Aksi Bobby Nasution Bisa Jadi Benih Perpecahan, DPR Bakal Laporkan ke Mendagri
Gubernur Sumut Bobby Nasution datangi truk yang pakai Plat Aceh. (Foto: Dok. media sosial)
MerahPutih.com - DPR bakal melaporkan aksi Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menghentikan kendaraan berpelat BL (Aceh) yang melintas di wilayah Sumut kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.
“Nanti kita akan coba sampaikan kepada kementerian dan terkait yang membidangi ini soal kepala daerah,” kata Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, di Kompleks Parleman, Senayan, Jakarta, Kamis (2/10).
Saan berharap Mendagri dapat menyelesaikan polemik yang dipicu mantu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) itu. Menurutnya, tindakan Bobby itu bisa memicu ketegangan antar daerah.
Baca juga:
"Razia pelat bernomor Aceh dari wilayah Medan Sumut justru hal itu tidak boleh terjadi karena itu akan menimbulkan ketegangan antar daerah," tutur legislator Senayan itu.
Politisi NasDem menegaskan kebijakan Bobby bisa menjadi benih-benih perpecahan di NKRI. "Kita ini adalah negara kesatuan Republik Indonesia. Jadi tidak boleh ada ego apalagi apa lintas daerah gitu jadi benih-benih seperti itu," tandasnya.
Sebelumnya, beredar video yang memperlihatkan Gubernur Sumut Bobby Nasution bersama anak buahnya menghentikan sebuah truk besar berpelat nomor Aceh masuk ke wilayahnbya. Bobby meminta para sopir truk asal Aceh untuk mengganti pelat mobil dari BL menjadi BK.
Baca juga:
Bobby Nasution Setop Sopir Truk Aceh Melintas Suruh Ganti Pelat Sumut: Biar Bosmu Tahu!
Terkait insiden itu, Kepala Dinas Kominfo Sumut, Erwin Hotmansyah Harahap, telah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat jika pesan yang tersampaikan dari aksi Bobby Nasution berbeda dari maksud sebenarnya. Pemprov Sumut mengaku akan memperbaiki komunikasi publik.
Sementara itu, Bobby menyebut razia kendaraan berpelat luar Sumut bertujuan mengoptimalkan pendapatan daerah. Perusahaan yang berdomisili dan beroperasi di Sumut diminta mendaftarkan kendaraan di Sumut agar pajak kendaraan bermotor masuk ke daerah tersebut. (Pon)
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
TNI Bersihkan 19 Sekolah Terdampak Banjir di Aceh Tamiang
Jembatan Bailey Kutablang Aceh Kini Dijaga 24 Jam, Gara-Gara Ini!
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan Ribuan Warga di Aceh Masih Mengungsi Setelah 2 Bulan Lalu di Terjang Banjir
Baleg DPR Dorong Konsideran UU Pemerintahan Aceh tak Dihapus dalam Revisi
Akses Air Bersih Warga Aceh Dikebut, Pemerintah Tambah 57 Titik Sumur Bor
Jelang Ramadan, Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng di Aceh Aman
Layanan Rumah Sakit Daerah Aceh Tamiang Mulai Berjalan Normal
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
5 Kecamatan di Aceh Timur Dilanda Banjir, Ketinggian Sampai Dada Orang Dewasa