Wisata Dunia

Akibat Pandemi, Resor Mewah Ini Ubah Kolam Renang Jadi Peternakan Ikan

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 31 Agustus 2020
Akibat Pandemi, Resor Mewah Ini Ubah Kolam Renang Jadi Peternakan Ikan

Resto mewah ini putuskan alih fungsikan kolam renang menjadi kolam peternakan ikan (Foto: aveda resort and spa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PANDEMI COVID-19 memaksa bisnis pariwisata untuk berpikir out of the box agar tetap bertahan. Seperti halnya hotel dan spa Kerala yang mengubah kolam renang menjadi peternakan ikan.

Aveda Resort dan Spa di Kumarakom, Kerala, India harus menutup operasinya pada Maret karena menerapkan lockdown untuk memutus rantai penyebaran COVID-19. Ingin tetap produktif, akhirnya pihak manajemen sengaja menyulap kolam renang agar memiliki penghasilan.

Baca juga:

'Rumah Pie' Mendadak Viral di Media Sosial, Ini Penyebabnya

manajemen resort memutuskan untuk menggunakan kolam renang berukurang 7,5 juta liter sebagai kolam ikan (Foto: facebook/the australian)

"Kami tidak memiliki pendapatan, jadi pada Juni, kami menempatkan sekitar 16.000 bibit ikan mutiara berusia dua bulan di kolam," ucap manajer umum Aveda, Jyotish Surendra, mengutip dari laman odditycentral.

Kapasitas air pada kolam tersebut 7,5 juta liter. Panjang kolamnya 150 meter dan lebar 50 meter, dengan kedalaman rata yang ideal untuk budidaya. "Kami mulai membudidayakan ikan pada 1 Juni, yang akan memberikan waktu yang cukup untuk panen menjelang Natal," tambah Surendra.

Surendra menambahkan pihaknya juga berencana memanen ikan pada November dan kemudian mulai mengekspornya ke Timur Tengah. Menurutnya, Aveda akan bisa memanen sekitar empat juta ton ikan mutiara dari kolam darurat itu.

Baca juga:

Hias Rumah dengan 10 Ribu Piring Porselen, Pria Ini Jadi Viral

Rencananya mereka akan menjual panen ikan sekitar USD40 ribu di Timur Tengah. Angka tersebut sebenarnya hampir tidak cukup untuk menutupi kerugian yang diderita oleh bisnis selama lockdown .Tapi setidaknya itu membuat staf sibuk dan akan membantu membayar tagihan pemeliharaan hotel.

Surendra memutuskan untuk mencari mutiara karena memang endemik di kawasan ini. Jadi Surendra mengosongkan kolam dan memompa air tawar dari Danau Vembanad untuk menyediakan lingkungan ideal bagi 16.000 bibit yang dibeli dari empat sumber

Saat ini para staf hotel sudah mencicipi budidaya ikan. Staff hotel tak mau melepaskannya, bahkan di saat pariwisata akhirnya dibuka kembali.

Manajemen Abeda Resort and Spa telah berencana untuk melanjutkan budidaya ikan di beberapa lokasi lain di dekatnya. Dengan begitu, tempat ini bisa menjadi sumber ikan mutiara segar untuk para tamu. (ryn)

Baca juga:

