Akhir Pekan Prabowo Kampanye di Jabar, Gibran di Jateng
Pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming. (Foto: Ist)
MerahPutih.com - Pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka akan menyasar para pemilih di wilayah Pulau Jawa pada kampanye akhir pekan ini
Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Nusron Wahid mengatakan Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan kampanye di tiga titik kawasan Tasikmalaya, Jawa Barat pada Sabtu (2/12). Adapun, duetnya Gibran akan berada di Surakarta, Jawa Tengah.
Baca Juga:
"Titik pertama itu berkunjung ke Pondok Pesantren Miftahul Huda, pimpinan almarhum Kyai Haji Khoer Affandi, sama-sama kita ketahui bahwa salah satu pengasuh pondok pesantren itu Pak Uu (mantan) wakil gubernur Jawa Barat," kata dalam konferensi pers Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) TKN dan TKD pasangan calon tersebut di salah satu hotel di kawasan Jakarta Pusat, Jakarta, Jumat (1/12).
Ia menjelaskan bahwa Prabowo juga akan melakukan makan siang dan minum susu bersama para santri di pondok pesantren tersebut.
"Berkunjung ke Ponpes Miftahul Huda itu bertepatan dengan jam makan siang, besok pak prabowo direncanakan makan siang dan minum susu para santri yang ada disana," ujar Nusron.
Selanjutnya untuk titik kedua, kata dia, Prabowo dijadwalkan akan menghadiri acara "Temu Pendukung Prabowo".
Setelah menghadiri acara temu pendukung, Nusron mengatakan bahwa Prabowo akan melanjutkan kunjungannya Pondok Pesantren Cipasung.
Adapun Gibran Rakabuming Raka pada Sabtu (2/12) akan berada di Surakarta, Jawa Tengah untuk menyambut kedatangan pengasuh pondok pesantren dan majelis ta'lim dari beberapa wilayah di Jawa Tengah. Kegiatan tersebut akan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga siang hari.
"Gibran akan bertemu Nyai, pengasuh ponpes dan majelis ta'lim yang berasal dari garis sembilan Pantura Timur, Jawa Tengah, seperti Demak, Pati, Kudus, Jepara hingga Blora. Itu akan berkunjung ke Surakarta sampai siang," ujar Nusron.
Baca Juga:
Selanjutnya, kata dia, Gibran akan menyambut kedatangan Presiden FIFA Gianni Infantino untuk menyaksikan pertandingan final Piala Dunia U-17 di Stadion Manahan Solo.
Nusron mengungkapkan bahwa alasan Prabowo maupun Girban mengunjungi sejumlah pesantren untuk menyikapi budaya dan kebiasaan masyarakat di daerah tersebut.
Menurutnya, strategi kampanye yang diterapkan pihaknya adalah dengan mengunjungi basis-basis suara lama yang dulu juga mendukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden.
"Jadi kami ingin melestarikan basis-basis lama, kan prinsipnya kampanye itu adalah menjemput basis-basis lama dan mengambil basis-basis baru," kata Nusron.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden sebagai peserta Pilpres 2024, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dengan nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD nomor urut 3.
Masa kampanye juga telah dijadwalkan mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, kemudian jadwal pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024. (*)
Baca Juga:
Gus Miftah Janji Kumpulkan 1.000 Kyai Kampung Dukung Prabowo-Gibran
Bagikan
Mula Akmal
Berita Terkait
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Komisi II DPR Nilai Kunjungan Prabowo ke IKN Bawa Pesan Politik Keberlanjutan
Prabowo Ultimatum Dirut Simon Aloysius dan Direksi Jangan Cari Kekayaan di Pertamina
Putus Rantai Kemiskinan, Prabowo Targetkan 500 Ribu Murid Masuk Sekolah Rakyat
Bonus Atlet SEA Games 2025 Cair, NOC: Wujud Perhatian Prabowo untuk Olahraga Indonesia
Prabowo Lontarkan Gurauan ke Kapten TNI Rizki Juniansyah Usai Dapat Bonus Rp 1 Miliar
Momen Presiden Prabowo Subianto Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali SEA Games Thailand 2025
Prabowo Tegaskan Tak Boleh Sepeser pun Uang Rakyat Dicuri, Perintahkan Kejagung 'Sikat' 5 Juta Hektare Sawit Ilegal di 2026
Prabowo Ingin Anak Petani Jadi Jenderal, Gak Cuma Jago Cangkul di Sawah