Merahputih.com - Aplikasi AI milik Meta, Muse, mencatat pencapaian besar tak lama setelah diluncurkan.
Aplikasi tersebut kini menjadi aplikasi iOS gratis terpopuler di Amerika Serikat (AS), bahkan mengungguli ChatGPT milik OpenAI.
Baca juga:
Meta Muse Resmi Meluncur, AI Agent Ini Bisa Kirim Email hingga Berbelanja
Muse resmi meluncur pada 8 September dan telah mencatat sekitar 2,5 juta unduhan dalam 13 hari pertama.
Agen AI Pribadi
Meta mengembangkan Muse bukan sekadar sebagai chatbot, melainkan sebagai agen AI pribadi yang dapat menjalankan berbagai tugas digital atas perintah pengguna.
Layanan ini tersedia melalui iOS, Android, web, hingga WhatsApp.
Muse dapat membantu pengguna melakukan sejumlah aktivitas, mulai dari mengatur jadwal pertemuan, mengisi formulir elektronik, mengirim email, memesan transportasi, hingga berbelanja secara daring.
Baca juga:
Meta One Resmi Hadir di Indonesia, Ini Daftar Harga dan Paketnya
Muse Dirancang untuk Menjalankan Tugas
Berbeda dari chatbot AI konvensional yang umumnya memberikan jawaban berbasis percakapan, Muse dirancang untuk mengambil tindakan secara langsung.
Meski memiliki kemampuan tersebut, Meta menerapkan sejumlah pembatasan untuk melindungi pengguna. Muse tidak mengakses kata sandi maupun informasi pembayaran secara langsung.
Untuk tugas yang dianggap sensitif, agen AI tersebut juga akan meminta konfirmasi pengguna sebelum melanjutkan proses.