Anies Jadi Youtuber, Pengamat: Demi Kejar Popularitas Ganjar dan Sandiaga

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 14 Desember 2021
Anies Jadi Youtuber, Pengamat: Demi Kejar Popularitas Ganjar dan Sandiaga

Penampilan Anies Baswedan di kanal youtubenya. Foto: istimewa

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Nama Anies Baswedan kembali ramai diperbincangkan masyarakat setelah membuat program #DariPendopo di channel Youtube miliknya. Pada konten perdananya, Anies membahas soal Kepulauan Seribu.

Pertama kali video tersebut diupload Anies di kanal Youtubenya dua hari lalu, sudah ditonton sebanyak 16 ribu kali. Channel Youtube Anies sudah memiliki 95 ribu subscribers.

Langkah Anies menjadi youtuber ini dinilai untuk mengejar pamor Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 nanti.

Sebab, kedua sosok politisi ini sudah lebih dulu aktif berselancar di dunia Youtube atau media sosial (medsos).

"Kalau kita lihat di berbagai platform, memang Anies lumayan ketinggalan dibandingkan Ganjar yang lebih aktif di youtube. Termasuk juga dibandingkan Sandiaga Uno," ucap Pengamat medsos Hariqo Wibawa Satria, Selasa (14/12)

Dibandingkan kedua sosok tersebut, memang Anies tidak terlalu aktif bermain di kanal Youtube. Sesekali mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu membagikan ceritanya lewat medsos Twitter.

"Youtube memang sejauh ini belum dikelola pak Anies secara maksimal. Sedangkan nama lainnya, seperti Ganjar dan Sandi relatif aktif hampir di semua platform," paparnya.

Dengan aktif di youtube, Hariqo bilang, Anies bisa mendongkrak popularitasnya jelang pencalonannya di Pilpres 2024 mendatang. Hal ini disebutnya menjadi alasan kuat Anies mulai beralih profesi menjadi youtuber.

"Anies harus hadir di youtube, setidaknya buat menangkal berbagai berita negatif atau kampanye hitam ke Anies," ujarnya.

Diketahui, kanal Youtube Ganjar saat ini sudah diikuti oleh 1,1 juta pengikut atau subscribers. Sedangkan Youtube Sandi Uno (SandiUno Tv) memiliki 707 ribu subscribers.

Namun sejauh ini, Anies Baswedan baru memiliki 91 ribu subscribers. Artinya, Anies masih tertinggal jauh dari Ganjar dan Sandi yang lebih dulu aktif di platform Youtube.

"Kalau melihat data memang pengguna medsos terbanyak itu youtube ya. Dari 284 juta masyarakat, ada 170 juta pengguna media sosial dan 93 persennya mengakses youtube," tutupnya. (Asp)

#Anies Baswedan #YouTube #Youtuber #Ganjar Pranowo #Sandiaga Uno #Pilpres 2024 #Pilpres #Pemilu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
Jadwal Final Timnas Indonesia vs Thailand di FIFA ASEAN Cup 2026, Jam Tayang dan Live Streaming
Jadwal final Indonesia vs Thailand di FIFA ASEAN Cup 2026, Senin 5 Oktober pukul 20.00 WIB. Simak jam tayang dan live streaming.
ImanK - Jumat, 02 Oktober 2026
Jadwal Final Timnas Indonesia vs Thailand di FIFA ASEAN Cup 2026, Jam Tayang dan Live Streaming
Lifestyle
Link Live Streaming Indonesia vs Bangladesh Gratis, 7 Pemain Kunci Macan Bengal Ini Jadi Ancaman Serius?
7 pemain kunci Timnas Indonesia vs Bangladesh, dari Kevin Diks, Ole Romeny, Hamza Choudhury hingga Rakib Hossain. Cek link live streaming.
ImanK - Kamis, 01 Oktober 2026
Link Live Streaming Indonesia vs Bangladesh Gratis, 7 Pemain Kunci Macan Bengal Ini Jadi Ancaman Serius?
ShowBiz
“Genie” Girls' Generation Tembus 100 Juta Tayangan, Ini Makna dan Lirik Lagunya
Pencapaian tersebut membuat video musik “Genie” menjadi video musik ke-10 milik Girls' Generation yang berhasil melewati angka 100 juta penayangan
Frengky Aruan - Minggu, 27 September 2026
“Genie” Girls' Generation Tembus 100 Juta Tayangan, Ini Makna dan Lirik Lagunya
Indonesia
Mengenang Kepergian Guruh Soekarnoputra, Seniman Legendaris yang Dibalut Kain Favorit Fatmawati
Kabar duka menyelimuti Indonesia. Guruh Soekarnoputra meninggal dunia hari ini di usia 73 tahun. Simak detail pemakaman dan pesan terakhir almarhum di sini.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Mengenang Kepergian Guruh Soekarnoputra, Seniman Legendaris yang Dibalut Kain Favorit Fatmawati
Indonesia
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Sistem tersebut menarik karena partai politik memiliki peran dalam menentukan calon yang memperoleh mandat rakyat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Indonesia
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Pembahasan mengenai mekanisme tersebut, masih terus dilakukan id antara partai politik sebagai bagian dari penyusunan revisi Undang-Undang Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Indonesia
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Deddy meminta pembahasan mengenai mekanisme tersebut dilakukan setelah dokumen resmi revisi UU Pemilu tersedia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Demokrat lebih menyoroti potensi banyaknya suara rakyat yang hangus akibat penerapan PT.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Bagikan