Teknologi

AI Memungkinkan Pengguna Mengontrol Robot dengan Pikiran

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 27 Desember 2021
AI Memungkinkan Pengguna Mengontrol Robot dengan Pikiran

Para ilmuwan telah menciptakan algoritma pembelajaran mesin artificial intelligence (AI) dan solusi antarmuka otak-komputer (freepik.com/rawpixel)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BRAIN-computer interfaces (BCI) memberikan harapan kepada mereka yang memiliki gangguan bicara atau motorik. Contohnya seperti mereka yang mengalami cedera otak dan sumsum tulang belakang, untuk mendapatkan lebih banyak kemandirian, dan meningkatkan kualitas hidup mereka secara keseluruhan.

Para ilmuwan telah menciptakan algoritma pembelajaran mesin artificial intelligence (AI) dan solusi antarmuka otak-komputer yang memungkinkan pasien untuk memerintahkan robot dengan pikiran mereka dan menerbitkan studi mereka di Communications Biology.

Baca Juga:

Interact 2021 Bahas Teknologi AI sebagai Solusi Semua Bisnis

"Bantuan robot melalui manipulator lengan robot bermotor dapat menjadi bantuan yang berharga bagi individu dengan cacat motorik tungkai atas. Antarmuka otak-komputer (BCI) menawarkan cara intuitif untuk mengontrol manipulator robot bantu semacam itu,"  tulis para peneliti.

Tidak seperti penelitian robot yang dikendalikan otak lainnya, penelitian ini memudahkan pasien untuk mengontrol robot dengan meningkatkan otoritas pada sistem robot otonom. Para ilmuwan yang berafiliasi dengan cole Polytechnique Fédérale de Lausanne (EPFL) dan University of Texas di Austin, AS memungkinkan pasien untuk melatih pengontrol robot untuk beradaptasi dengan rintangan menggunakan pikiran.

Pasien bisa melatih pengontrol robot untuk beradaptasi dengan rintangan menggunakan pikiran. (Foto: techcrunch.com)

Tim peneliti dipimpin oleh Aude Billard, seorang Profesor EPFL dan Direktur dari Learning Algorithms and Systems Laboratory (LASA), bersama dengan José del R. Millán, seorang profesor di The University of Texas di Austin.

Billard adalah salah satu penulis studi EPFL 2019. Para ilmuwan menciptakan jenis neuroprostetik baru yang menyatukan kontrol manusia dengan otomatisasi AI untuk ketangkasan robot yang lebih baik. Secara khusus, para ilmuwan EPFL menggabungkan bidang ilmiah neuroengineering, robotika, dan kecerdasan buatan untuk mengotomatiskan bagian dari perintah motorik untuk "kontrol bersama". Lengan robot ini digunakan untuk melakukan penelitian saat ini, demikian menurut laporan berita EPFL.

Para peneliti menggunakan antarmuka otak-komputer berkemampuan AI untuk mengukur dan memecahkan kode aktivitas otak pasien untuk mengarahkan lengan robot. Mereka menggunakan inverse reinforcement learning (IRL) yang merupakan kerangka kerja pembelajaran mesin AI berdasarkan mengamati perilaku manusia untuk mengekstrak fungsi hadiah.

Baca Juga:

Kecerdasan Buatan untuk Pengawasan Keamanan

Ini adalah kebalikan dari reinforcement learning (RL), yakni algoritma AI memiliki tujuan untuk mempelajari proses pengambilan keputusan untuk menghasilkan perilaku yang akan memaksimalkan fungsi penghargaan. Dalam pembelajaran penguatan, agen AI membuat pilihan berdasarkan apa yang dipelajarinya dari keputusan berurutan dari pengalaman masa lalu dan upaya berulang untuk mendapatkan hadiah tertinggi.

Para ilmuwan menciptakan jenis neuroprostetik baru yang menyatukan kontrol manusia dengan otomatisasi AI. (Foto:freepik.com/DCStudio)

Para peserta penelitian mengenakan penutup kepala non-invasif dengan elektroda yang menangkap pemindaian aktivitas otak electroencephalogram (EEG). Untuk mengaktifkan sistem, pasien melihat robot, dan algoritme pembelajaran mesin AI belajar dari pola dalam aktivitas otak untuk memecahkan kode apa yang ingin dilakukan pengguna dan apa yang perlu dilakukan robot untuk mencapainya melalui coba-coba.

Menurut para peneliti, proses coba-coba relatif cepat, dan biasanya hanya membutuhkan tiga hingga lima upaya sebelum mempelajari dan melakukan apa yang dipikirkan pengguna. Para peneliti mendemonstrasikan pembuktian konsep ini dalam eksperimen dengan 13 pengguna yang berbadan sehat mengarahkan lengan robot menggunakan pikiran mereka. Algoritme AI mempelajari preferensi pengguna dan memodifikasi tindakan robot yang sesuai.

Dengan bukti konsep ini, para peneliti berencana untuk memperluas studi mereka dengan harapan suatu hari nanti dapat memungkinkan pengguna untuk mengendalikan kursi roda dengan pikiran.

