Film

Tak Mau Jadi Pekerja Suruhan, Alasan Quentin Tarantino Tolak Garap Film Bersama Marvel

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Senin, 07 November 2022
Tak Mau Jadi Pekerja Suruhan, Alasan Quentin Tarantino Tolak Garap Film Bersama Marvel

Quentin Tarantino ungkap alasannya tak pernah mau menggarap film bersama Marvel. (Foto: Instagram/@Tarantinoxx)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

QUENTIN Tarantino nama besar di dunia film Hollywood. Hampir mustahil bagi pelaku dan penikmat dunia film membayangkan Hollywood tanpa terlintas namanya.

Penulis dan sutradara asal Amerika Serikat ini banyak bergabung dalam produksi film-film seperti Kill Bill, Once Upon A Time in Hollywood, Pulp Fiction, dan Inglorious Bastards yang kontroversial itu. Uniknya, ia justru tak pernah bergabung dalam penggarapan film Marvel yang laku keras di seluruh dunia. Kenapa, ya?

Mengacu laman NME, Tarantino beri tahu alasan utama ia tak pernah tertarik untuk menggarap film superhero bersama Marvel. Baru-baru ini dalam wawancaranya bersama media Los Angeles Times, sutradara kelahiran 1963 itu secara gamblang menyebutkan bahwa film Marvel bukan pekerjaan yang tepat untuk orang selevel dirinya.

Baca juga:

Quentin Tarantino Mungkin Membuat 'Kill Bill 3'

tarantino
Tarantino menilai menggarap film superhero bersama Marvel hanya untuk pekerja suruhan. (Foto: Instagram/@Tarantinoxx)

"Kamu harus menjadi pekerja suruhan untuk bisa melakukan itu. Dan aku bukanlah pekerja suruhan. Aku juga bukan seseorang yang mencari pekerjaan," tukas Tarantino seperti yang diterjemahkan dari NME, Jumat (5/11).

Lebih jauh, Tarantino membandingkan hal ini dengan kondisi industri hiburan Amerika pada masa lalu. Dulu banyak Auteur, sebutan bagi pembuat film yang memiliki pengaruh besar, merasa senang ketika tayangan ber-genre musical studio ditolak pada 1960-an.

Tarantino kemudian menyebut bahwa pasti banyak pula pembuat film modern yang merasa demikian terhadap tontonan superhero.

Menurutnya, film gaya superhero saat ini sudah terlalu banyak. Ini lantas menjadi tren di berbagai negara termasuk Indonesia. Insan film berlomba-lomba merilis film tentang hero karena merasa hal inilah yang laku di pasaran.

Baca juga:

Video Musik ‘Dedare Tanjung’ Sundancer Terinspirasi dari Quentin Tarantino

tarantino
Film bertema superhero sudah terlalu banyak saat ini, tetapi sayangnya tak ada lagi yang benar-benar sukses setelah 2019 menurut Tarantino. (Foto: Instagram/@Tarantinoxx)

Sebagai sutradara dan penulis skrip, Tarantino memandang bahwa tak ada lagi film superhero yang benar-benar sukses setelah 2019. Meski begitu, tren film superhero belum akan berakhir dalam waktu dekat. Demikian menurut Tarantino.

Ketidaksukaannya terhadap film superhero Marvel sebenarnya sudah bermula sejak 2020. Bagi Tarantino, tontonan ini dibuat oleh 'konglomerat hiburan' yang namanya telah tersohor di seluruh dunia.

Dalam sekali lihat pun, orang-orang sudah bisa tahu kekhasan dan DNA dari film ini. Entah itu besutan Marvel Comics, Star Wars, Godzilla, maupun James Bond.

Tersebab itulah, orang-orang jadi terus 'meminta' tontonan tentang superhero. Pasar pun jadi berfokus ke sana dan film yang diputar di bioskop terus berkisah tentang hal tersebut. Terlepas dari sisi negatifnya, Tarantino juga sempat menyebut bahwa ia senang karena industri film bisa maju saat ini. (mcl)

Baca juga:

Sudah Nonton Film Terbaik Dekade 2010-an Menurut Quentin Tarantino?

#Quentin Tarantino #Film Hollywood #Sutradara
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
Buku 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' Diadaptasi Jadi Film, Wregas Bhanuteja Pimpin Produksi
Buku best seller 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' karya dr. Andreas Kurniawan akan diadaptasi menjadi film oleh Wregas Bhanuteja.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Buku 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' Diadaptasi Jadi Film, Wregas Bhanuteja Pimpin Produksi
ShowBiz
Sutradara 'Filosofi Teras' Ungkap Relevansi Stoisisme dengan Kehidupan Anak Muda
Sutradara Filosofi Teras Affandi Abdul Rachman mengungkap relevansi Stoisisme dengan kehidupan anak muda, termasuk soal kendali dan overthinking.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Sutradara 'Filosofi Teras' Ungkap Relevansi Stoisisme dengan Kehidupan Anak Muda
Fun
Mati Suri 13 Tahun! Sekuel World War Z Hidup Lagi Bersama Brad Pitt
Sekuel film World War Z resmi digarap kembali! Brad Pitt dipastikan membintangi proyek yang kini disutradarai Edward Berger ini. Cek info lengkapnya!
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Mati Suri 13 Tahun! Sekuel World War Z Hidup Lagi Bersama Brad Pitt
ShowBiz
Amy Madigan Gabung Film 'The Comebacker', Film Bisbol Terbaru Tom Hanks
Amy Madigan bergabung dalam film 'The Comebacker' bersama Tom Hanks dan Callum Turner. Film Sony Pictures ini diadaptasi dari cerita Dave Eggers.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Amy Madigan Gabung Film 'The Comebacker', Film Bisbol Terbaru Tom Hanks
ShowBiz
'Days of Thunder' Kembali, Tom Cruise dan Anne Hathaway Siap Bawa Balap NASCAR ke Layar Lebar
Anne Hathaway bergabung dengan Tom Cruise dalam sekuel Days of Thunder. Film balap NASCAR ini dijadwalkan tayang 2 Juni 2028 dalam format IMAX dan premium.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 31 Agustus 2026
'Days of Thunder' Kembali, Tom Cruise dan Anne Hathaway Siap Bawa Balap NASCAR ke Layar Lebar
Lifestyle
Petualangan Brad Pitt Kembali Perankan Karakter Ikonik Cliff Booth, Bisakah Kembali Berjaya?
Film Once Upon a Time in Hollywood yang dirilis pada 2019, menjadi salah satu karya Tarantino yang mendapat perhatian besar.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Petualangan Brad Pitt Kembali Perankan Karakter Ikonik Cliff Booth, Bisakah Kembali Berjaya?
ShowBiz
Trailer Perdana Film 'Children of Blood and Bone' Dirilis, Thuso Mbedu hingga Viola Davis Bintangi Adaptasi Novel Fantasi Tomi Adeyemi
Trailer perdana Children of Blood and Bone resmi dirilis. Film adaptasi novel Tomi Adeyemi ini menghadirkan Thuso Mbedu, Viola Davis, Idris Elba, Cynthia Erivo, dan dunia fantasi Orïsha.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Trailer Perdana Film 'Children of Blood and Bone' Dirilis, Thuso Mbedu hingga Viola Davis Bintangi Adaptasi Novel Fantasi Tomi Adeyemi
ShowBiz
Nia Dinata Garap 'Berbagi Suami 2.0', Angkat Luka Perempuan dan Anak akibat Poligami
Nia Dinata kembali menghadirkan Berbagi Suami 2.0. Film ini mengangkat isu poligami, perselingkuhan, serta dampak emosional terhadap perempuan dan anak-anak.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
Nia Dinata Garap 'Berbagi Suami 2.0', Angkat Luka Perempuan dan Anak akibat Poligami
ShowBiz
Film Baru Adam Driver dan Scarlett Johansson 'Paper Tiger' Jadi Pembuka Festival Film New York, Raih Sambutan Meriah di Cannes
Drama kriminal Paper Tiger garapan James Gray resmi menjadi film pembuka Festival Film New York ke-64. Dibintangi Adam Driver, Scarlett Johansson, dan Miles Teller.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 Juli 2026
Film Baru Adam Driver dan Scarlett Johansson 'Paper Tiger' Jadi Pembuka Festival Film New York, Raih Sambutan Meriah di Cannes
ShowBiz
Arsip Langka Film 'Dune' David Lynch Dijual Rp 602 Juta, Berisi Materi Produksi Eksklusif
Warisan kreatif David Lynch kembali menjadi sorotan. Arsip langka produksi Dune (1984) yang berisi foto eksklusif dan karya seni konsep kini dijual degan harga fantastis.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 18 Juli 2026
Arsip Langka Film 'Dune' David Lynch Dijual Rp 602 Juta, Berisi Materi Produksi Eksklusif
Bagikan