Viral, Fenomena Langka 'Tornado Nyamuk' Gegerkan Rusia

#Wisata #Wisata Dunia #Viral
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Indonesia
Menpar Widiyanti Bantah Bali Sepi Wisatawan, Data 2025 Tunjukkan Tren Positif
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan Bali tidak sepi wisatawan. Sepanjang Januari–November 2025, kunjungan mencapai 12,2 juta wisatawan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Menpar Widiyanti Bantah Bali Sepi Wisatawan, Data 2025 Tunjukkan Tren Positif
Indonesia
Geger Tukang Es Gabus Spons Ngaku Dipukul, Polda Metro Jaya Bongkar Fakta Asli Bhabinkamtibmas
Roby mengungkapkan bahwa selama di Polsek Kemayoran, Suderajat sama sekali tidak mengeluhkan adanya sakit fisik atau intimidasi dari petugas
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 Februari 2026
Geger Tukang Es Gabus Spons Ngaku Dipukul, Polda Metro Jaya Bongkar Fakta Asli Bhabinkamtibmas
Lifestyle
Lirik Lagu “Gong Xi Gong Xi” yang Selalu Mengiringi Perayaan Imlek
Pada awalnya, lagu ini ditulis untuk merayakan kebebasan Tiongkok setelah melewati masa peperangan melawan Jepang pada tahun 1945
Angga Yudha Pratama - Minggu, 01 Februari 2026
Lirik Lagu “Gong Xi Gong Xi” yang Selalu Mengiringi Perayaan Imlek
Indonesia
Polisi Temukan Tabung Pink dan Bercak Darah di Apartemen Lula Lahfah
Selain tabung, tim penyidik juga melakukan pemeriksaan DNA sentuhan (touch DNA) pada sebuah kotak berwarna merah muda yang berisi berbagai macam obat-obatan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
Polisi Temukan Tabung Pink dan Bercak Darah di Apartemen Lula Lahfah
Indonesia
Pedagang Es Gabus Terima Bantuan TNI usai Difitnah Pakai Spons, Dapat Kulkas hingga Dispenser
Pedagang es gabus yang dituduh pakai spons, mendapat bantuan dari TNI berupa kulkas hingga kasur.
Soffi Amira - Kamis, 29 Januari 2026
Pedagang Es Gabus Terima Bantuan TNI usai Difitnah Pakai Spons, Dapat Kulkas hingga Dispenser
Indonesia
Polisi Ungkap Alasan Lepas Pasutri Viral yang Pukul Pengendara Motor di Palmerah, Identitas 'Pak Joko' Perlahan Mulai Terendus
Selain masa tahanan, penyidik juga mempertimbangkan ketentuan denda yang relatif kecil serta Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) sebagai landasan hukum.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 29 Januari 2026
Polisi Ungkap Alasan Lepas Pasutri Viral yang Pukul Pengendara Motor di Palmerah, Identitas 'Pak Joko' Perlahan Mulai Terendus
Travel
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Resorts World Genting melakukan penguatan kehadirannya di pasar Indonesia melalui penandatanganan kerja sama strategis.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Indonesia
Komisi III DPR Desak Kasus Jambret Mati Karena Dikejar Hogi Minaya Dihentikan, Bukan Restorative Justice
anggota Komisi III DPR RI Rikwanto juga meminta agar kasus ini dihentikan karena menurutnya, tidak ada kasus lalu lintas.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Komisi III DPR Desak Kasus Jambret Mati Karena Dikejar Hogi Minaya Dihentikan, Bukan Restorative Justice
Indonesia
Buntut Kasus Es Gabus Viral di Medsos, Kapolres Jakpus Perketat Pembinaan Bhabinkamtibmas
Pihak kepolisian memastikan akan menindaklanjuti setiap temuan baru guna menjaga transparansi dan kepercayaan masyarakat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Januari 2026
Buntut Kasus Es Gabus Viral di Medsos, Kapolres Jakpus Perketat Pembinaan Bhabinkamtibmas
Indonesia
Abu Rokok Kena Orang, Disiram Air Malah Ngamuk: Pasutri di Palmerah Lupa Pakai Helm Tapi Ingat Cara Memaki dan Memukul
Ketegangan bermula saat seorang pengguna jalan lain merekam aksi pasutri tersebut dan mencoba mengingatkan agar tidak merokok saat berkendara
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
Abu Rokok Kena Orang, Disiram Air Malah Ngamuk: Pasutri di Palmerah Lupa Pakai Helm Tapi Ingat Cara Memaki dan Memukul
Bagikan