Anjing dari Meme 'Doge' Terkena Kanker Liver dan Leukimia

Febrian AdiFebrian Adi - Jumat, 30 Desember 2022
Anjing dari Meme 'Doge' Terkena Kanker Liver dan Leukimia

Meme dari anjing'doge' cukup populer di 2013 silam. (Foto: Instagram/@kabosumama)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PASTI kamu pernah melihat sebuah meme dengan memperlihatkan ekspresi penasaran seekor anjing. Meme itu sempat populer pada 2013. Ternyata meme tersebut terinspirasi dari anjing jenis shiba inu bernama Kabosu asal Jepang.

Lama tak ada kabarnya, Kabosu yang terkenal karena meme dan Dogecoin itu dikabarkan menderita penyakit kanker. Hal itu disampaikan langsung oleh pemiliknya Atsuko Sato melalui unggahan di Instagramnya pada Senin (26/12).

Baca juga:

Dogecoin Jadi Favorit Trader Crypto Indonesia

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh ????? (@kabosumama)

Dikabarkan bahwa Kabosu yang kini berusia 17 tahun tersebut mulai berhenti makan dan minum di malam Natal 2022. Kabosu kemudian diperiksa dan diagnosis menderita cholangiohepatitis akut dan leukimia limfoma kronis.

Sato menambahkan, anjingnya mulai bergerak secara pelan dan lambat. Namun untungnya nafsu makan dari Kabosu mulai kembali. Pada unggahan sebelumnya juga menjelaskan bahwa Kabosu tengah dalam kondisi berbahaya dan tampaknya menderita penyakit kuning.

Kabosu sudah menjadi salah satu hewan paling dikenal di 2010 silam, terutama setelah fotonya dengan kaki terlipat serta ekspresi penasarannya itu mulai viral di platform Reddit, Tumblr, dan 4Chan, dengan monolog dalam bahasa Inggris dalam teks Comic Sans.

Baca juga:

Hewan Peliharaan Ternyata Bisa Membawa Hal Positif untuk Hidup

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh ????? (@kabosumama)

Setelah itu, para netizen mulai mengedit foto Kabosu dan diletakkan di kue-kue, landmark, dan bahkan di hewan lainnya. Meme tersebut kemudian dikooptasi Oreo dan bahkan kereta bawah tanahnya Stockholm.

Popularitas Kabosu meningkat di 2013, ketika dua programmer memperkenalkan mata uang kripto alternatif yang disebut dogecoin sebagai respon dari Bitcoin. Dengan dukungan dari Elon Musk, akhirnya harga jual koin tersebut mencapai puncak tinggi di hampir USD 400 atau sekitar Rp 6 juta lebih di 2014. Koin ini juga menjadi ‘koin meme’ pertama yang dijual.

Tak hanya itu saja, Dogecoin juga sempat mensponsori klub sepak bola Watford Inggris dengan wajah Kabosu yang terlihat di jersey milik mereka. Berbagai respon positif bermunculan karena wajah imut dari Kobasu ini. Warisan milik Kobasu ini terus berlanjut sampai saat ini. Semoga lekas sembuh Kobasu. (far)

Baca juga: Lucu dan tak Ribet Diurus, 4 Hewan Peliharaan Lucu ini Bisa Jadi Pilihan

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan