Merahputih.com - Agen kecerdasan buatan (AI) milik Meta, Muse, menghadapi penolakan dari Amazon.
Raksasa e-commerce tersebut dilaporkan memblokir akses Muse ke platform belanjanya karena alasan privasi dan keamanan.
Mengutip Engadget, pengguna yang meminta Muse berbelanja di Amazon akan menerima pemberitahuan bahwa akses oleh agen AI yang tidak sah melanggar ketentuan penggunaan Amazon.
Baca juga:
Meta Muse Melesat, 2,5 Juta Unduhan dalam 13 Hari, Kalahkan ChatGPT
Amazon sebelumnya disebut telah meminta Meta secara sukarela mengecualikan situsnya dari jangkauan Muse. Namun, permintaan tersebut tidak dipenuhi sehingga Amazon akhirnya memilih memblokir.
Mengapa Amazon Blokir Muse?
Meta meluncurkan Muse pada awal September sebagai agen AI pribadi yang dirancang untuk membantu pengguna menyelesaikan berbagai tugas secara langsung.
Muse tidak hanya memberikan jawaban seperti chatbot pada umumnya. Agen AI tersebut juga dapat menjalankan sejumlah aktivitas, termasuk mengisi formulir, mengirim email, hingga berbelanja secara daring.
Baca juga:
Meta One Resmi Hadir di Indonesia, Ini Daftar Harga dan Paketnya
Untuk transaksi, Muse dapat menggunakan kartu pembayaran sekali pakai. Namun, Amazon dilaporkan keberatan karena Muse tidak memperkenalkan dirinya sebagai agen AI ketika menjelajahi situs Amazon.
Amazon juga menilai keberadaan agen tersebut dapat menimbulkan risiko terhadap privasi dan keamanan, terutama terkait akses serta penyimpanan informasi pelanggan.
Baca juga:
Meta Muse Resmi Meluncur, AI Agent Ini Bisa Kirim Email hingga Berbelanja
Shopify Justru Gandeng Meta
Sementara Amazon memilih memblokir Muse, Shopify mengambil langkah berbeda.
Perusahaan e-commerce tersebut justru bekerja sama dengan Meta untuk mendukung pembayaran melalui agen AI di berbagai toko online yang menggunakan platform Shopify.