Antisipasi Dampak El Nino, Pemerintah Tambah Kuota Beras Sejahtera

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 03 September 2015
Antisipasi Dampak El Nino, Pemerintah Tambah Kuota Beras Sejahtera

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa (kanan) menyerahkan bantuan untuk keluarga miskin di Dusun Kali malang, Desa Tawang argo,, Kabupaten Malang, Sabtu (4/4).(Foto: Antara Trisnadi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Pemerintah Indonesia berencana untuk kembali menambah pembagian beras raskin pada tahun ini. Dimana biasanya dalam satu tahun Pemerintah membagikan raskin sebanyak 12 kali dalam setahun, namun untuk tahun ini Pemerintah menyiapkan strategi bantuan bagi masyarakat yakni mengeluarkan beras raskin sebanyak 14 kali.

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan penambahan pembagian raskin ini sebagai salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan dari dampak El nino (kekeringan dalam jangka panjang). Dimana beras raskin ini akan dikeluarkan pada puncak kekurangan beras yang dialami oleh masyarakat Indonesia.

"Ya bulanannya sama seperti bulan yang lain, cuma tambahannya ada dua bulan dalam setahun ini tambahannya. Satu kali september, satu kali November atau Desember, pada saat puncak pacekliknya datang," ujarnya.

Pemberian raskin ini lanjutnya, akan diubah namanya menjadi beras untuk sejahtera. Dimana nama tersebut sudah diusulkan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.

"Kata Bu Khofifah Indar namanya menjadi beras untuk sejahtera," katanya.

Berdasarkan data dari Kementerian Sosial mencatat sejak 2013 hingga saat ini, sekitar 15,5 juta rumah tangga telah ditetapkan sebagai sasaran penerima manfaat raskin setiap tahunnya. Jumlah RTS itu merupakan 25 persen rumah tangga dengan status kesejahteraan terendah di Indonesia. Penyebaran alokasi di setiap daerah ditentukan melalui pertimbangan tingkat kemiskinan, ketertinggalan dan kesulitan daerah.(rfd)

 

Baca Juga:

Bangka Belitung dari Negeri Laskar Pelangi menuju Tanah Para Mafia

Soal Rating, Presiden Jokowi: Konten Siaran Seyogyanya Bersifat Mendidik

Presiden Jokowi Minta Lembaga Penyiaran Tidak Kejar Rating

Indonesia Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tahunan WB-IMF 2018 di Bali

Presiden Jokowi Ingin Undang-Undang Penghambat Investasi Direvisi

#Dampak El Nino #Darmin Nasution #Menko Perekonomian #Kementerian Sosial #Khofifah Indar Parawansa #Raskin
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Tingkatkan Kesiapan Hadapi Dampak El Nino bagi Kesehatan
Dampaknya mencakup keterbatasan akses air bersih, peningkatan suhu ekstrem, risiko karhutla, penurunan kualitas udara, hingga ancaman ketahanan pangan.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Pemerintah Tingkatkan Kesiapan Hadapi Dampak El Nino bagi Kesehatan
Indonesia
Hingga Akhir 2026, Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Bakal Naik
Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak naik hingga akhir 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 23 September 2026
Hingga Akhir 2026, Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Bakal Naik
Indonesia
Menko Airlangga: Industri Tekstil Bukan Sunset Industry, Masih Terbuka Ruang Ekspansi
Airlangga Hartarto menyebut industri tekstil bukan sunset industry. Sektor TPT menyumbang 0,97% PDB, menyerap 4 juta tenaga kerja dan ekspor US$12 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Menko Airlangga: Industri Tekstil Bukan Sunset Industry, Masih Terbuka Ruang Ekspansi
Indonesia
DTSEN Terus Dimutakhirkan, BPS Pastikan Keluarga Penerima Bansos Tercatat Akurat
BPS memperkuat DTSEN untuk memperbaiki akurasi data bantuan sosial. Warga dapat mengajukan perbaikan data melalui sejumlah kanal resmi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
DTSEN Terus Dimutakhirkan, BPS Pastikan Keluarga Penerima Bansos Tercatat Akurat
Indonesia
El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Bakal Datang Lebih Lambat
Meskipun kedatangannya terlambat, akumulasi curah hujan pada 510 ZOM atau 69,76 persen luas daratan Indonesia diprediksi berada pada kategori normal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Bakal Datang Lebih Lambat
Indonesia
Tarif Trans Jatim Digratiskan Saat Hari Perhubungan Nasional 2026
Pengembangan transportasi publik perlu diikuti partisipasi masyarakat agar layanan angkutan umum dapat berkelanjutan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Tarif Trans Jatim Digratiskan Saat Hari Perhubungan Nasional  2026
Indonesia
El Nino Makin Panjang, Bantuan Beras Bakal Dilanjut Sampai Akhir Tahun
Penyaluran bantuan beras yang telah berjalan hingga September akan dilanjutkan pada tiga bulan berikutnya sesuai arahan Presiden Prabowo.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
El Nino Makin Panjang, Bantuan Beras Bakal Dilanjut Sampai Akhir Tahun
Dunia
Peringatan PBB: El Nino 2026 Bisa Capai Level Ekstrem dan Bertahan hingga 2027
PBB melalui Organisasi Meteorologi Dunia atau WMO memperingatkan bahwa fenomena El Nino diperkirakan akan semakin menguat.
Yusuf Abdillah - Kamis, 03 September 2026
Peringatan PBB: El Nino 2026 Bisa Capai Level Ekstrem dan Bertahan hingga 2027
Indonesia
El Nino Ancam Jakarta, 1.027 Petugas Disiagakan Hadapi Puncak Musim Kemarau
Difokuskan pada antisipasi kekeringan, kekurangan air bersih, kebakaran, dan penurunan kualitas udara.
Yusuf Abdillah - Rabu, 02 September 2026
El Nino Ancam Jakarta, 1.027 Petugas Disiagakan Hadapi Puncak Musim Kemarau
Indonesia
Analisis Atmosfer Dasarian Agustus 2026: Bahaya El Niño Sangat Kuat, Peringatan Dini Kekeringan Ekstrem, Jawa Hingga Nusa Tenggara Berstatus Awas
Hasil pemantauan BMKG Agustus 2026 mengonfirmasi fenomena El Niño sangat kuat (+2.99). Cek daftar wilayah status Awas kekeringan dan jadwal hujan di sini
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 Agustus 2026
Analisis Atmosfer Dasarian Agustus 2026: Bahaya El Niño Sangat Kuat, Peringatan Dini Kekeringan Ekstrem, Jawa Hingga Nusa Tenggara Berstatus Awas
Bagikan