Teknologi

Alat Penilai Risiko Terbaru Ini Mampu Prediksi Tingkat Kematian Kasus Akibat Virus Corona

Leonard Leonard - Sabtu, 12 September 2020
Alat Penilai Risiko Terbaru Ini Mampu Prediksi Tingkat Kematian Kasus Akibat Virus Corona

Skor akan membantu pengobatan. (Foto: Unsplash/Javier Matheu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBUAH alat yang dibuat oleh ISARIC Coronavirus Clinical Characterization Consortium akan memungkinkan mereka yang dirawat di rumah sakit dengan COVID-19 untuk dibagi menjadi empat kelompok risiko yang berbeda. Selain itu akan menawarkan pengobatan yang sesuai, studi terbesar di dunia tentang pasien dengan penyakit tersebut menunjukkan.

Kelompok tersebut diidentifikasi menggunakan informasi klinis dan tes yang dilakukan pada pasien setibanya di rumah sakit di Inggris, Wales, dan Skotlandia. Risiko kematian pasien, dari yang rendah hingga sangat tinggi, diprediksi menggunakan data yang terkumpul.

Baca juga:

Cahaya Hijau Mampu Kurangi Migrain

1
Membagi menjadi empat kelompok risiko yang berbeda. (Foto: Unsplash/Javier Matheu)

Alat ini memiliki banyak manfaat potensial karena masuknya pasien dengan virus corona berarti rumah sakit membutuhkan alat stratifikasi risiko cepat yang dapat mengidentifikasi pasien dengan risiko kematian tertinggi dan menginformasikan keputusan pengobatan.

Karena alat yang ada telah berhenti di tengah pandemi, tim peneliti Inggris mengembangkan skor stratifikasi risiko pragmatis. Data dikumpulkan dari lebih dari 35.000 orang dewasa dengan COVID-19 yang dirawat di 260 rumah sakit antara 6 Februari dan 20 Mei 2020.

Beberapa informasi yang dikumpulkan adalah umur, jenis kelamin, jumlah kondisi yang sudah ada, frekuensi pernafasan saat masuk, dan hasil dua tes darah. Ini kemudian digunakan untuk memberikan skor mulai dari 0-21 poin.

Baca juga:

Deteksi Kanker 4 Tahun Lebih Awal lewat Tes Darah

2
Mengembangkan skor stratifikasi risiko pragmatis. (Foto: Unsplash/Daan Stevens)

Misalnya, mereka yang memiliki skor 15 atau lebih memiliki peluang kematian 62 persen dibandingkan dengan mereka yang memiliki skor tiga atau kurang dengan peluang 1 persen. Mereka yang mendapat skor sembilan atau lebih berada pada risiko tinggi kematian, yang dapat memicu pengobatan agresif. Termasuk memulai steroid dan peningkatan dini ke perawatan kritis jika sesuai, tulis para peneliti. Mereka dengan tingkat kematian satu persen ditemukan "cocok untuk pengelolaan di masyarakat"

Dari akhir bulan Mei hingga akhir Juni 2020, melansir laman Interesting Engineering, alat tersebut diuji dan dipastikan akurat setelah digunakan pada 22.000 pasien lainnya, membenarkan kabar baik tersebut.

Menurut Dr. Stephen Knight, penulis bersama dan NIHR Clinical Research Fellow di University of Edinburgh, "Alat identifikasi risiko yang akurat dan sederhana ini dapat diterapkan di semua kelompok dalam masyarakat. Akan membantu mendeteksi individu yang berisiko dengan cepat saat tiba di rumah sakit. Yang terpenting, kami akan dapat meyakinkan dan secara potensial merawat di rumah pasien-pasien yang termasuk dalam kelompok berisiko rendah."

