanganyar Dilaporkan Hilang di Gunung Lawu, Jalur Ditutup Sementara
Bagikan