Anies Ungkap Alasan Pentingnya Bangun Transportasi Massal
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (MP/Asropih)
MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pihaknya lebih memilih mengembangkan moda transportasi massal daripada menerapkan kebijakan sistem jalan elektronik berbayar atau Electronic Road Pricing (ERP).
"Kita lebih penting bangun transportasi umum daripada ERP-nya," kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (11/1).
Menurut dia, saat ini Jakarta lebih membutuhkan moda transportasi yang terintegrasi dengan lainnya.
Sebab, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menegaskan Pemprov DKI telah berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan di bidang transpirtasi massal.
"Yang lebih penting itu membuat transportasi umum lebih banyak. Disitulah inti dari kebijakan kita," tuturnya.
Ketika ditanya terkait satu peserta lelang ERP Q-Free, mengundurkan diri. Ia pun tak mau menjawab hal tersebut.
Sebelumnya, Forum Warga Kota Jakarta (Fakta), Azas Tigor Nainggolan berharap Pemprov DKI Jakarta untuk segera menerapkan sistem jalan elektronik berbayar atau ERP di ibu kota.
"Kenapa, sih, enggak jadi-jadi. Sudah bertahun-tahun enggak jadi. Regulasi dan semua ketentuan sudah ada. Gubernur harus bilang kepada publik, kenapa enggak jadi-jadi," kata Tigor saat dihubungi wartawan, Kamis (27/12) lalu. (Asp)
Bagikan
Berita Terkait
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Transjakarta Perluas Jangkauan Layanan Rute Harapan Indah – Pulo Gadung (2B)
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Kasus Pelecehan di Bus Transjakarta Viral, Pakar Minta Dishub DKI Bertindak Serius
Hari Pertama 2026, Naik Bus TransJakarta, MRT, dan LRT Gratis
Catat Jadwalnya! KRL, MRT, dan LRT Perpanjang Jam Operasional saat Malam Tahun Baru 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Mudik Nataru 2026 Jadi Lebih Lancar, tak Ada Lagi Antrean saat Boarding Kereta Api!
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Keluarkan Pergub 33, Pekerja Gaji Rp 6,2 Juta Gratis Naik Transportasi Umum