Kesehatan

Alami Mata Bengkak? Waspada Penyakit Alergi Berat

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Selasa, 30 April 2024
Alami Mata Bengkak? Waspada Penyakit Alergi Berat

Apabila seseorang mengalami mata bengkak tanda gejala yang ditimbulkan antara lain timbul warna lebam atau biasa disebut reaksi anafilaktik atau reaksi alergi sangat berat. (Foto: Pexels/Kush Kaushi

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Kondisi mata bengkak yang sering dialami masyarakat terkadang mengganggu aktivitas. Berbagai penyebab bisa memengaruhi kondisi mata seperti gigitan serangga, cedera, kurang tidur, ataupun riwayat penyakit.

Dokter Umum sekaligus Healthy Educator, Kevin Mak, menjelaskan kondisi mata bengkak juga bisa jadi pertanda bahwa mata kamu sedang tidak baik-baik saja.

Artinya, adanya faktor penyebab lain yang mungkin tanpa kamu sadari telah dimiliki sejak lama, seperti alergi misalnya.

Kevin menyebut apabila seseorang mengalami mata bengkak tanda gejala yang ditimbulkan antara lain timbul warna lebam atau biasa disebut reaksi anafilaktik atau reaksi alergi sangat berat.

Baca juga:

Mata Bengkak dan Berbagai Penyebabnya

“Ketika terjadi reaksi seperti ini maka akan timbul gejala seperti bengkak pada kedua mata, tangan dan kaki, dan yang paling bahaya adalah jika tidak ditangani bisa menyebabkan bengkak, dan juga penutupan saluran nafas, akhirnya menyebabkan gagal nafas,” kata Kevin, dikutip dalam akun TikToknya @drkevinmak, Senin (29/4).

Alergi itu akan muncul jika seseorang berhadapan dengan faktor penyebab seperti debu, makanan, atau reaksi obat-obatan.

Namun dalam banyak kasus, yang paling sering ditemukan yaitu alergi obat sejenis ibuprofen atau obat antibiotik lainnya.

“Jadi, ingat kalau kamu punya alergi terhadap sesuatu selalu sampaikan ketika kamu memesan makanan misalnya, atau sedang berobat untuk selalu waspada terhadap apa yang kamu konsumsi dan apa yang kamu masukkan ke dalam tubuh,” ucap Kevin.

Baca juga:

Jangan Sembarang Pilih Obat Saat Mata Bengkak Kelamaan Menangisi Mantan

Kevin mengingatkan kepada seluruh masyarakat jika mengalami kondisi seperti itu agar tidak dibiarkan dan segera datangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat, supaya keluhan yang dirasakan dapat segera mendapat pengobatan yang sesuai. (chn)

#Sains #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Manusia Purba Obati Sakit Gigi Pakai Biji Pinang, Menenangkan Saraf
Para arkeolog dan ilmuwan internasional bersama BRIN menemukan bukti empiris praktik ini telah dilakukan sejak 25.000 tahun lalu.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Manusia Purba Obati Sakit Gigi Pakai Biji Pinang, Menenangkan Saraf
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dunia
Gletser Swiss Kehilangan Es, Pasokan Air Terancam
Data terbaru menyebut hal itu terjadi akibat gelombang panas musim panas yang ekstrem di puncak-puncak pegunungan Alpen.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Gletser Swiss Kehilangan Es, Pasokan Air Terancam
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Bagikan