Alex Tirta Buka Suara soal Dugaan Gratifikasi ke Ketua KPK Firli Bahuri
Alex Tirta. Foto: PBSI
MerahPutih.com - Pengusaha Alex Tirta buka suara soal penyewaan rumah di Jalan Kertanegara Nomor 46, Jakarta Selatan yang melibatkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri.
Ketua Harian PBSI itu membantah bahwa penyewaan rumah tersebut merupakan bentuk gratifikasi kepada Firli.
"Saya menilai pemberitaan bahwa ada gratifikasi dari saya ke Ketua KPK Firli Bahuri adalah tidak benar," kata Alex dalam keterangan kepada wartawan di Jakarta, Selasa (31/10) .
Alex Tirta menegaskan rumah di Kertanegara sudah disewa sejak 2020. Ia menjelaskan penyewaan itu dilakukan sebagai lokasi singgah tamunya yang berasal dari dalam dan luar negeri.
Di tahun yang sama, ia bertemu dengan Firli. Saat itu, Firli sedang mencari rumah di Jakarta sebagai tempat istirahatnya.
"Ada suatu kesempatan saya berjumpa dengan Pak Firli sekitar tahun 2020. Pada pertemuan itu, Pak Firli mengatakan butuh sebuah rumah singgah karena rumah pribadinya di Bekasi dan dinilai terlalu jauh dari Jakarta untuk pulang pergi," tuturnya.
Keduanya sepakat soal penyewaan rumah. Mereka juga setuju tidak ada perubahan nama penyewa.
"Saya kemudian menyarankan Bapak Firli untuk melanjutkan sewa rumah itu, dan beliau pun setuju. Tapi tidak perlu ada perubahan nama penyewa," ujarnya.
Alex mengatakan Firli menyewa rumah tersebut sebesar Rp 650 juta per tahun. Menurutnya, Firli akan memberikan uang sewa tersebut ke Alex, selanjutnya Ketua Pengprov PBSI DKI Jakarta periode 2019-2023 ini mengirimkan uang sewa dari Firli itu ke pemilik rumah tersebut.
"Mulai Februari 2021, Bapak Firli mulai menyewa rumah itu dengan membayar ke saya sebagai pihak penyewa ke pemilik rumah tersebut. Bapak Firli membayar Rp 650 juta yang uangnya langsung saya kirim ke pemilik," pungkasnya. (*)
Bagikan
Berita Terkait
Ini 9 Orang Yang Dibawa ke Jakarta dari OTT Walkot Madiun, Sisanya Diperiksa di Polres
Tersenyum saat Tiba di KPK setelah Terjaring OTT, Maidi: Doakan Saya Sehat
Momen Wali Kota Madiun Maidi Tiba di Gedung Merah Putih usai Terjaring OTT KPK
KPK Gelar OTT di Pati: Bupati Sudewo Diamankan, Masih Jalani Pemeriksaan
Kasus Fee Proyek dan Dana CSR, Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK
Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer Didakwa Terima Gratifikasi Rp 3,36 Miliar dan Motor Ducati
Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Diduga Terlibat Kasus Fee Proyek
Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer Didakwa Peras Pemohon Sertifikat K3 Rp 6,5 Miliar
KPK Kulik Transaksi Pembelian Mobil Mantan Sekjen Kemenaker
Pesawat ATR 400 Yogyakarta-Makassar Hilang Kontak di Maros, Angkut 11 Orang