Airlangga Masih di Kabinet, Ini Pesan Pengamat kepada Jokowi
Presiden Joko Widodo. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
MerahPutih.com - Pengamat politik Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti mengingatkan Presiden Jokowi untuk konsisten menerapkan aturan nonrangkap jabatan bagi pembantunya di Kabinet Kerja.
Mengingat, hingga hari ini belum ada keinginan dari Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto untuk mundur dari jabatannya pasca terpilih menjadi Keta Umum Golkar.
"Nah jadi sebetulnya bukan Airlangga ya, tapi lebih ke Pak Jokowi ya karena komitmen untuk mengundurkan diri dari kabinet kan bukan komitmen partai, itu aturan yang dibuat oleh Jokowi sendiri untuk kabinetnya, bahwa mereka yang duduk di dalam kabinet itu harus di luar pengurus parpol," jelas Ray kepada awak media di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (26/12).
Terkait hal itu, Ray meminta Jokowi menaati aturan yang dibuatnya sendiri sehingga tidak terjadi gagal fokus dalam menjalankan tugas.
"Mungkin Pak Jokowi berkirim surat kepada Airlangga, meminta untuk mundur. Kalau enggak (mundur) ya dimundurkan. Karena ini komitmen, kalau enggak, tercederai komitmen yang dibangun Pak Jokowi selama tiga tahun terakhir ini," ucap Ray.
Dia mencontohkan dalam tiga tahun Kabinet Kerja, beberapa menteri telah melepaskan jabatannya sebagai pengurus parpol dan ini seharusnya berlaku juga bagi Airlangga. Seperti Puan Maharani, Tjahjo Kumolo, Hanif Dhakiri, dan lain-lain.
"Jadi saya usulkan ke Airlangga mendingan ikuti tren yang lain saja. (Menteri dari) PKB keluar dari pengurus partai, Anas Urbaningrum mundur dari anggota DPR waktu dulu terpilih jadi Ketum Demokrat. Anggota DPR lagi ya, belum masuk kabinet," jelasnya.
Apalagi, kata dia, keterpurukan Golkar belakangan ini seharusnya menjadi dorongan bagi Airlangga untuk fokus sebagai Ketum.
"Kalau dilihat dari ini, enggak ada pilihan sebenarnya bagi Airlangga untuk mundur, fokus terhadap Golkar," imbaunya. (Fdi)
Baca juga berita lainnya dalam artikel: Masih Akan Dipakai, Pengamat: Padahal Politik SARA Lebih Berbahaya
Bagikan
Berita Terkait
Indonesia Bidik Investasi Perusahaan Teknologi Nvidia, Amazon, Docusign dan Crowdstrik
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Sambangi KPK Bahas Tarif Resiprokal Amerika Serikat
Bahas Tarif Trump dan Impor Energi, Menko Airlangga Datangi KPK
Defisit Anggaran Capai Rp 695 Triliun, Airlangga Yakin Ekonomi Kuartal 4 Tumbuh Tinggi
Work From Mall, Padukan Kebutuhan Pekerja Fleksibel Sambil Ngopi
Pemerintah Sarankan Work From Mall, Demi Gig Economy
Airlangga Sebut Indonesia Tujuan Investasi, Buktinya AS sudah Tertarik
Pembahasan Tarif Ekspor ke AS Belum Rampung, Airlangga Ingin Beberapa Komoditas Nol Persen
Menko Airlangga Malah Senang Emas Sumbang Inflasi Terbesar, Ini Alasannya
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Program Strategis, Didukung 3 Pokja