Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, PDIP Tuntut Pengusutan Tuntas

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 13 Maret 2026
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, PDIP Tuntut Pengusutan Tuntas

Ilustrasi - Penyiraman air keras. (ANTARA/HO)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PDI Perjuangan (PDIP) mengecam keras aksi kekerasan berupa penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, yang terjadi pada Kamis (12/3) malam.

Ketua DPP PDIP Bidang Hukum dan Advokasi Ronny Talapessy menyatakan peristiwa tersebut menambah daftar panjang serangan dan teror terhadap pihak-pihak yang menyuarakan kritik. Menurutnya, pemerintah dan aparat penegak hukum harus segera mengambil langkah tegas untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

“Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto serta aparat penegak hukum perlu mengambil langkah tegas dan serius dengan menangkap pelaku penyerangan terhadap Andrie Yunus serta mengusut tuntas rangkaian teror yang belakangan kerap dialami warga negara yang menyampaikan pendapat secara kritis,” kata Ronny dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (13/3).

Ia menilai Republik Indonesia, sejak awal berdiri, dibangun para pendiri bangsa melalui tradisi berpikir kritis, kebebasan menyampaikan gagasan, serta keberanian menyatakan pendapat di ruang publik. Tradisi tersebut, menurut Ronny, telah memperkaya gagasan kebangsaan dan memberikan sumbangan penting dalam perjalanan pembangunan bangsa sesuai cita-cita kemerdekaan.

Oleh karena itu, tindakan menyerang maupun meneror warga negara yang menyampaikan kritik dinilai tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga bertentangan dengan prinsip-prinsip demokrasi. “Menyerang dan melakukan aksi teror terhadap suara-suara kritis warga negara bukan hanya melawan hukum, melainkan juga merupakan bentuk pengingkaran terhadap demokrasi, konstitusi, dan cita-cita kemerdekaan,” ujarnya.

Baca juga:

Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus Teridentifikasi, Motor Matik Honda Beat Jadi Saksi Bisu



Ronny menilai peristiwa tersebut bertentangan dengan visi pemerintahan Presiden Prabowo yang tertuang dalam agenda pembangunan nasional. Ia merujuk pada poin pertama dalam program Asta Cita yang menekankan upaya memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia.

Selain itu, poin ketujuh dalam agenda tersebut juga menegaskan pentingnya memperkuat reformasi politik dan hukum di Indonesia. Menurut Ronny, untuk memastikan visi tersebut benar-benar terlaksana, aparat penegak hukum harus menuntaskan penyelidikan kasus tersebut dan menjamin tidak ada lagi tindakan teror maupun kekerasan terhadap warga negara.

“Seluruh aparat penegak hukum wajib mengusut tuntas peristiwa ini dan memastikan tidak boleh lagi terjadi tindakan kekerasan yang menimpa warga negara yang menyampaikan pendapat,” kata Ronny.(Pon)

Baca juga:

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras oleh OTK Usai Rekam Podcast

#Kontras #Penyiraman Air Keras #PDIP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Kelompok yang dinilai perlu menjadi prioritas, lanjutnya, meliputi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita yang berisiko mengalami gangguan gizi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Indonesia
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Gagasan Public Pulse 28 sejatinya telah dirintis sejak 2024 sebagai ruang dialektika berkala.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Monumen Kudatuli di Menteng. Peringatan 30 tahun tragedi 27 Juli 1996 yang menewaskan 5 orang, melukai 149, dan 23 hilang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Bagikan