Aktivitas Luar Ruang yang Bisa Dilakukan Bersama Buah Hati
Berkemah bisa menjadi pilihan (Pixabay/Brahmsee)
AKTIVITAS luar ruang bersama menjadi salah satu pilihan untuk mengisi waktu kosong saat liburan. Tak hanya melepaskan lelah setelah rutinitas di hari kerja, aktivitas ini juga mampu mendekatkan kamu dengan buah hati.
Nah, kali ini Merahputih.com berikan pilihan kegiatan luar ruang yang bisa kamu lakukan bersama buah hati.
Berkemah
Jika kamu menonton sebuah serial kartun, kamu pasti pernah melihat keluarga pergi ke sesuatu tempat untuk berkemah. Nah, mungkin kegiatan tersebut bisa kamu tiru. Berkemah punya banyak manfaat, terutama bagi kekompakan keluarga.
Bukan hanya itu, saat berkemah tentu buah hati bisa melihat keindahan alam, menghirup udara segar atau mempelajari hewan-hewan liar. Secara tidak langsung, anak akan memiliki rasa cinta terhadap lingkungan. Sangat bermanfaat kan?
Berenang
Jika cuaca cerah, aktivitas luar ruang lain yang bisa menjadi pilihan ialah berenang. Kamu bisa mencari tempat seperti air terjun atau pantai. Jadi selain bermain air, kamu bersama keluarga bisa menikmati keindahan alam.
Berenang banyak sekali manfaatnya, terutama untuk kesehatan. Saat berenang, banyak otot-otot bergerak. Jadi tanpa sadar, buah hati melakukan olahraga. Coba cari tempat-tempat yang mudah dijangkau sehingga tak menyulitkan kamu dan keluarga.
Trekking
Ingin sehat sambil menikmati alam? Trekking pilihannya. Ingat ya, karena mengajak anak, jangan pilih gunung untuk jalur trekking. Kamu bisa menggantinya dengan berjalan di kebun raya atau taman nasional yang dekat dengan rumah.
Kegiatan trekking bisa menciptakan momen berharga. Komunikasi juga dapat terjalin sehingga hubungan keluarga bisa semakin harmonis. Ketika lelah, kamu bisa istirahat sambil memandangi keindahan alam, menyenangkan bukan?
Outbound
Kegiatan outbound bisa menjadi pilihan lain. Outbound adalah aktivitas alam yang menyenangkan sekaligus mempererat keluarga. Di sekitar Jakarta, ada banyak penyedia outbound, seperti JSI Resort di Megamendung, Bogor.
Outbound biasanya menggabungkan beberapa aspek, seperti fisik, mental, dan intelegensia. Outbound dapat menjadi sarana berkomunikasi dengan anak dan melatih kepemimpinan si kecil. Jika anggota keluarga kurang lengkap, kamu bisa mengajak keluarga atau anggota lain untuk melakukan aktivitas ini.
Bagikan
Berita Terkait
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku