Pilkada Serentak

Anak Pencetus Mobil Esemka Gagal Dapat Rekomendasi PDIP di Pilkada Klaten

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 21 Februari 2020
 Anak Pencetus Mobil Esemka Gagal Dapat Rekomendasi PDIP di Pilkada Klaten

Ida Hartono (kanan) mendaftar bakal cawabup Pilkada Klaten di DPD PDIP Jawa Tengah. (Istimewa/DPD PDIP Jawa Tengah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP mengeluarkan rekomendasi di Pilkada Klaten, Jawa Tengah pada pasangan bakal cabup dan cawabup Sri Mulyani-Aris Prabowo.

Sri Mulyani sendiri merupakan bupati petahana mencalonkan lagi maju sebagai cawabup di Pilkada 2020. Sebelum rekomendasi jatuh, sempat muncul nama sosok Ida Hartono yang berani menantang petahana.

Baca Juga:

Hasto Sebut Tren Elektabilitas Gibran dan Bobby Terus Meningkat

Ida adalah sosok anak dari Sukiyat, pemilik sebuah bengkel karoseri mobil di Klaten, Jawa Tengah dan menjadi pencetus Mobil Esemka yang melambungkan nama Presiden Jokowi saat masih menjadi Wali Kota Solo periode 2005-2010.

Pencetus Mobil Esemka Sukiyat tak sakit hati anaknya tak dapat rekomendasi dari PDIP
Sukiyat pencetus mobil Esemka yang saat ini punya pabrik perakitan di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. (MP/Ismail)

Meski sudah jadi rahasia umum Sukiyat sangat dekat dengan Jokowi, ternyata, DPP PDIP tak memberi rekomendasi untuk anak Sukiyat itu. Karena dianggap dekat, Sukiat sampai diundang khusus Presiden Jokowi saat peresmian Pabrik Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah pada tanggal 6 September 2019 lalu.

Meskipun demikian, Sukiyat tidak merasa sakit hati pada Jokowi dan DPP PDIP yang tidak memberikan rekomendasi pada anaknya di Pilkada Klaten.

"Saya tidak sakit hati. Justru saya legawa putranya (Ida) gagal mendapatkan rekomendasi dari DPP PDIP," ujar Sukiat, Kamis (20/2).

Mobil Esemka buatan Sukiyat saat dijalankan Presiden Jokowi
Presiden Jokowi menjajal mobil pikap Esemka di pabrik PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. (MP/Ismail)

Sukiat menjelaskan putranya Ida Hartono yang merupakan Direktur PT Kiat Motor Klaten berkeinginan maju di Pilkada Klaten sebagai bakal cawabup karena ingin mengabdi pada masyarakat Klaten. Ia pun tidak mempermasalahkan jika airnya DPP PDIP lebih mempercayakan pada pasangan Sri Mulyani dan Aris Prabowo.

"Tidak ada rasa kecewa. Ini bagian dari dinamika politik jadi harus diterima. Anak saya (Ida) sudah berjuang mendaftar bakal cawabub di DPD PDIP Jawa Tengah," kata dia.

Baca Juga:

2024 Tahun Regenerasi, Megawati Minta Yang Tua Dorong Anak-anak Muda

Sukiat mengatakan anaknya Ida tetap berkomitmen mematuhi aturan partai dan membangun Kabupaten Klaten sesuai kemampuan yang ada sekarang.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Ini Nama 49 Calon Kepala Daerah yang Diusung PDIP di Pilkada Serentak 2020

#Esemka #Pilkada Serentak #DPP PDIP #PDI Perjuangan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Rano Karno memandang kaum pekerja sebagai elemen vital yang menentukan arah ekonomi daerah
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Indonesia
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Di Indonesia sendiri, sejarah perjuangan buruh juga memiliki perjalanan panjang sejak masa kolonial ketika buruh mengalami berbagai bentuk penindasan, termasuk kerja paksa dan upah yang tidak manusiawi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Indonesia
PDIP Desak Pemerintah Kuasai Teknologi Prediksi Bencana Secara Akurat untuk Cegah Korban Jiwa
Sejalan dengan visi partai, PDIP terus mengusung agenda Politik Ekologi melalui gerakan 'Merawat Pertiwi' yang fokus pada penjagaan hutan, sungai, dan disiplin tata ruang
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Februari 2026
PDIP Desak Pemerintah Kuasai Teknologi Prediksi Bencana Secara Akurat untuk Cegah Korban Jiwa
Indonesia
Pejabat OJK Mundur Massal, PDIP: Bentuk Tanggung Jawab Moral dan Keteladanan Baru
Hasto Kristiyanto mengapresiasi langkah sejumlah pejabat teras Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) mengundurkan diri
Frengky Aruan - Sabtu, 31 Januari 2026
Pejabat OJK Mundur Massal, PDIP: Bentuk Tanggung Jawab Moral dan Keteladanan Baru
Indonesia
Nama Megawati Ikut Terseret di Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, PDIP Pasang Badan
Deddy Sitorus menegaskan bahwa persoalan ijazah seharusnya diselesaikan melalui mekanisme hukum dan etika
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Januari 2026
Nama Megawati Ikut Terseret di Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, PDIP Pasang Badan
Indonesia
Kader PDIP Sebut Serangan Ahmad Ali ke Jokowi Adalah Order Busuk Agar Aman dari KPK
Ariyadi menegaskan bahwa menyeret-nyeret PDIP dalam narasi yang tidak berdasar hanya menunjukkan upaya memutarbalikkan fakta
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 22 November 2025
Kader PDIP Sebut Serangan Ahmad Ali ke Jokowi Adalah Order Busuk Agar Aman dari KPK
Indonesia
Pemerintah Mengesahkan Kepengurusan DPP PDIP 2025–2030 dalam Waktu Singkat
Pareira menjelaskan bahwa proses pengesahan ini berjalan cepat karena PDIP telah mendaftar secara daring
Angga Yudha Pratama - Kamis, 11 September 2025
Pemerintah Mengesahkan Kepengurusan DPP PDIP 2025–2030 dalam Waktu Singkat
Indonesia
Jokowi Menangi Gugatan Wanprestasi Mobil Esemka, Penggugat Masih tak Menyerah
Jokowi memenangi gugatan wanprestasi mobil Esemka. Penggugat Jokowi, Aufaa Luqmana, masih tak menyerah. Ia akan mempertimbangkan langkah hukum berikutnya.
Soffi Amira - Kamis, 28 Agustus 2025
Jokowi Menangi Gugatan Wanprestasi Mobil Esemka, Penggugat Masih tak Menyerah
Indonesia
Jokowi Menang Gugatan Wanprestasi Mobil Esemka, Penggugat tak Ajukan Banding
Jokowi memenangkan gugatan wanprestasi mobil Esemka. Pihak penguggat, Aufaa Luqmana, tidak akan mengajukan banding dan menghormati keputusan pengadilan.
Soffi Amira - Rabu, 27 Agustus 2025
Jokowi Menang Gugatan Wanprestasi Mobil Esemka, Penggugat tak Ajukan Banding
Indonesia
Ribka Tjiptaning: Kematian Raya Akibat Cacingan Akut Jadi Tamparan Keras untuk Pemerintah
Ribka menyerukan kepada anggota DPR agar isu kesehatan anak tidak dijadikan panggung politik.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Agustus 2025
Ribka Tjiptaning: Kematian Raya Akibat Cacingan Akut Jadi Tamparan Keras untuk Pemerintah
Bagikan