"Manipulator robot bantu masa depan harus melibatkan genggaman otonom untuk meningkatkan stabilitas genggaman di berbagai objek yang lebih besar," para peneliti melaporkan seperti diberitakan Psychology Today.

"Tujuan utamanya adalah untuk memperkenalkan koordinasi manusia-mesin yang mulus, yang mampu melakukan tugas-tugas kompleks di lingkungan dunia nyata," demikian mereka menyimpulkan. (aru)

Baca Juga:

Nuro Siapkan Jalur Uji Coba Kendaraan Pengantar Barang Tanpa Pengemudi

#Teknologi #Artificial Intelligence
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Tekno
iPhone 18 Pro Max Tembus Skor 3,55 Juta di AnTuTu, Chip A20 Pro Unjuk Gigi!
iPhone 18 Pro Max mencetak skor tinggi di AnTuTu. HP tersebut meraih skor 3,55 juta di platform tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
iPhone 18 Pro Max Tembus Skor 3,55 Juta di AnTuTu, Chip A20 Pro Unjuk Gigi!
Tekno
Xiaomi 18 Muncul di Sertifikasi NCC, Isyaratkan Jadwal Peluncuran Global Lebih Cepat
Xiaomi 18 kini muncul di database NCC. HP tersebut kabarnya dijadwalkan meluncur lebih cepat.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
Xiaomi 18 Muncul di Sertifikasi NCC, Isyaratkan Jadwal Peluncuran Global Lebih Cepat
Tekno
OPPO Find X10 Dipastikan Bawa 2 Kamera 200MP dan Baterai Jumbo 8.000 mAh
OPPO Find X10 dipastikan membawa dua kamera 200MP. Lalu, ada baterai jumbo 8.000mAh yang jadi andalan.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
OPPO Find X10 Dipastikan Bawa 2 Kamera 200MP dan Baterai Jumbo 8.000 mAh
Indonesia
Hypernet Technologies Luncurkan TokenKu.ai, Bisa Akses 120 Model AI dalam Satu Portal
Hypernet Techonologies meluncurkan TokenKu.ai. Platform ini bisa mengakses 120 model ai.
Soffi Amira - Kamis, 10 September 2026
Hypernet Technologies Luncurkan TokenKu.ai, Bisa Akses 120 Model AI dalam Satu Portal
Tekno
iPhone 18 Pro dan Pro Max Resmi Meluncur, Cek Spesifikasi hingga Harganya
iPhone 18 Pro dan Pro Max resmi meluncur. Kedua HP ini membawa banyak perubahan dibanding generasi sebelumnya.
Soffi Amira - Kamis, 10 September 2026
iPhone 18 Pro dan Pro Max Resmi Meluncur, Cek Spesifikasi hingga Harganya
Indonesia
5 Mahasiswa ITB Integrasikan Drone dan Kitbox Sensor Untuk Ukur Kualitas Udara dan AI Buat Mitigasi Banjir
Salah satu inovasi yang mendapat perhatian khusus Wapres adalah Eaglesense, sebuah teknologi yang berpotensi dikembangkan sebagai instrumen pemantauan lingkungan, termasuk untuk mendeteksi perubahan kualitas udara
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
5 Mahasiswa ITB Integrasikan Drone dan Kitbox Sensor Untuk Ukur Kualitas Udara dan AI Buat Mitigasi Banjir
Tekno
Robot Humanoid Kini Bisa Dibeli Langsung di Indonesia, Tokonya di Jakarta Pusat!
Perusahaan robotika Chery, AiMOGA, resmi membuka Experience Store pertamanya di Agora Mall, Jakarta Pusat. Intip kecanggihan robot Mornine dan Argos di sini!
Wisnu Cipto - Kamis, 10 September 2026
Robot Humanoid Kini Bisa Dibeli Langsung di Indonesia, Tokonya di Jakarta Pusat!
Tekno
iPhone Duo Segera Hadir? Bocoran Harga dan Spesifikasinya Terungkap
iPhone Duo segera meluncur. Kini, bocoran harga dan spesifikasinya sudah terungkap. Harganya mencapai Rp 34 jutaan.
Soffi Amira - Rabu, 09 September 2026
iPhone Duo Segera Hadir? Bocoran Harga dan Spesifikasinya Terungkap
ShowBiz
Xiaomi 18 Fold Laris Manis di China, Penjualan Perdana Melonjak 310 Persen!
Xiaomi 18 Fold resmi rilis di China. HP ini mencatatkan penjualan mengesankan, yakni 310 persen.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Xiaomi 18 Fold Laris Manis di China, Penjualan Perdana Melonjak 310 Persen!
Tekno
Vivo X500 Resmi Meluncur 21 September 2026, Bawa Sensor BluePrint LightGuard 900
Vivo X500 dipastikan meluncur 21 September 2026. HP ini membawa teknologi kamera canggih di kelasnya.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Vivo X500 Resmi Meluncur 21 September 2026, Bawa Sensor BluePrint LightGuard 900
Bagikan