Anak Jeremy Thomas Resmi Jadi Tersangka

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 18 Juli 2017
Anak Jeremy Thomas Resmi Jadi Tersangka

Jeremy Thomas (kiri) bersama anaknya Axel Matthew. (Instagram/axelmatthewthomas)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih - Polisi menetapkan anak Jeremy Thomas, Axel Matthew Thomas sebagai tersangka kasus penyalahgunaan narkotika jenis Happy Five (H5). Axel sudah dicekal untuk tidak berpergian ke luar negeri.

"Yang bersangkutan (Axel) sudah ditetapkan sebagai tersangka pengguna narkotika. Tadi pagi yang bersangkutan mau berangkat ke Singapura, sudah kita lakukan pencekalan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Selasa (18/7).

Penetapan status Axel sebagai tersangka berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan pada Senin (17/7) kemarin. Selain itu, keterangan saksi-saksi dan bukti lain transfer pemesanan happy five telah memenuhi untuk Axel dinaikkan statusnya sebagai tersangka.

Namun, hingga kini Axel belum dilakukan penahanan oleh polisi. Axel masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Pondok Indah. "Yang bersangkutan tadi mau ke Singapura untuk berobat," ucap Argo.

Kasus ini bermula pada jumat (14/7) ketika tim Satuan Resers Narkoba dan bea cukai Bandara Soekarno Hatta menggagalkan penyelundupan sebanyak 1118 Strip narkotika jenis Happy Five (H5). Ribuan strip H5 itu dibawa diketahui dibawa oleh dua orang warga negara Malaysia berinisial JV dan DRW. happy five itu dimasukkan kotak panadol.

Dari keduanya, terungkap bahwa barang haram itu sudah dipesan oleh lima orang. Satu dari lima orang pemesan itu adalah Axel Matthew. Bahkan, Axel sudah mentransfer uang untuk membeli H5 dari JV dan DRW.

"Pemesan tadi sudah transfer duit Rp1,5 juta untuk pembelian happy 5 pada tersangka saat tersangka sedang dimalaysia itu. Bukti transfer ada, sudah kita dapatkan," jelas Argo, kemarin.

Dari situ, penyelidikan berkembang hingga dilakukan penangkapan oleh Satnarkoba Polres Soetta terhadap Axel di Hotel Kristal, Cilandak. Petugas terlibat pergumulan dengan Axel hingga Jeremy mendatangi lokasi penggerebekan.

Polisi sendiri tak mempermasalahkan adanya laporan dari pihak Jeremy terhadap anggota Polres Bandar Soetta. Kasus Axel sendiri tetap akan dilanjutkan.

"Yang bersangkutan anaknya Jeremy Thomas kita kenakan undang-undang psikotropika," kata Argo.(Ayp)

#Jeremy Thomas #Axel Matthew Thomas #Kasus Narkoba #Kasus Narkoba Artis
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Terciduk Kasus Narkoba Lagi, Aktor Revaldo Kenal Bandar di Tempat Rehab
Aktor Revaldo Fifaldi Surya Permana kembali tersandung kasus narkoba untuk keempat kalinya.
Wisnu Cipto - Jumat, 28 Agustus 2026
Terciduk Kasus Narkoba Lagi, Aktor Revaldo Kenal Bandar di Tempat Rehab
Indonesia
Lagi Banyak Pikiran, Motif Aktor Revaldo Kembali Pakai Narkoba Biar Badan Fit
Motif yang melatarbelakangi selebritas Revaldo Fifaldi Surya Permana kembali tersandung kasus narkoba mulai terkuak, setelah tiga kali terjerat kasus yang sama.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
Lagi Banyak Pikiran, Motif Aktor Revaldo Kembali Pakai Narkoba Biar Badan Fit
Indonesia
'Profil Karier Narkoba' Aktor Revaldo 4 Kali Tersandung Sabu: 2 Kali Dibui, Sekali Rehab
Aktor Revaldo kembali ditangkap polisi di Jakarta Barat karena penyalahgunaan sabu. Penangkapan ini menjadi kasus narkoba keempat yang menjeratnya sejak 2006.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
'Profil Karier Narkoba' Aktor Revaldo 4 Kali Tersandung Sabu: 2 Kali Dibui, Sekali Rehab
Indonesia
Pramono Dukung Penggerebekan Narkoba di Kampung Bahari: Jadi Pembelajaran bagi Warga
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendukung penggerebekan narkoba BNN di Kampung Bahari. Tiga tersangka ditangkap dalam operasi tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Pramono Dukung Penggerebekan Narkoba di Kampung Bahari: Jadi Pembelajaran bagi Warga
Indonesia
Dibuntuti dari Kampung Bahari, 'Bos Gendut' Pemilik 98 Kg Sabu Akhirnya Ditangkap di Salon
BNN menangkap MR alias 'Bos Gendut', buronan kasus kepemilikan 98 kg sabu. MR ditangkap di salon Mangga Besar setelah dibuntuti dari Kampung Bahari.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Dibuntuti dari Kampung Bahari, 'Bos Gendut' Pemilik 98 Kg Sabu Akhirnya Ditangkap di Salon
Indonesia
'Bos Gendut' Kampung Bahari Akhirnya Tumbang: BNN Sita Senpi, Emas Batangan, Hingga 98 Kg Sabu
Operasi pembersihan sarang narkoba di Kampung Bahari sempat memanas
Angga Yudha Pratama - Kamis, 13 Agustus 2026
'Bos Gendut' Kampung Bahari Akhirnya Tumbang: BNN Sita Senpi, Emas Batangan, Hingga 98 Kg Sabu
Indonesia
BNN Tangkap Bandar Narkoba MR di Kampung Bahari, Sita Uang Rp 1,277 Miliar
BNN menangkap bandar narkoba MR di Kampung Bahari, Jakarta Utara. Dari pengembangan TPPU, disita uang Rp 1,277 miliar dan aset Rp 39,950 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
BNN Tangkap Bandar Narkoba MR di Kampung Bahari, Sita Uang Rp 1,277 Miliar
Indonesia
Pilot Malaysia Diduga Bawa Urine Cadangan untuk Kelabui Tes Narkoba di Bandara Soetta
Pilot Malaysia yang ditangkap di Bandara Soetta, ternyata membawa urine cadangan untuk mengelabui tes narkoba.
Soffi Amira - Senin, 03 Agustus 2026
Pilot Malaysia Diduga Bawa Urine Cadangan untuk Kelabui Tes Narkoba di Bandara Soetta
Indonesia
Bareskrim Bongkar Modus Pilot Malaysia Bawa 70.114 Butir Ekstasi dan Sabu dalam Koper
Bareskrim Polri mengungkap modus pilot Malaysia berinisial MSBO yang menyelundupkan 70.114 butir ekstasi dan sabu melalui Bandara Soekarno-Hatta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Bareskrim Bongkar Modus Pilot Malaysia Bawa 70.114 Butir Ekstasi dan Sabu dalam Koper
Indonesia
7 Anggota Polres Tangsel Diperiksa Bareskrim, Wakapolres Belum Terima Informasi Lengkap
Tujuh anggota Polres Tangsel diperiksa Bareskrim. Namun, Wakapolres Tangsel belum menerima informasi lengkap.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
7 Anggota Polres Tangsel Diperiksa Bareskrim, Wakapolres Belum Terima Informasi Lengkap
Bagikan