Anies Minta Bukti Terima Tudingan Dapat Rumah Mewah

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 24 Mei 2021
Anies Minta Bukti Terima Tudingan Dapat Rumah Mewah

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (24/5). Foto: MP/Asropih

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Isu gratifikasi berupa rumah mewah di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menerapa Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Ia meminta kepada pihak yang menuduhnya untuk menunjukan bukti kalau menerima gratifikasi rumah bercat putih dengan ornamen berkelir emas

Baca Juga

[Hoaks atau Fakta]: Anies Dapat Rumah Mewah di Kebayoran Baru Dari Pengembang Reklamasi

"Kalau disebutkan (dapat rumah) kan saya enggak perlu membuktikan. Yang membuktikan kan (mestinya) yang menuduh," ujar Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (24/5).

Lebih lanjut, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu, tak mau berkomentar lebih jauh mengenai informasi pemberian rumah yang dialamatkan kepada dirinya.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (24/5). Foto: MP/Asropih

Anies lantas berharap kepada awak media untuk membuktikan sendiri benar atau tidaknya tudingan itu. Sebab tanggung jawab media mencari kebenaran isu tersebut.

"Saya rasa teman-teman media bisa memanfaatkan ini untuk kesempatan kritis. karena kalau ada berita seperti itu, anda kejar di mana lokasinya, di mana alamatnya. Di mana nomornya, jadi beritanya itu lengkap," tuturnya.

Seperti diketahui, buzzer kawakan Denny Siregar menuding jika Gubernur Anies Baswedan menerima sebuah rumah mewah dari seorang pengembang reklamasi. Cuitan itu langsung dimention ke twitter pimpinan DKI @aniesbaswedan.

"Ada isu @aniesbaswedan terima hadiah rumah dari pengembang reklamasi. Supaya jangan terjadi fitnah, mungkin @KPK_RI bisa bantu selidiki.." cuitnya Denny lewat akun twitternya @Dennysiregar7 pada Minggu (23/5) kemarin.

Denny Siregar mempertanyakan kebenaran Anies yang diduga menerima pemberian dari seorang pengembang reklamasi.

"Ah, yang bener ??" tulisnya.

Dia meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk turun tangan menelusuri isu tersebut.

"Supaya jangan terjadi fitnah, mungkin @KPK_RI bisa bantu selidiki," papar dia. (Asp)

Baca Juga

Satu Lagi Anak Buah Anies Baswedan Mengundurkan Diri, Ini Alasannya

#Anies Baswedan #Gubernur DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Disebut Rumah Keberagaman, Ini Pesan Pramono di Hari Kesaktian Pancasila
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Jakarta adalah rumah keberagaman bagi siapa pun dan meminta ASN menerapkan nilai Pancasila.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Jakarta Disebut Rumah Keberagaman, Ini Pesan Pramono di Hari Kesaktian Pancasila
Indonesia
Gubernur DKI Bakal Evaluasi Car Free Day dan Sistem Ganjil-Genap
Pramono Anung mengatakan akan mengevaluasi penerapan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) dan sistem ganjil genap.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Gubernur DKI Bakal Evaluasi Car Free Day dan Sistem Ganjil-Genap
Indonesia
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Proses pembebasan lahan yang berjalan secara bertahap sempat terhenti akibat pandemi COVID-19.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Indonesia
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai Jakarta, Gubernur DKI: Batasi Aktivitas Luar Ruangan dan Pakai Masker
Abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau telah menyebar hingga wilayah Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengimbau warga Jakarta untuk tenang.
Yusuf Abdillah - Minggu, 06 September 2026
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai Jakarta, Gubernur DKI: Batasi Aktivitas Luar Ruangan dan Pakai Masker
Indonesia
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, Tarif Rp 5.000 Berlaku hingga Oktober 2026
LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai dijadwalkan diresmikan 26 Agustus 2026. Tarif sementara tetap Rp 5.000 hingga Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, Tarif Rp 5.000 Berlaku hingga Oktober 2026
Indonesia
Pramono soal Usulan Tarif Parkir hingga Rp60 Ribu: Bukan Angka dari Pemprov
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa angka tarif parkir hingga Rp60.000 per jam bukan berasal dari Pemerintah Provinsi.
Yusuf Abdillah - Senin, 24 Agustus 2026
Pramono soal Usulan Tarif Parkir hingga Rp60 Ribu: Bukan Angka dari Pemprov
Indonesia
Prabowo Dijadwalkan Resmikan LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai 26 Agustus
LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai dijadwalkan diresmikan Prabowo pada 26 Agustus. Layanan ini diproyeksikan melayani hingga 80 ribu penumpang per hari.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Prabowo Dijadwalkan Resmikan LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai 26 Agustus
Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Indonesia
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 30 persen pada 2030.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Indonesia
Pramono Anung Beberkan Alasan Modifikasi Cuaca di Jakarta Belum Bisa Dilakukan
Pramono Anung mengatakan operasi modifikasi cuaca (OMC) belum dapat dilakukan untuk membantu mengatasi kondisi udara di Ibu Kota.
Yusuf Abdillah - Rabu, 19 Agustus 2026
Pramono Anung Beberkan Alasan Modifikasi Cuaca di Jakarta Belum Bisa Dilakukan
Bagikan