Merahputih.com - Pengamat politik Wempy Hadir berharap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bisa bertukar pikiran dengan mantan gubernur DKI sebelum-sebelumnya terkait masalah banjir.
"Jangan malu untuk bertanya dan bertukar pikiran dengan gubernur sebelumnya," kata Wempy kepada Merahputih.com di Jakarta, Jumat (3/1).
Baca Juga
Jakarta Banjir, Bos Fraksi PDIP Kritik Anies 2 Tahun Cuma 'Omdo'
Sebab, menurutnya, pembangunan penanganan banjir di DKI Jakarta mesti ada keberlanjutan. Karena, jika tidak ada keberlanjutan, maka pasti akan terjadi hal yang luar biasa persis seperti apa yang DKI Jakarta saat ini.
Wempy juga mengkritisi sikap Anies yang kerap membantah pendapat sejumlah orang soal banjir. Salah satunya pendapat dari Presiden Joko Widodo.
Untuk itu, sebaiknya Anies tidak mengambil sikap kontra dengan Jokowi, bagaimanapun pemerintah pusat sudah bekerja untuk mengatasi banjir melalui pembangunan waduk dan lain sebagainya.
"Mestinya yang dibangun adalah kolaborasi bukan membangun pertentangan. Dan yang paling penting adalah tindakan konktrit dalam penanganan banjir dari sekedar kata-kata manis," tutup Wempy.
Seperti diketahui, perdebatan antara Anies dan Jokowi soal banjir tengah ramai dibahas di media sosial.
Presiden Joko Widodo menyebut salah satu faktor penyebab banjir di Jakarta dan sekitarnya adalah warga membuang sampah sembarangan. Tapi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan punya pendapat berbeda.
Baca Juga
Saat ditanya wartawan soal pernyataan Jokowi itu, Anies membandingkan lokasi titik banjir dengan titik curah hujan tinggi berdasarkan data BMKG. Menurutnya, data itu sesuai. Namun di lokasi-lokasi itu tidak banyak tumpukan sampah.
"Mungkin kita harus cek lagi (apakah banjir di Jakarta karena sampah), seperti apa kondisi per wilayah yang di situ ada banjir," ucap Anies saat ditemui di lokasi banjir Kampung Pulo, Jakarta Timur, Kamis (2/1). (Knu)