MerahPutih.com - PDIP tidak terima dengan pernyataan Politikus senior PAN Amien Rais memuji Capres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto sebagai titisan Sukarno, Bung Hatta dan Bung Tomo.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan ucapan Amien yang menyebut Prabowo memiliki karakter tegas, visioner dan berkharisma layaknya ketiga tokoh nasional itu sangat aneh.
Apalagi, kata Hasto, tampilan pribadi Prabowo kini malah semakin temperamental, terjebak pada memori berbagai persoalan lama dan watak kampanyenya yang jauh dari politik kebaikan. Bahkan, partai besutan Megawati Soekarnoputri itu dengan geramnya menuding gaya kampanye Prabowo manipulatif.
"Ketika jumlah massa yang di GBK dengan kapasitas maks 170 ribu pun diklaim lebih dari 1 juta, maka kita bisa paham, katakter pemimpin manipulatif tersebut justru akan direspons negatif oleh rakyat," kata Hasto dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (11/4/2019).
Hasto melanjutkan, apa yang ditampilkan sebagai komunikasi politik Tim Prabowo-Sandi adalah manifestasi psikologis cermin kepanikan dan ketidakmampuannya mengatasi penumpang gelap.
Menurut Hasto, publik paham di belakang Prabowo-Sandi tersembunyi agenda terselubung akibat adanya dukungan simpatisan ISIS dan dukungan dari mereka yang dari segi pemikiran politik berbeda dengan Pancasila sebagai Jiwa dan karakter bangsa.
"Kampanye di GBK menunjukkan kuatnya eksklusivitas yang berbeda dengan watak dan kepribadian bangsa yang begitu inklusif. Rakyat terus mencatat bagaimana saat kampanye di Cianjur, Pak Prabowo menggunakan mobil eks donatur ISIS berpelat nomor B2 64RIS. Atas dasar tampilan kampanye ekstra eklusif tersebut, munculah banyak tulisan di sosial media, bagaimana dalam kampanye Di GBK, Gerindra dikudeta oleh PKS," tutup Hasto. (Knu)