Angkat Tema Pendidikan Politik, PDIP Umumkan 4 Calon Kepala Daerah

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Kamis, 04 Januari 2018
Angkat Tema Pendidikan Politik, PDIP Umumkan 4 Calon Kepala Daerah

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. (MP/ Dery Ridwansah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri hari ini mengumumkan empat pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang akan bertarung di Pilkada Serentak 2018. Pengumuman empat pasangan calon dilakukan di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jl. Diponegoro, Jakarta, Kamis (4/1).

Empat daerah yang diumumkan Megawati adalah Papua, Lampung, Nusa Tenggara Barat dan Maluku Utara. Dalam pengumuman hari ini, partai berlambang Banteng moncong putih itu mengusung tema pendidikan politik.

Megawati mengatakan, tema ini diambil memiliki pesan kepada seluruh paslon agar memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Megawati mengundang Wali Kota Surabaya, Tri Risma Hariani karena dianggap sebagai contoh yang memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.

Risma dianggap contoh Ibu bagi warga Surabaya karena berhasil memberikan model pendidikan baik bagi partai politik maupun masyarakat yang dipimpinnya.

"Jadi alhamdulillah saya tidak salah pilih. Jadi ya saya kemana-mana saya bangga dong tidak salah memilih ibunya surbaya," ujar Mega.

Presiden kelima ini mengatakan, tema pendidikan perlu ditekankan kepada paslon agar nantinya masyarakat mendapatkan pemahaman mengenai hal tersebut. Hal lainnya agar para calon mengetahui tugas dan tanggugjawabnya sebagai pemimpin daerah.

Mega mengaku, dalam mencari calon kepala daerah tidak asal mencomot. Katanya, partai politik harus bertanggung jawab memberikan pendidikan politik baik yang akan memimpin maupun yang akan dipimpinnya.

Oleh karena hal tersebut, Mega meminta para kepala daerah tidak usah kaget jika nantinya PDIP meminta mereka mengikuti sekolah atau pendidikan politik yang dibuat partai.

"Yang datang calon dari eksternal jangan kaget jadi semua adalah petugas partai. Jadi saya pun petugas partai," tandasnya.

Diketahui, empat paslon yang diumumkan Megawati yakni Cagub Papua, John Wempi Wetipo dan wakilnya Hebel Melkias Suwae. Lampung Cabug Herman HN dan wakilnya Sutono. NTB Cagub Tuan Guru Haji Akhyar Abduh, wakilnya Mori Hanafi. Malut Cagub Abdul Ghani Kasuba dan wakilnya M. Yasin Ali. (Fdi)

#Megawati Soekarnoputri #Tri Rismaharini #PDIP #DPP PDIP #Pilkada 2018
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Indonesia
PKB Tepis Tudingan Deddy Sitorus PDIP, Sebut Koalisi Kompak dan Solid
Partai-partai yang tergabung dalam koalisi saat ini tengah bekerja keras untuk memastikan berbagai program pemerintah berjalan sesuai harapan masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
PKB Tepis Tudingan Deddy Sitorus PDIP, Sebut Koalisi Kompak dan Solid
Indonesia
PDIP Tanggapi Isu Mahasiswa UBK Terima Uang, Singgung Peran Gibran
PDIP menyoroti dugaan mahasiswa UBK yang menerima uang usai bertemu Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka.
Soffi Amira - Selasa, 23 Juni 2026
PDIP Tanggapi Isu Mahasiswa UBK Terima Uang, Singgung Peran Gibran
Indonesia
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Partai Demokrat ikut mempertanyakan posisi politik PDI Perjuangan (PDIP) terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Frengky Aruan - Senin, 22 Juni 2026
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Indonesia
Diserang Soal Posisi Abu-Abu, Politus PDIP Ingatkan Golkar Atasi Pemadaman Listrik di Berbagai Daerah.
“Jika seluruh fraksi di DPR hanya mampu manut dan setuju terhadap eksekutif, apa bedanya dengan era Orde Baru?
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Diserang Soal Posisi Abu-Abu, Politus PDIP Ingatkan Golkar Atasi Pemadaman Listrik di Berbagai Daerah.
Indonesia
PDIP Sebut Bukan Oposisi Tapi Penyeimbang, Partai Golkar Ngaku Tidak Memahami
Sarmuji mengaku belum memahami apa yang dimaksud dengan posisi penyeimbang tersebut. Dia menyerahkan penilaian kepada publik.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
PDIP Sebut Bukan Oposisi Tapi Penyeimbang, Partai Golkar Ngaku Tidak Memahami
Indonesia
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Perdebatan mengenai posisi PDIP mencuat setelah muncul dugaan keterlibatan salah satu kader PDIP, Andi Widjajanto, dalam aksi demonstrasi mahasiswa
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Desakan PDIP Diminta Jadi Oposisi, Ini Kata Sekjen PKS
Indonesia
Kericuhan Diskusi di UGM, PDIP: Akumulasi Kemarahan Mahasiswa Sulit Dihindari
Politisi PDI-P Deddy Sitorus menilai kericuhan dalam diskusi di UGM tidak lepas dari akumulasi kemarahan mahasiswa. Singgung posisi Budiman Sudjatmiko saat ini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Kericuhan Diskusi di UGM, PDIP: Akumulasi Kemarahan Mahasiswa Sulit Dihindari
Indonesia
Rayakan Bulan Bung Karno, PDIP Dorong Apresiasi Film Indonesia Lewat 'Ghost in the Cell'
Kulturanesia menggelar pemutaran film Ghost in the Cell dalam rangka merayakan bulan Bung Karno.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
Rayakan Bulan Bung Karno, PDIP Dorong Apresiasi Film Indonesia Lewat 'Ghost in the Cell'
Indonesia
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai tantangan yang dihadapi Presiden Prabowo Subianto merupakan warisan dari pemerintahan Jokowi.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Indonesia
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
"PDI Perjuangan sangat mengkhawatirkan terhadap menguatnya militerisme. Kita juga menolak berbagai bentuk pembungkaman terhadap komponen masyarakat yang kritis," kata Hasto
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
Bagikan