AHY Resmikan Organisasi Perempuan Demokrat Diketuai Istrinya

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 September 2022
AHY Resmikan Organisasi Perempuan Demokrat Diketuai Istrinya

Peresmian Srikandi Demokrat di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Kamis (15-9-2022). ANTARA/Putu Indah Savitri

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meresmikan Solidaritas Kaum Perempuan Demokrat Indonesia (Srikandi) di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Kamis (15/6).

AHY memaparkan, organisasi perempuan merupakan salah satu cita-cita dari almarhumah Ani Yudhoyono, istri presiden keenam Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono.

Baca Juga:

AHY Singgung Jokowi Hanya Gunting Pita, Sebut Seluruh Infrastruktur Sudah Dibangun Zaman SBY

"Dengan bangga, saya meresmikan Srikandi Demokrat untuk Indonesia," ucap AHY dalam acara peresmian Srikandi Demokrat.

Ia berharap, adanya Srikandi Demokrat dapat mengintegrasikan semua kegiatan perempuan dan tercipta kerja sama yang baik, saling mengenal, berkontribusi, serta dapat menghindari saling berkompetisi.

"Mudah-mudahan bukan hanya berhenti secara formal pada acara peresmian Srikandi, melainkan justru ini menjadi awal majunya perempuan Demokrat. Saya juga tahu sebelum diresmikan, Srikandi Demokrat telah lakukan banyak hal yang positif," kata AHY.

Adapun yang dimaksud dengan hal-hal yang positif adalah Srikandi Demokrat hadir di tengah-tengah kaum perempuan Indonesia, terutama pada masa pandemi COVID-19.

Ketika masyarakat sulit untuk mendapatkan oksigen, alat perlindungan diri, maupun perlengkapan medis lainnya, AHY mengatakan bahwa Srikandi Demokrat turun untuk memberikan solusi.

Ketua Srikandi Demokrat Annisa Larasati Pohan, yang juga istri AHY, mengatakan Srikandi Demokrat hadir untuk memperkuat partai dengan berbagai kelebihan kaum perempuan, seperti loyalitas dan keahlian persuasi.

Annisa menjelaskan, visi dari Srikandi Demokrat adalah menjadi pelopor gerakan perempuan yang progresif dan inklusif dengan menyatukan seluruh kekuatan perempuan Demokrat dalam rangka mendukung Partai Demokrat mewujudkan Indonesia yang makin maju dan sejahtera serta kaum perempuan yang hebat dan berdaya.

"Srikandi Demokrat bukanlah organisasi sayap sehingga tidak memiliki hak suara. Srikandi Demokrat adalah wadah bagi seluruh perempuan yang terafiliasi atau menjadi bagian dari struktur dan keluarga besar dari Partai Demokrat," katanya. (Knu)

Baca Juga:

Diduga Sindir Puan, AHY: Demokrat Tidak Boleh Pura-pura Menangis

#Agus Harimurti Yudhoyono #SBY #Partai Demokrat
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Demokrat dan Golkar menegaskan reshuffle Kabinet Merah Putih merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo, usai Thomas Djiwandono mundur dari Wamenkeu.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Januari 2026
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Indonesia
Komisi I DPR Minta Pemerintah Mainkan Peran Diplomasi Internasional, Cegah Perang Dunia III
Indonesia mesti memiliki posisi moral dan politik yang kuat sebagai negara nonblok dan pengusung perdamaian dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
Komisi I DPR Minta Pemerintah Mainkan Peran Diplomasi Internasional, Cegah Perang Dunia III
Indonesia
SBY Singgung Potensi Perang Dunia III, Komisi I DPR: ini Bentuk Peringatan
Wakil Ketua Komisi I DPR Sukamta menilai pernyataan itu patut dibaca sebagai peringatan dini dan bukan sekedar ramalan.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
SBY Singgung Potensi Perang Dunia III, Komisi I DPR: ini Bentuk Peringatan
Indonesia
SBY Menyeru ke PBB, Ambil Tindakan Nyata Hindari Perang Dunia III
Ia menilai sangat mungkin konflik yang terjadi di dunia akan berujung pada Perang Dunia III.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
SBY Menyeru ke PBB, Ambil Tindakan Nyata Hindari Perang Dunia III
Indonesia
SBY Cemas dan Khawatir Kondisi Geopolitik Picu Perang Dunia III
Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat ini berharap semoga mimpi buruk terjadinya perang dunia disertai penggunaan senjata nuklir itu tidak terjadi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
SBY Cemas dan Khawatir Kondisi Geopolitik Picu Perang Dunia III
Indonesia
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Susilo Bambayng Yudhoyono (SBY) dikaitkan dengan isu ijazah palsu Jokowi. Partai Demokrat pun menegaskan, bahwa hal itu merupakan fitnah.
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Indonesia
SBY Bakal Lawan Akun Anonim Usai Difitnah Jadi Dalang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Negara dan demokrasi harus diatur oleh rule of law, bukan rule of noise atau kebisingan rumor
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Bakal Lawan Akun Anonim Usai Difitnah Jadi Dalang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
Demokrat Respons Usulan Koalisi Permanen, Tegaskan Fokus ke Penanganan Bencana
Energi politik semestinya dicurahkan untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan efektif.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Desember 2025
Demokrat Respons Usulan Koalisi Permanen, Tegaskan Fokus ke Penanganan Bencana
Indonesia
Percepat Penanganan Bencana Sumatra, Demokrat Desak Pemerintah Buka Akses Bantuan Asing
Partai Demokrat mendesak pemerintah untuk membuka akses bantuan asing. Hal itu dilakukan demi mempercepat penanganan darurat bencana Sumatra.
Soffi Amira - Senin, 08 Desember 2025
Percepat Penanganan Bencana Sumatra, Demokrat Desak Pemerintah Buka Akses Bantuan Asing
Indonesia
Janji Tanggung Jawab Pembiayaan Whoosh, Presiden Prabowo: Kita Layani Rakyat, Bukan Hitung Untung Rugi
Presiden Prabowo Subianto menegaskan siap bertanggung jawab atas pembiayaan proyek kereta cepat Jakarta–Bandung (Whoosh), menilai Indonesia masih sanggup membayar utangnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 November 2025
Janji Tanggung Jawab Pembiayaan Whoosh, Presiden Prabowo: Kita Layani Rakyat, Bukan Hitung Untung Rugi
Bagikan