Kejutan, Meta Kenalkan Perangkat AI Portabel Muse Charm

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
 Kejutan, Meta Kenalkan Perangkat AI Portabel Muse Charm

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — CEO of Meta Mark Zuckerberg muncul dalam sebuah acara pengumuman kejutan. Acara tahunan yang digelar pada Rabu (23/9) itu memamerkan sebuah gawai genggam kecil bernama Meta Charm untuk menggunakan asisten AI terbaru mereka Muse.

Meta menyebut Charm akan siap dikirimkan untuk liburan Desember mendatang. Namun, Meta belum membeberkan harga Charm. Perangkat AI ini memiliki ukuran yang mirip dengan wadah Apple AirPods.





Umumkan Kacamata VR tanpa Kamera



Raksasa media sosial tersebut juga memperkenalkan kacamata virtual-reality (VR) untuk digunakan bersama konsol VR, serta sepasang kacamata pintar tanpa kamera untuk penggunaan sehari-hari. Langkah ini dirancang untuk meredam kecaman privasi yang kian meningkat terhadap perangkat AI yang dapat mengambil video dan foto orang lain tanpa izin.

Meta VR Glasses, yang dijual seharga USD 1.299 atau sekitar Rp 23,2 juta, dirilis untuk menandingi kemampuan para pesaingnya yang lebih tebal dan mahal, seperti Apple Vision Pro. Meta VR Glasses diklaim hanya berbobot seberat satu dek kartu remi. Desain mini ini dimungkinkan karena baterai dan prosesornya dipindahkan ke modul (puck) terpisah. Meta VR Glasses ini akan diluncurkan pada musim semi 2027.

Meta bertaruh bahwa perangkat VR ini akhirnya dapat membawa kategori VR ke pasar arus utama (mainstream). Perangkat VR sekian lama tertahan oleh harga tinggi dan bobot headset berat yang tidak nyaman dipakai berjam-jam. Kini, Meta VR Glasses ini dirilis dalam tampilan menyerupai bingkai kacamata hitam melengkung serta merespons gerakan mata, suara, dan tangan.

Namun, kacamata baru tanpa kamera yang dinamai Ray-Ban Meta Audio ini masih akan merekam audio dan tidak memberikan sinyal yang jelas kepada orang-orang di sekitar bahwa perekaman sedang berlangsung. Hal ini berbeda dengan kacamata pintar berkamera milik Meta yang menyalakan lampu kilat saat merekam. Para kritikus menilai menghilangkan kamera saja mungkin tidak cukup untuk meredakan kekhawatiran privasi.

Kacamata Meta Audio merupakan produk terbaru dari hasil kerja sama perusahaan dengan EssilorLuxottica. Gadget ini akan mulai dikirimkan pada 13 Oktober dengan harga mulai dari USD 349 atau sekira Rp 6,25 juta, sebagaimana diumumkan Meta pada konferensi Connect di Menlo Park, California. Harga tersebut USD 100 lebih murah ketimbang versi kacamata Ray-Ban terbaru yang masih dilengkapi kamera dan hadir dalam dua gaya baru: tipe Aviator yang ikonis serta Zena yang bergaya cat-eye.

Baca juga:

Amazon Blokir Meta Muse, Shopify Justru Jadi Mitra



Perluas Jaringan AI Muse




Perusahaan ini juga memperluas jangkauan asisten Muse AI ke seluruh lini kacamata pintarnya dengan menambahkan kemampuan baru termasuk penggunaan komputer serta integrasi dengan peritel dan layanan seperti Walmart, Best Buy, dan Gap. Meta menyatakan Muse akan menjadi antarmuka utama untuk kacamata pintarnya, memungkinkan pengguna berbelanja, membuat janji temu, dan menyelesaikan tugas-tugas lain hanya melalui perintah suara.

Di lain sisi, mengombinasikan teknologinya dengan desain trendi dari Luxottica telah membuat Meta mencuri start dalam persaingan perangkat AI. Di sektor ini, Meta menghadapi persaingan dari beragam bentuk baru termasuk liontin, pin, hingga alat perekam yang menempel secara magnetis ke ponsel.

Baca juga:

Meta Muse Melesat, 2,5 Juta Unduhan dalam 13 Hari, Kalahkan ChatGPT


Isu Privasi





Namun, hal tersebut juga membuat Meta menjadi sorotan utama atas meningkatnya kekhawatiran terhadap perangkat yang bekerja lebih baik jika semakin banyak melihat dan mendengar. Isu ini telah memicu gugatan hukum terkait dengan privasi dan larangan penggunaan di beberapa tempat di Inggris. Hasil dari debat privasi ini dapat membentuk pasar yang diyakini perusahaan teknologi, termasuk Meta, sebagai platform komputasi besar berikutnya dan potensi pengganti ponsel pintar.

"Mereka memang menanggapi beberapa masalah privasi, tetapi masih ada kemampuan untuk menyalahgunakan audio atau merekam suara tanpa persetujuan. Itulah kunci utamanya di sini. Ini semua tentang persetujuan. Meta perlu mencari cara untuk memperingatkan pengguna bahwa mereka sedang direkam, meskipun itu hanya sebatas audio,” ujar Jitesh Ubrani, direktur di perusahaan riset pasar IDC.