Penelitian tersebut dipublikasikan dalam terbitan terbaru British Medical Journal. (lgi)

Baca juga:

Cuma Butuh 10 Menit, Mendiagnosis Serangan Jantung lewat Air Liur

#Teknologi #COVID-19 #Virus Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Tekno
Infinix XBOOK 14 NEO Hadir di Indonesia, Laptop 1.2 Kg dengan Sertifikasi US Military-Grade
Infinix XBOOK 14 NEO hadir di Indonesia dengan bobot 1,2 kg, Intel Core, Folax AI, baterai hingga 13 jam, dan sertifikasi US Military-grade.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Infinix XBOOK 14 NEO Hadir di Indonesia, Laptop 1.2 Kg dengan Sertifikasi US Military-Grade
Tekno
iPad Mini 8 Dikabarkan Meluncur Oktober 2026, Bawa Layar OLED dan Chip A20 Pro
iPad Mini 8 akan meluncur Oktober 2026. Perangkat ini bakal hadir dengan upgrade besar-besaran.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
iPad Mini 8 Dikabarkan Meluncur Oktober 2026, Bawa Layar OLED dan Chip A20 Pro
Tekno
Vivo S2 FE Segera Meluncur 6 Oktober 2026, Jadi Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh?
Vivo S2 FE kabarnya segera meluncur 6 Oktober 2026. HP ini kemungkinan membawa baterai 10.000 mAh.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Vivo S2 FE Segera Meluncur 6 Oktober 2026, Jadi Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh?
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kini Bisa Terhubung ke Apple Watch, ini Fitur yang Didukung
Xiaomi 18 Pro kini bisa terhubung ke Apple Watch. Pengguna dapat menerima panggilan hingga notifikasi.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Xiaomi 18 Pro Kini Bisa Terhubung ke Apple Watch, ini Fitur yang Didukung
Tekno
OBSBOT Meet Flip, Webcam 4K Ringkas dengan Desain Lipat dan Fitur AI Mumpuni untuk Meeting
OBSBOT Meet Flip mengusung desain fold-to-protect, memungkinkan pengguna menutup lensa secara fisik hanya dengan melipat perangkat.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
OBSBOT Meet Flip, Webcam 4K Ringkas dengan Desain Lipat dan Fitur AI Mumpuni untuk Meeting
Tekno
Kejutan, Meta Kenalkan Perangkat AI Portabel Muse Charm
Meta menyebut Charm akan siap dikirimkan untuk liburan Desember mendatang.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
 Kejutan, Meta Kenalkan Perangkat AI Portabel Muse Charm
Tekno
Vivo S2 FE Kembali Bocor, Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh dan Chipset Dimensity 7300e
Vivo S2 FE kini kembali bocor di internet. HP itu akan membawa baterai 10.000 mAh dan chipset Dimensity terbaru.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Vivo S2 FE Kembali Bocor, Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh dan Chipset Dimensity 7300e
Tekno
Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max Global Punya Baterai Lebih Kecil, Beda dengan Versi China
Baterai Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max global lebih kecil dari versi China. Lalu, apa alasannya?
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max Global Punya Baterai Lebih Kecil, Beda dengan Versi China
Tekno
Huawei Smartwatch GT Series Diklaim Bisa Tahan hingga 21 Hari, Cocok untuk Aktivitas Olahraga
Huawei GT Series diklaim mampu bertahan hingga 21 hari untuk penggunaan ringan. Simak daya tahan HUAWEI WATCH GT 6 dan GT Runner.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Huawei Smartwatch GT Series Diklaim Bisa Tahan hingga 21 Hari, Cocok untuk Aktivitas Olahraga
Tekno
Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max Dipastikan Meluncur Global, ini Spesifikasi dan Fitur Unggulannya
Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max bakal meluncur global. Hal itu diungkapkan langsung oleh Xiaomi lewat akun X resminya.
Soffi Amira - Kamis, 24 September 2026
Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max Dipastikan Meluncur Global, ini Spesifikasi dan Fitur Unggulannya
Bagikan