Anies Bakal Hadiri Rapat Soal Banjir dengan Presiden Jokowi di Istana

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 08 Januari 2020
 Anies Bakal Hadiri Rapat Soal Banjir dengan Presiden Jokowi di Istana

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengaku sore ini Rabu (8/1) dipanggil Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) ke Istana Negara, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Pemanggilan itu untuk membahas mengenai persoalan banjir.

Tak hanya Anies, ada sejumlah kepala daerah yang juga dipanggil pihak Istana untuk membahas soal banjir, yakni Gubernur Banten; Wahidin Halim, Gubernur Jawa Barat; Ridwan Kamil, Bupati Bogor, Ade Munawaroh Yasin, dan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya.

Baca Juga:

Panggil Lagi Sejumlah Pejabat Pemprov DKI, Polisi Temukan Bukti Pidana dalam Kasus Banjir?

Rapat pembahasan banjir itu antra pemerintah pusat dengan sejumlah kepala daerah diagendakan pada pukul 16.00 WIB.

"Nggak lama lagi nih saya berangkat. Sore ini pukul 16.00 WIB ada rapat Gubernur DKI Jakarta, Gubernur Jawa Barat, Gubernur Banten, Bupati Bogor dan Bupati Lebak di istana negara," kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (8/1).

Anies Baswedan akan mengikuti rapat koordinasi banjir di Istana Negara
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (MP/Asropih)

Ketika ditanya oleh wartawan, apakah Anies akan hadir tak diwakilkan. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menegaskan bahwa dirinya bakal datang rapat dengan Jokowi tanpa diwakili, pasalnya saat ini ia tak punya wakil gubernur DKI Jakarta.

"Saya ga di wakilin (saya hadir). Kan ga punya wagub," kelakar Anies sambil menuju ke ruang kerjanya.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengklaim sudah tidak ada lagi wilayah Jakarta yang terendam banjir hingga hari ke-8 atau Rabu (8/1).

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan (Pusdatin) BPBD DKI M Ridwan mengatakan, meski sudah tidak ada lagi banjir, tapi masih terdapat 666 pengungsi yang tersebar di wilayah Jakarta Barat dan Timur.

Ridwan menerangkan, ada 602 orang yang masih mendiami pengungsian di tiga wilayah Jakbar yakni Daan Mogot City, Taman Semanan Indah, dan Masjid Hasyim Azhari.

"Umumnya mereka membutuhkan bantuan seperti makanan siap saji, selimut, baju layak pakai, air mineral, pampers, pakaian dalam, dan alat-alat kebersihan," papar Ridwan di Jakarta, Rabu (8/1).

Baca Juga:

Begini Kesiapan Ancol Hadapi Banjir Rob di Pesisir Jakarta

Kemudian di Jaktim, lanjut dia, terdapat 64 orang yang bertahan di dalam pengungsian di Kantor Kecamatan Kramat Jati. Banjir yang menggenang wilayah tersebut sempat mencapai angka dua meter namun kini sudah surut.

Para pengungsi umunya masih membutuhkan banyak bantuan yakni air bersih, makanan siap saji, makanan balita, selimut, karpet, obat-obatan, Pampers bayi dan lansia, bahan pembersih kasur, bantal, pakaian dalam, baju bayi, alat ibadah, dan alat mandi.(Asp)

Baca Juga:

Pemprov DKI Bakal Digugat Warga, Begini Tanggapan Ketua DPRD

#Banjir Jakarta #Anies Baswedan #Presiden Jokowi #Penyebab Banjir Jakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
11 RT di Jakarta Kebanjiran, Rabu (28/1) Petang
Kawasan yang terendam banjir berada di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.
Dwi Astarini - 1 jam, 49 menit lalu
11 RT di Jakarta Kebanjiran, Rabu (28/1) Petang
Indonesia
Banjir Jakarta dan Modifikasi Cuaca, Pramono: Ada yang Senang, Ada yang Tidak
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi pro dan kontra penanganan banjir, termasuk kebijakan modifikasi cuaca yang menuai kritik publik.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
Banjir Jakarta dan Modifikasi Cuaca, Pramono: Ada yang Senang, Ada yang Tidak
Indonesia
BPBD DKI Imbau Warga Pesisir Jakarta Waspada Banjir Rob hingga 3 Februari 2026
Banjir rob mengancam pesisir Jakarta. Warga diminta waspada hingga 3 Februari 2026 mendatang.
Soffi Amira - Rabu, 28 Januari 2026
BPBD DKI Imbau Warga Pesisir Jakarta Waspada Banjir Rob hingga 3 Februari 2026
Indonesia
Jalan Rusak di Jakarta Belum Bisa Diperbaiki, Gubernur: Masalahnya Bukan Biaya
Alasannya, cuaca ekstrem yang masih terjadi saat ini akan membuat penambalan jalan tidak akan bertahan lama.
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Januari 2026
Jalan Rusak di Jakarta Belum Bisa Diperbaiki, Gubernur: Masalahnya Bukan Biaya
Indonesia
DPRD & Pemprov Jakarta Kompak, Proyek Normalisasi 3 Sungai Jadi Solusi Atasi Banjir
Rencana proyek normalisasi Sungai Ciliwung, Krukut, dan Cakung Barat untuk mengatasi banjir mendapat dukungan lampu hijau dari DPRD.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
DPRD & Pemprov Jakarta Kompak, Proyek Normalisasi 3 Sungai Jadi Solusi Atasi Banjir
Indonesia
Blunder Andalkan Modifikasi Cuaca Atasi Banjir Jakarta, Akar Masalahnya di Drainase
Pemprov DKI Jakarta tak bisa hanya mengandalkan modifikasi cuaca untuk atasi banjir.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
Blunder Andalkan Modifikasi Cuaca Atasi Banjir Jakarta, Akar Masalahnya di Drainase
Indonesia
Masalah Banjir, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Sampah Sembarangan
Disiplin warga menjadi faktor krusial agar sistem drainase dan sungai yang ada dapat berfungsi optimal.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
Masalah Banjir, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Sampah Sembarangan
Indonesia
Sungai di Jakarta Hanya Tampung Air Hujan 150 Milimeter Per Hari, Perlu Diperluas
ejumlah kejadian banjir yang terjadi di Jakarta pada pertengahan Januari lalu merupakan dampak dari hujan berintensitas tinggi yang turun dalam durasi singkat, ditambah aliran air dari daerah hulu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Januari 2026
Sungai di Jakarta Hanya Tampung Air Hujan 150 Milimeter Per Hari, Perlu Diperluas
Indonesia
Pramono Klaim Banjir Jakarta Cepat Surut, Daerah Tetangga Masih Terendam
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengklaim banjir di Jakarta cepat surut berkat infrastruktur dan pengawasan langsung Pemprov.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
Pramono Klaim Banjir Jakarta Cepat Surut, Daerah Tetangga Masih Terendam
Indonesia
Pemprov DKI Kerahkan 200 Ekskavator untuk Tangani Banjir Jakarta
Pemprov DKI Jakarta mengerahkan 200 ekskavator di lima wilayah untuk pengerukan kali dan sungai guna mengurangi dampak banjir akibat cuaca ekstrem.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Januari 2026
Pemprov DKI Kerahkan 200 Ekskavator untuk Tangani Banjir Jakarta
Bagikan