Namun, menghilangkan fitur kamera juga berisiko menurunkan minat pembeli, mengingat kemampuan mengambil foto dan video merupakan salah satu fitur paling populer pada kacamata pintar. "Konsumen mungkin akan bertanya-tanya mengapa mereka membutuhkan kacamata pintar alih-alih earbud bluetooth jika pengalaman utamanya terbatas pada interaksi suara, mikrofon, dan pengeras suara," kata Linda Sui, pendiri Smart Analytics Global.

Meski demikian, Meta menyatakan privasi bukanlah satu-satunya alasan di balik desain khusus audio ini. Pihak perusahaan membeberkan pasar untuk kacamata pintar tanpa kamera memang ada. "Audio telah menjadi fitur paling populer kami sejak hari pertama karena kacamata kami memberi Anda suara berkualitas tinggi tanpa membuat Anda terisolasi dari dunia sekitar," ungkap pihak Meta.

Menghilangkan kamera memungkinkan Meta membuat kacamata paling tipis yang pernah ada, dengan bobot hanya seberat bola golf, serta membuka pilihan desain baru seperti Clubmaster (browline) dan Burbank yang berbentuk persegi retro. Langkah ini juga memperpanjang daya tahan baterai hingga 12 jam dalam sekali pengisian daya, jika dibandingkan dengan sembilan jam pada kacamata Ray-Ban generasi ketiga terbaru.(dwi)

Baca juga:

Usai Dikritik soal Privasi, Meta Siapkan Kacamata Pintar Tanpa Kamera

#Meta #Teknologi #Gadget #Mark Zuckerberg
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Tekno
Kejutan, Meta Kenalkan Perangkat AI Portabel Muse Charm
Meta menyebut Charm akan siap dikirimkan untuk liburan Desember mendatang.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
 Kejutan, Meta Kenalkan Perangkat AI Portabel Muse Charm
Tekno
Vivo S2 FE Kembali Bocor, Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh dan Chipset Dimensity 7300e
Vivo S2 FE kini kembali bocor di internet. HP itu akan membawa baterai 10.000 mAh dan chipset Dimensity terbaru.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Vivo S2 FE Kembali Bocor, Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh dan Chipset Dimensity 7300e
Tekno
Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max Global Punya Baterai Lebih Kecil, Beda dengan Versi China
Baterai Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max global lebih kecil dari versi China. Lalu, apa alasannya?
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max Global Punya Baterai Lebih Kecil, Beda dengan Versi China
Tekno
Huawei Smartwatch GT Series Diklaim Bisa Tahan hingga 21 Hari, Cocok untuk Aktivitas Olahraga
Huawei GT Series diklaim mampu bertahan hingga 21 hari untuk penggunaan ringan. Simak daya tahan HUAWEI WATCH GT 6 dan GT Runner.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Huawei Smartwatch GT Series Diklaim Bisa Tahan hingga 21 Hari, Cocok untuk Aktivitas Olahraga
Tekno
Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max Dipastikan Meluncur Global, ini Spesifikasi dan Fitur Unggulannya
Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max bakal meluncur global. Hal itu diungkapkan langsung oleh Xiaomi lewat akun X resminya.
Soffi Amira - Kamis, 24 September 2026
Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max Dipastikan Meluncur Global, ini Spesifikasi dan Fitur Unggulannya
Tekno
Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max Resmi Meluncur, Bawa Kamera Leica 200MP dan Baterai 8.500 mAh
Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max akhirnya meluncur. HP ini membawa kamera Leica 200MP dan baterai jumbo.
Soffi Amira - Kamis, 24 September 2026
Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max Resmi Meluncur, Bawa Kamera Leica 200MP dan Baterai 8.500 mAh
Tekno
Meta Muse Melesat, 2,5 Juta Unduhan dalam 13 Hari, Kalahkan ChatGPT
Muse resmi meluncur pada 8 September dan telah mencatat sekitar 2,5 juta unduhan dalam 13 hari pertama.
Yusuf Abdillah - Rabu, 23 September 2026
Meta Muse Melesat, 2,5 Juta Unduhan dalam 13 Hari, Kalahkan ChatGPT
Tekno
OPPO Find X10 E Akhirnya Meluncur, Flagship Terjangkau dengan 3 Kamera 50 MP
OPPO Find X10 E akhirnya meluncur. HP terjangkau ini membawa tiga kamera 50 MP dari Hasselblad.
Soffi Amira - Rabu, 23 September 2026
OPPO Find X10 E Akhirnya Meluncur, Flagship Terjangkau dengan 3 Kamera 50 MP
ShowBiz
OPPO Find X10 Resmi Diperkenalkan, Bawa 2 Kamera 200 MP dan Baterai 8.000 mAh
OPPO Find X10 akhirnya resmi diperkenalkan. HP ini membawa dua kamera 200 MP dan baterai 8.000mAh.
Soffi Amira - Rabu, 23 September 2026
OPPO Find X10 Resmi Diperkenalkan, Bawa 2 Kamera 200 MP dan Baterai 8.000 mAh
Tekno
OPPO Find X10 Pro Max Meluncur dengan 3 Kamera 200MP, Harga Mulai Rp 18 Juta
OPPO Find X10 Pro Max resmi meluncur. HP ini menjadi yang pertama di dunia dengan tiga kamera 200MP.
Soffi Amira - Rabu, 23 September 2026
OPPO Find X10 Pro Max Meluncur dengan 3 Kamera 200MP, Harga Mulai Rp 18 Juta
Bagikan