Anak Indonesia Punya Nama di Lomba Lukis Anak Internasional

Muchammad YaniMuchammad Yani - Sabtu, 24 Februari 2018
Anak Indonesia Punya Nama di Lomba Lukis Anak Internasional

Lukisan alam menyelamatkan dorinya sendiri melalui tangan kita (MP/Ikhsan Digdo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

LUKISAN berfungsi sebagai media ekspresif untuk memandang dunia. Setiap goresan pada lukisan dapat mewakili perasaan dan segala hal yang ingin di ekspresikan. Untuk itu, Kao Indonesia mengajak anak-anak lewat lomba melukis lingkungan tentang harapan dunia yang lebih baik.

Lomba melukis yang telah dihelat untuk ke-8 kalinya ini juga merupakan bagian dari komitmen Kao untuk menciptakan lingkungan sehat dan bersih. Tema yang diusung ialah Eco Together.

Partisipasi dan antusiasme para anak Indonesia terbukti dengan prestasi yang didapat oleh dua anak Indonesia mendapatkan gelar juara dalam perlombaan internasional ini.

Viola Arielle Suliandy (13) mendapatkan gelar juara dengan judul lukisan 'Alam Menyelamatkan Dirinya Sendiri Melalui Tangan Kita'. Sementara I Wayan Amerta Nur Pradnyana (15) dengan karya berjudul 'Reuse'.

Pengharagaan kepada Viola Arielli Suliandy (MP/Ikhsan Digdo)
Pengharagaan kepada Viola Arielli Suliandy (MP/Ikhsan Digdo)

"Anak-anak akan mendukung perbuatan Indonesia lebih baik lagi. Saya harap anak-anak dapat menjaga Indonesia. Dan saya berharap anak-anak akan menjadi pemimpin untuk hidup bersih ke depannya," ungkap Michio Koike ,President Director PT Kao Indonesia, dalam acara pengumuman pemenang lomba tersebut di Pullman Hotel, Jakarta Barat, Sabtu (24/2).

Tidak sampai situ saja prestasi yang dimiliki anak Indonesia. Dalam perlombaan tersebut, Indonesia juga tercatat sebagai negara dengan pengirim karya terbanyak dengan angka 3.703 lukisan. Hal ini membuktikan partisipasi anak Indonesia yang amat tinggi dalam berkarya.

Lebih lanjut, proses pengumuman telah dilakukan pada tanggal 30 November 2017. Pemenang kategori 'Planet Earth Grand Prix' dan 'Kao Prize' dari seluruh dunia diundang ke Tokyo Jepang, untuk berpartisipasi dalam acara penyerahan hadiah dan penghargaan.

Dalam acara yang sama, Kao Indonesia juga mengumunkan kelanjutan kerjasama dengan Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) lewat program Anak Kao. Program ini bertujuan untuk mendidik anak menjadi semakin kreatif dan paham menjaga kebersihan ligkingan.

Michio Koike (MP/Ikhsan Digdo)
Michio Koike (MP/Ikhsan Digdo)

"Ini hal simple tapi kedepannya ketika dewasa bisa mempengaruhi kedewasaan mereka," sambar Sulistyaning palupijati, Head of Partnership Yayasan Cinta Anak Bangsa.

Acara ini ditutup dengan pemberian penghargaan kepada Viola dan Wayan. Tidak lupa untuk tiga sekolah yang berpartisipasi mengirim banyak lukisan dalam lomba tersebut. Di antara ketiga sekolah itu ialah MTS Negeri 1 Pasuruan (907 lukisan), SMP Muhammadiyah 1 Yogyakarta (434 lukisan), dan SMPN 2 Bangil Pasuruan (425 lukisan).

Acara ditutup oleh Jenny Bunanta selaku komisaris PT Kao Indonesia.

