Anies Ajak Brigade Jawara Betawi Teladani Akhlak Rasulullah
Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan. (Antara Foto/Galih Pradipta)
MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan menyampaikan apresiasi kepada Brigade Jawara Betawi yang memperingati milad pertama. Anies mengajak Brigade Jawara Betawi agar meneladani sosok Rasulullah dalam keseharian.
Pernyataan itu disampaikan saat acara milad Brigade Jawara Betawi pertama yang dihadiri oleh anggota DPR RI dari Partai Golongan Karya, Titiek Soeharto di Balai Kota DKI Jakarta, Minggu (5/11).
Ia mengatakan Jawara Betawi hadir di Jakarta untuk memberikan rasa nyaman dan kesejukan bagi warga.
"Saya sampaikan apresiasi, bukan pribadi tapi merepresentasikan para Jawara Betawi. Saya berharap mari dalam keseharian untuk meneladani sosok Rasulullah dalam berakhlak," kata Anies.
Perjalanan Brigade Jawara Betawi dalam milad pertama ini diharapkan dapat menjaga fisik dan mentalnya.
Selanjutnya, Anies melepas Titiek bersama para Brigade Jawara Betawi dengan bendera start untuk jalan kaki menuju kawasan Patung Kuda.
Perjalanan menuju patung kuda diiringi dengan musik khas Betawi, drumband dan ondel-ondel. (*)
Sumber: ANTARA
Bagikan
Berita Terkait
Pemprov DKI Mulai Bongkar 109 Tiang Monorel Terbengkalai di Rasuna Said
Pramono Anung Resmikan Waduk Batu Licin di Cipayung, Perkuat Pengendalian Banjir
Hadiri Haul ke-85 M.H. Thamrin, Pramono Anung Tegaskan Komitmen Jaga Nilai Perjuangan
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
PAM Jaya Bangun Gedung Sentra Pelayanan, Gubernur Pramono: Fondasi Layanan Air Jakarta Kian Kuat
Gubernur Pramono Dorong Percepatan MRT Jakarta hingga Kota Tua, Ditargetkan Beroperasi 2029
Pramono Anung Dorong PAM Jaya IPO 2027, Saham Publik Maksimal 30 Persen
Presiden Prabowo Ungkap Dukungan untuk Gubernur DKI Jakarta, Pramono: kalau sudah Jadi Gubernur enggak Ada Urusan Kepartaian
Monorel Mangkrak Rasuna Said Dibongkar Januari 2026, Pramono: Tanpa Penutupan Jalan
Tawuran Berulang di Manggarai, Pramono Anung: Ada yang Sengaja Memicu