"Selamat kepada ade-ade yang berhasil menang dalam lomba ini. Kalian adalah seniman cilik yang berbakat," tutupnya. (Ikh)

#Lukisan #Pameran Lukisan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Dua Maling Lukisan Renoir masih Buron, Diduga Kebingungan Jual Hasil Curian
Kantor wali kota menyatakan segala upaya yang memungkinkan sedang dilakukan untuk menemukan para pencuri dan memulihkan kedua lukisan yang hilang.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Dua Maling Lukisan Renoir masih Buron, Diduga Kebingungan Jual Hasil Curian
Dunia
Museum Renoir di Prancis Dibobol Maling, Empat Lukisan Senilai Rp185 Miliar Raib
Museum Auguste Renoir di Cagnes-sur-Mer, Prancis, dibobol pencuri. Sedikitnya empat lukisan dilaporkan raib.
Yusuf Abdillah - Selasa, 08 September 2026
Museum Renoir di Prancis Dibobol Maling, Empat Lukisan Senilai Rp185 Miliar Raib
Indonesia
Pameran SBY Art Community 2026 Dibuka di TIM, Pramono Soroti Kolaborasi Indonesia-Jerman
Pramono Anung membuka Pameran SBY Art Community 2026 di TIM. Pameran Art for Peace and a Better Future mempertemukan seniman Indonesia dan Jerman.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 Agustus 2026
Pameran SBY Art Community 2026 Dibuka di TIM, Pramono Soroti Kolaborasi Indonesia-Jerman
Berita
Lukisan Denny JA Diberkati Paus Fransiskus, Nilainya Diprediksi Melonjak Sangat Tinggi
Lukisan Denny JA jadi sorotan usai diberkati Paus Fransiskus di Galeri Nasional. Analisis AI memperkirakan nilainya hingga Rp 34 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
Lukisan Denny JA Diberkati Paus Fransiskus, Nilainya Diprediksi Melonjak Sangat Tinggi
Indonesia
Hujan Deras Tak Hentikan SBY Melukis Bengawan Solo, Libatkan Mahasiswa ISI Surakarta
SBY tetap melukis Bengawan Solo meski hujan deras di Solo. Ia menyebut hujan sebagai berkah saat melukis bersama mahasiswa ISI Surakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Hujan Deras Tak Hentikan SBY Melukis Bengawan Solo, Libatkan Mahasiswa ISI Surakarta
ShowBiz
Lukisan Pertama 'Star Wars' Terjual Rp 64,9 Miliar dalam Lelang, Catat Rekor Harga Memorabilia
Lukisan yang dibuat hampir 50 tahun lalu ini kemudian direproduksi menjadi poster film ikonis tersebut.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Desember 2025
Lukisan Pertama 'Star Wars' Terjual Rp 64,9 Miliar dalam Lelang, Catat Rekor Harga Memorabilia
Fun
ARTSUBS 2025 Hadirkan Ragam Material dan Teknologi dalam Ruang Seni yang Lentur
ARTSUBS 2025 resmi dibuka mulai 2 Agustus hingga 7 September 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Agustus 2025
ARTSUBS 2025 Hadirkan Ragam Material dan Teknologi dalam Ruang Seni yang Lentur
Indonesia
Sambut SBY dan Pelukis Jerman, Pramono: Kolaborasi Melukis Ikon Jakarta
SBY turut mendampingi Christopher dan SBY Art Community melukis Monas dari lantai 23 Grha Ali Sadikin, Balai Kota Jakarta
Wisnu Cipto - Selasa, 29 Juli 2025
Sambut SBY dan Pelukis Jerman, Pramono: Kolaborasi Melukis Ikon Jakarta
Indonesia
Genre Imajinasi Nusantara, Lukisan Denny JA yang Terlahir dari Budaya Lokal hingga AI
Genre Imajinasi Nusantara merupakan lukisan karya Denny JA. Lukisan ini tampil sebagai manifesto estetika digital Nusantara.
Soffi Amira - Minggu, 20 Juli 2025
Genre Imajinasi Nusantara, Lukisan Denny JA yang Terlahir dari Budaya Lokal hingga AI
Fun
Lukisan, Harapan, dan Kebaikan: Ekspresi Tulus Pelukis Gadis Dharsono di Pameran 'Joy in Color'
Pameran 'Joy in Color' Gadis Dharsono berlangsung dari 11 hingga 26 Juli 2025 di ruang galeri IFI Wijaya, Jakarta Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 13 Juli 2025
Lukisan, Harapan, dan Kebaikan: Ekspresi Tulus Pelukis Gadis Dharsono di Pameran 'Joy in Color'
Bagikan